INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Memasuki arus balik pasca perayaan Idul Fitri 1438 H, Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir H Said Syarifuddin mengimbau kepada seluruh seluruh pemudik untuk berhati-hati di perjalanan karena sebagian jalan di kabupatan masih banyak yang rusak. 

"Para pemudik agar berhati-hati di jalan, karena jalan kita banyak yang berlubang, baik jalan nasional, provinsi dan kabupaten," kata Sekda Indragiri Hilir, Said Syarifuddin, Kamis (29/6/17). 

Selain itu, Said juga mengimbau agar para pengendara baik roda dua maupun roda empat saat berkendara dalam kondisi fit untuk menghindari hal yang tidak diinginkan selama diperjalanan. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
"Selain kendaraan yang harus fit, kita juga wajib dalam kondisi fit. Jika kondisi tidak fit jangan dipaksakan untuk berkendara," tuturnya. 

Disamping itu, Said juga mengingatkan bagai para pemudik yang lelah bisa beristirahat di pos pelayanan yang ada. 

"Jika lelah istirahat di pos pelayanan yang ada, jangan dipaksanakan untuk tetap berkendara," tuturnya. 

Disamping itu, Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Dolifar Manurung juga mengingatkan kepada para pemudik untuk mematuhi peraturan lalu lintas. 

"Jangan tergesa gesa, perhatikan keselamatan di jalan dan patuhi semua peraturan lalu lintas yang ada," ujar Kapolres Inhil, AKBP Dolifar Manurung. 

Dikatakannya juga bagi pengendara yang menjumpai permasalahan ataupun hambatan diperjalanan bisa segera menghubungi pos pengamanan Polres yang tergelar di jalur arus balik. 

"Jika ada kendala hambatan atau masalah di jalan silakan hubungi pos pengamanan kami yang tergelar di jalur arus balik. Untuk di perbatasan inhil jambi bisa menghubungi pos pengamanan selensen di dekat polsek kemuning dan untuk arus balik yang melewati perbatasan Inhu-Inhil ada pos pengamanan rumbai di dekat Jembatan Rumbai," ungkapnya lagi. 

Tidak hanya itu, lebih jauh Dolifar mengatakan bagi pengendara yang kelelahan ataupun ada gangguan kesehatan silakan rehat-rehat sejenak di pos pengamanan tersebut. 

"Jika lelah dan mengalami gangguan kesehatan silahkan beristirahat sejenak di pos yang ada, Ada petugas kesehatan juga di sana yang siap membantu disana. Semoga selamat sampai ketujuan," tandasnya.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, RETEH - Bupati Inhil H Muhammad Wardan sangat merespon dan prihatin terhadap keluhan masyarakat Pulau Kijang, Kecamatan Reteh yang rusak parah dan akan segera dilakukan perbaikan sesuai kewenangan dan kemampuan angggaran Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir. 

Guna menindaklanjuti keluhan masyarakat tersebut, Bupati Wardan mengatakan, pada tahun anggaran 2017 ini, terhadap ruas jalan menuju Pulau Kijang, Kecamatan Reteh tersebut akan kembali dilakukan perbaikan berupa penimbunan menggunakan APBD Kabupaten Inhil. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
"Kami (Pemerintah Kabupaten Inhil, red) bersama - sama DPRD sudah menganggarkan penimbunan ruas jalan itu sehingga kedepan, diharapkan agar masyarakat tidak lagi kesusahan untuk melintasi ruas jalan menuju Pulau Kijang itu," ungkap Bupati, Rabu (28/6/17). 

Menurut penuturan Bupati, sebenarnya jauh - jauh hari, tepatnya sejak tahun 2015 silam, telah dilakukan penganggaran untuk pembangunan ruas jalan menuju Pulau Kijang, Kecamatan Reteh tersebut. Namun, dalam perjalanannya, imbuh Bupati, pihak rekanan yang memenangkan tender pengerjaan ruas jalan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh tersebut melakukan wanprestasi. 

"Maka itu, ruas jalan tersebut terbengkalai dengan kondisinya yang amat sangat memprihatinkan. Jadi, kami selaku Pemerintah Daerah bukan tidak memberikan perhatian terhadap ruas jalan itu, hanya saja pihak rekanan lah yang mengecewakan dalam pengerjaannya," tegas Bupati. 

Bahkan, Bupati Wardan mengatakan, penganggaran yang dilakukan untuk pelaksanaan pembangunan ruas jalan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar mendapatkan pembangunan yang berkualitas dengan nominal dana yang memadai dan relatif besar. 

"Dengan susah payah, saya bersama jajaran saya di Pemerintahan Kabupaten Inhil 'menjemput' dana tersebut ke Pusat (Pemerintah Pusat, red). Tentunya, saya mengecam tindakan pihak rekanan yang cenderung tidak bertanggung jawab ini," kata Bupati. 

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Bina Marga dan Pekerjaan Umum Kabupaten Inhil, Illyanto membenarkan pernyataan Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan yang menyatakan bahwa pada tahun anggaran 2017 ini, pihak Pemerintah Kabupaten Inhil telah menganggarkan penimbunan ruas jalan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh yang kondisinya, diakui Illyanto sangat memprihatinkan. 

"Insya Allah, tahun ini akan dilakukan penimbunan yang bersifat fungsional demi kelancaran transportasi di wilayah tersebut. Terlebih, tak lama lagi di Pulau Kijang akan dilaksanakan kegiatan MTQ. Ruas jalan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh tersebut sudah dianggarkan sekitar Rp. 13 Milyar," terang Illyanto melalui sambungan seluler. 

Saat ini, tahapan penimbunan, menurut penuturan Illyanto, hanya tinggal menunggu proses pelelangan selesai. Sedangkan, lanjutnya, untuk penayangan telah dilakukan sejak beberapa waktu lalu oleh pihak Unit Layanan Pengadaan (ULP). 

"Jadi, kalau kontrak sudah ada baru lah proses pengerjaan dapat dimulai. Saya optimistis, selambat - lambatnya pada bulan Juli kontrak dijalin dan bulan Agustus ini pengerjaan telah dapat dimulai. Sekarang, proses pelelangan tengah dilakukan di ULP (Unit Layanan Pengadaan)," papar Illyanto. 

Selain itu, Illiyanto juga tidak menampik bahwa telah terjadi wanprestasi yang dilakukan oleh pihak rekanan untuk pekerjaan peningkatan ruas jalan Pulau Kijang tersebut yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2016 silam dengan nilai fantastis, yakni Rp 29,6 miliar untuk paket C, ruas jalan Pulau Kijang - Sanglar dan Rp 15 miliar untuk paket B ruas jalan Kota Baru - Sanglar sebagaimana yang dikeluhkan masyarakat selama ini. 

"Saat itu, paket C (Pekerjaan Ruas Jalan Pulau Kijang, red) senilai Rp. 29,6 milyar itu, persentase penyelesaian fisiknya hanya mencapai 27,5 persen. Sedangkan untuk ruas jalan yang juga menuju Pulau Kijang, tepatnya Desa Sanglar dari Kota Baru atau yang dikenal dengan paket B dengan nilai Rp 15 miliar hanya mampu diselesaikan pihak rekanan sekitar 71 persen," beber Illyanto. 

Senada, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Inhil, Tengku Juhardi menyatakan, penganggaran untuk peningkatan ruas jalan Kota Baru - Sanglar - Pulau Kijang memang telah dilakukan sejak tahun anggaran 2015 menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebagaimana yang telah tertuang di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD) Kabupaten Inhil 2013 - 2018. 

"Hanya saja, dalam pelaksanaannya, pembangunan pada ruas jalan yang dimaksud tidak terlaksana sesuai dengan apa yang diharapkan. Untuk itu, pada tahun anggaran 2017 ini, Pemerintah Kabupaten Inhil kembali menganggarkan pembangunan ruas jalan itu dalam wujud pemeliharaan berupa pelaksanaan penimbunan menggunakan APBD II (Dua) Kabupaten Inhil," papar Tengku Juhardi. 

Tengku Juhardi juga membenarkan bahwa saat ini, proses pemeliharaan berupa penimbunan yang akan dilaksanakan pada ruas jalan menuju Pulau Kijang tersebut hanya tinggal menunggu proses evaluasi di Unit Layanan Pengadaan (ULP) untuk kemudian dapat segera dilakukan pelelangan. 

"Tentunya kita semua berharap, kegiatan pelaksanaan pemeliharaan ruas jalan menuju Pulau Kijang yang sekarang dalam proses evaluasi di ULP untuk dapat segera dilelang. Kita juga mengharapkan agar pihak Rekanan selaku pelaksana nantinya, bisa bekerja semaksimal mungkin," pungkas Tengku Juhardi. 

Untuk diketahui, Tengku Juhardi mengungkapkan, Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan juga sudah melakukan rapat internal dengan dinas terkait perihal penanganan ruas jalan Kota Baru - Pulau Kijang yang dimaksud untuk dijadikan kegiatan pembangunan prioritas pada tahun anggaran 2018 mendatang.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H Muhammad Wardan bersama para tokoh masyarakat dari 20 kecamatan bersilaturahmi ke kediaman unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi Riau, Selasa (27/6/17). 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Dalam kunjungan silaturahmi ini Wardan didampingi Ketua TP PKK Inhil dan pera pejabat Pemkab lainnya mengawali silaturahmi di kediaman Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman, Sekda Provinsi Riau H Ahmad Hijazi, Ketua DPRD Provinsi Riau Hj Septina Primawati Rusli, Danrem 031 WB dan Wakil Gubernur Riau H Wan Thamrin Hasyim. 

"Alhamdulillah, pada hari ini dapat bersilaturahmi dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau serta unsur Forkompinda Provinsi Riau. Hal ini dalam rangka meningkatkan silaturahmi," ungkap Wardan.

Disebutkan, dalam kunjungan silaturahmi ini, beliau membawa jajaran pimpinan OPD dan bertemu dengan OPD Riau bisa berkomunikasi dan mudah-mudahan silaturahmi dan komunikasi ini berlanjut kedepannya, terutama dalam rangka penyusunan program kegiatan yang bisa disinergikan antara Pemerintah Provinsi Riau dan Kabupaten Inhil sehingga pelaksanaan pembangunan itu juga bersinergi. 

"Mudah-mudahan silaturahmi ini dapat di tingkatkan lagi dalam rangka pelaksanaan pembangunan yang ada di Kabupaten Inhil, karena hadir juga Kepala Dinas, Badan, Kabag, Camat karena dapat berkomunikasi dan bisa ditindak lanjuti nanti dalam penyusunan program -program yang akan dilaksanakan dalam rangka membangun Negeri Hamparan Kelapa Dunia," harapnya.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir Huhammad Wardan membuka penyelenggaraan pawai takbir Idul Fitri 1438 Hijriyah (H) bertajuk 'Ketupat Lebaran Keberkahan Negeri Hamparan Kelapa Dunia' yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Tembilahan, Sabtu (24/6/17) malam. 

Pada pembukaan pawai takbir Idul Fitri 1438 Hijriyah ini, turut hadir pula unsur Forkopimda Kabupaten Inhil, seperti Ketua DPRD Kabupaten Inhil, H Dani M Nursalam, Kapolres Inhil, AKBP Dolifar Manurung dan beberapa perwakilan lainnya. Selain itu, hadir mendampingi Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan, Ketua TP PKK Kabupaten Inhil, Hj Zulaikhah Wardan, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah dan pejabat eselon di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Inhil. Bupati Inhil Buka Pawai Takbir Idul Fitri 1438 H Bertajuk 'Ketupat Lebaran Keberkahan Negeri Hamparan Kelapa Dunia' 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Ketua panitia pawai takbir idul fitri 1438 Hijriyah, H Masdar, dalam laporannya mengatakan, pawai takbir idul fitri tahun ini akan melewati beberapa ruas jalan pada kawasan Tembilahan, dimulai dari jalan arteri Jenderal Sudirman dan berakhir di Jalan Telaga Biru. 

Masdar mengatakan, setidaknya terdapat 15.000 ribu peserta yang terdiri dari 3 kategori pawai takbir, yakni kategori SMP dan SMA Sederajat, kategori Mesjid, Organisasi Kemasyarakatan dan simpatisan, serta kategori Instansi. 

"Pada setiap kategori, masing - masing terbagi beberapa kelompok peserta pawai, diantaranya 10 kelompok untuk kategori SMP dan SMA Sederajat, 23 kelompok kategori Mesjid, Organisasi Kemasyarakatan dan simpatisan serta 27 kelompok instansi," papar Masdar seraya mengatakan pembiayaan penyelenggaraan pawai takbir idul fitri 1438 hijriyah ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Inhil. 

Sementara itu, Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan dalam sambutannya mengatakan, tujuan penyelenggaraan pawai takbir ini tidak lain adalah dalam rangka memyambut hari kemenangan bagi seluruh umat Islam di dunia setelah berjuang melawan hawa nafsu selama bulan Ramadhan. 

"Puasa sudah ditunaikan dan amalan lain telah kita laksanakan. Malam ini adalah malam yang penuh kegembiraan dan kebersamaan karena kita sedang menyambut hari kemenangan dengan mengumandangkan takbir bersama - sama," ujar Bupati. 

Idul Fitri, dikatakan Bupati Wardan, merupakan momentum bagi seluruh ula muslim untuk saling bermaaf - maafan, mempererat silahturrahmi serta memperkokoh persatuan dan kesatuan antar sesama. 

Ihwal tema yang diusung pada pawai takbir Idul Fitri kali ini, dikatakan Bupati Wardan, sangat relevan dengan kondisi Kabupaten Inhil yang kaya akan potensi dari sektor perkebunan kelapa. 

Dalam sambutan yang diberikan, Bupati Wardan juga sekaligus menyampaikan informasi tentang rencana penyelenggaraan Festival Kelapa Dunia yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 September tahun 2017 mendatang kepada segenap masyarakat yang hadir. 

"Festival tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati hari kelapa se - dunia yang akan diikuti oleh sekitar 18 negara penghasil kelapa. Ini merupakan momentum bagi kita semua untuk dapat mengembangkan bahkan memajukan sektor perkelapaan guna memperkokoh identitas kita sebagai daerah hamparan perkebunan kelapa terluas di Dunia," pungkas Bupati. 

Lebih lanjut, Bupati Wardan berharap, agar momentum festival kelapa se - dunia ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses demi mewujudkan visi bersama Kabupaten Inhil menjadi Kabupaten yang Maju, Bermarwah dan Bermartabat. 

Selanjutnya, atas penyelenggaraan pawai takbir Idul Fitri ini, Bupati Wardan mengucapkan terima kasih kepada pihak panitia yang dinilai telah bekerja keras untuk mempersiapkan even setahun sekali yang begitu semarak ini. 

"Karena tahap persiapan yang begitu berat, Saya berpesan kepada masyarakat agar dapat menyaksikan pawai takbir dengan baik, tertib serta selalu menjaga kebersihan sehingga pawai takbir Idul Fitri tahun ini dapat berjalan dengan lancar sampai akhir," imbaunya. 

Terakhir, Bupati Wardan dalam sambutannya, tidak lupa mengucapkan kalimat maaf dihadapan puluhan ribu hadirin masyarakat yang tumpah - ruah memadati lokasi pembukaan pawai takbir. 

"Sebelum pawai takbir Idul Fitri ini resmi dibuka dan dimulai, saya mengucapkan Minal Aidin Wal faidzin, mohon maaf lahir dan bathin kepada seluruh masyarakat Kabupaten Inhil," ucap Wardan.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, BATANG TUAKA - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus berupaya memenuhi kebutuhan pasokan listrik dan air bersih sampai ke desa-desa, seperti lima desa di Kecamatan Batang Tuaka. 

"Ada lima desa di Kecamatan Batang Tuaka yang akan segera dimasuki aliran listrik. Demikian juga pasokan air bersih dari PDAM yang juga akan dialirkan ke desa-desa disini," ungkap Bupati Inhil H Muhammad Wardan, belum lama ini. 

Ditambahkan, dengan demikian hanya akan tersisa tiga kawasan perdesaan di Kecamatan Batang Tuaka yang masih belum dialiri listrik pasca instalasi yang dilakukan pada sejumlah wilayah di Kecamatan Batang Tuaka dan Kecamatan Gaung Anak Serka beberapa waktu lalu. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
"Tentu ini merupakan kabar gembira bagi segenap masyarakat di lima Desa Kecamatan Batang Tuaka tersebut. Sebab, seperti diketahui, daerah itu memang telah sejak lama tidak teraliri listrik," ujar Wardan. 

Menurut Bupati Wardan, dengan adanya instalasi listrik di lima desa di Kecamatan Batang Tuaka, maka rasio elektrifikasi di Kabupaten Inhil secara lebih luas akan meningkat sesuai dengan amanat Peraturan Menteri ESDM (Permen ESDM) Nomor 38/2016 tentang percepatan elektrifikasi. 

"Penambahan instalasi listrik di lima desa di Kecamatan Batang Tuaka ini juga merupakan respons atau tindaklanjut dari keinginan Pemerintah Pusat melalui Kementerian ESDM untuk meningkatkan rasio elektrifikasi sebesar 92,75 persen," ujar Bupati. 

Sementara itu, ihwal penyediaan air bersih oleh PDAM Tirta Indragiri, Bupati Wardan mengatakan hal tersebut dilakukan guna memenuhi pelayanan kebutuhan air bersih bagi masyarakat Kecamatan Batang Tuaka. 

"Setelah dilakukan instalasi nantinya, kita mengharapkan agar masyarakat setempat dapat menikmati ketersediaan air bersih dalam kehidupan sehari - harinya," imbuhnya. Pasokan air bersih tersebut juga dapat digunakan untuk menunjang aspek sanitasi bagi masyarakat setempat.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Memasuki usia ke-52 ini, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) di bawah kepemimpinan Bupati HM Wardan dan Wakil Bupati (Wabup) H Rosman Malomo telah mampu mengukir berbagai prestasi dan memperoleh penghargaan.

Untuk itu, Bupati Wardan melalui Rapat Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), dalam rangka Milad ke-52 Kabupaten Inhil tahun 2017 mengucapkan syukur atas kebahagiaan, kehidmatan dan kesungguhan dalam memaknai Milad tersebut.

Selanjutnya, ucapan terima kasih juga disampaikan kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Inhil, serta semua pihak yang peduli dan ambil peran dalam menyukseskan perhelatan rutin tahunan ini.

"Dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah, pada tahun 2017 ini Pemkab Inhil yang didukung oleh seluruh pemangku kepentingan negeri telah mendapatkan penghargaan atas prestasi kinerja," kata Bupati Wardan dalam sambutannya saat itu.

Adapun penghargaan yang berhasil diraih tersebut, yakni :

1. Mendapatkan penghargaan dari Kapolri atas pembangunan rumah kantor atau pos keamanan terpadu Bhabinkamtibmas pada 3 Maret 2017 di Pekanbaru.

2. Menerima Anugerah Pangripta Nusantara (APN) Peringkat Terbaik Ke-2 Tingkat Kabupaten dan Kota se-Provinsi Riau dari Gubernur Riau dalam Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2017, pada 21 Maret 2017 di Pekanbaru.

3. Mendapatkan penghargaan dari Serikat Perusahaan Pers (SPS) Cabang Riau untuk Kategori Advertising Relationship pada 26 Maret 2017 di Pekanbaru.

4. Menerima Award dari Koran Harian Pekanbaru MX terkait penyelamatan perkebunan kelapa rakyat, pada 3 April 2017 di Pekanbaru.

5. Meraih predikat terbaik I tingkat Provinsi Riau, untuk kelulusan Ujian Nasional Tingkat SMP tahun 2017.

6. Memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Riau untuk Laporan Keuangan Tahun 2016 pada 12 Juni 2017 di Pekanbaru. Penghargaan WTP ini merupakan penghargaan tertinggi dalam pengelolaan Laporan Keuangan di Lembaga Pemerintahan.

"Keseluruhan penghargaan tersebut adalah bukti nyata kinerja kita, dalam melakukan reformasi birokrasi dan penyelenggaraan pembangunan dalam 4 tahun terakhir," terang Bupati Wardan.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) membayarkan honorarium para tenaga pengajar maghrib mengaji selama 6 bulan yang terhitung sejak bulan Januari hingga Juni tahun 2017, Kamis (22/6/2017). Tercatat, 200 orang tenaga pengajar maghrib mengaji yang telah menerima honorarium.

Pembayaran ini dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Inhil melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil. Pembayaran ini hanya diperuntukkan bagi tenaga pengajar yang mengajar di Mesjid pada wilayah Kelurahan se - Kecamatan Tembilahan dan Tembilahan Hulu.

"Alhamdulillah, kami selaku Pemerintah telah dapat menunaikan kewajiban kami membayarkan honorarium para tenaga pengajar maghrib mengaji selama 6 bulan ini senilai Rp. 300.000,- per bulan untuk satu orangnya," ungkap Bupati Indragiri Hilir, HM Wardan.

Mengenai alasan tentang pembayaran yang diperuntukkan hanya bagi para tenaga pengajar di Mesjid yang terdapat pada kawasan Kelurahan se - Kecamatan Tembilahan dan Tembilahan Hulu, dijelaskan Wardan, hal tersebut dikarenakan pembayaran honorarium para tenaga pengajar yang berada di kawasan perdesaan bukanlah tanggung jawab Pemerintah Kabupaten, melainkan adalah tanggung jawab langsung masing - masing Pemerintah Desa.

"Pembayaran honorarium tenaga pengajar maghrib mengaji di wilayah perdesaan itu bersumber melalui Alokasi Dana Desa yang merupakan bagian dari program DMIJ (Desa Maju Inhil Jaya)," tuturnya.

Lebih lanjut, dia menuturkan, ada sedikit perbedaan terkait pembayaran honorarium tenaga pengajar maghrib mengaji di tahun ini dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada tahun sebelumnya, lanjut Wardan, pembayaran honorarium baru dapat dilakukan pada akhir tahun, tepatnya pada Bulan Desember.

"Di Desember, pembayaran baru sekaligus dibayarkan semua. Para tenaga pengajar yang sejak Januari mengajar, terpaksa harus bertahan hingga Desember," terangnya.

Selain itu, bupati yang dikenal agamis ini mengungkapkan, dari sisi proporsionalitas pembayaran tahun ini, juga sedikit lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. Tahun lalu, imbuhnya, tenaga pengajar yang mengajar terhitung mulai bulan Oktober misalnya, juga akan mendapat upah penuh selama 12 bulan pada Desember.

"Sebaliknya, yang berhenti mengajar pada bulan Oktober setelah mengajar sejak Januari, tidak akan memperoleh pembayaran sepeser pun pada bulan Desember berikutnya. Tahun ini, setelah diadakannya evaluasi, sistem seperti itu tidak lagi diberlakukan pada tahun ini. Pembayaran honorarium dilakukan secara proporsional dari hasil monitoring tim yang dibentuk di lapangan," tegasnya.

Untuk itu, dengan segala perubahan positif dari hasil evaluasi yang dilakukan, Wardan berharap, kedepan, para tenaga pengajar dalam program maghrib mengaji dapat lebih semangat dan termotivasi untuk memberikan ilmu yang dimiliki kepada para generasi Qur'ani berikutnya.

Disamping itu, menanggapi pertanyaan yang kerap dilontarkan masyarakat terkait klasifikasi tenaga pengajar maghrib mengaji, Wardan menegaskan, tenaga pengajar maghrib mengaji adalah seseorang yang mengajar mengaji di Mesjid tempat mereka berdomisili yang dilakukan pada waktu maghrib.

"Kalau, setelah Ashar atau ba'da Isya, itu bukan termasuk ke dalam kategori maghrib mengaji. Ingat, pengajian dalam program maghrib mengaji itu haruslah dilaksanakan di Mesjid, bukan di rumah. Kalau di rumah itu namanya bukan tenaga pengajar maghrib mengaji, melainkan adalah guru TPQ," terangnya.

Kedepan, melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, Wardan mengatakan, pihak Pemerintah Daerah akan menyelenggarakan program pembinaan secara berkesinambungan terhadap para tenaga pengajar maghrib mengaji agar kompetensi masing - masing tenaga pengajar tersebut dapat meningkat dan berdampak positif kepada terciptanya generasi Qur'ani yang berkualitas.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2017, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menyerahkan dana 'tali asih' kepada puluhan anak yatim - piatu di Desa Belantaraya, Kecamatan Gaung, Rabu (21/6/2017) sore.

Pada kunjungan ini Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan turut didampingi oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah dan pejabat eselon di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Inhil, diantaranya Kepala Bappeda Kabupaten Inhil, Tengku Juhardi, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Inhil, Mukhtar T, Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, Afrizal, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, Arifin.

Kepala Desa Belantaraya, Hasbullah Ali, yang menyambut kedatangan Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan beserta rombongan, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan terhadap para anak yatim - piatu di Desa tersebut. Menurutnya, anak - anak yatim - piatu memang adalah objek yang tepat menerima bantuan dana 'tali asih'.

"Terlebih lagi, ini mendekati hari raya Idul Fitri tentu mereka (anak yatim - piatu, red) memiliki keinginan untuk memakai baju yang baru. Sudah tentu, dalam kondisi hidup tanpa orang tua, keinginan tersebut dapat dimatakan mustahil untuk didapat mengingat usia mereka yang belum memasuki usia produktif untuk mendapatkan apa yang dinginkan secara mandiri," kata Hasbullah.

Sedangkan, Camat Gaung, Nurmansyah saat memberikan sambutan, mengungkapkan, masyarakat Desa Belantaraya merupakan masyarakat yang kompak dan peduli terhadap sesama. Sebab, menurutnya, dalam pengumpulan sumbangan bagi anak yatim - piatu, tingkat partisipasi masyarakat Desa Belataraya sangat tinggi.

"Hal ini dibuktikan dengan jumlah dana sumbangan yang terkumpul dan dihitung setiap minggunya relatif besar. Tentunya ini menjadi suatu hal yang luar biasa, kepedulian masyarakat yang tinggi terhadap sesama, keinginan berbagi yang begitu besar dimiliki masyarakat Belantaraya terhadap anak yatim - piatu," kata Nurmansyah.

Partisipasi dan kepedulian yang tinggi masyarakat ini, dikatakan Nurmansyah, memberikan dampak positif berupa peningkatan jumlah dana 'tali asih' bagi anak yatim - piatu dari tahun sebelumnya.

"Tahun ini terkumpul Rp. 62 juta dari masyarakat Desa Belantaraya yang hari ini akan kita bagikan kepada 62 orang anak yatim - piatu pula. Artinya, rata - rata per anak yatim - piatu memperoleh Rp. 1 juta. Ini sebuah hal yang luar biasa, padahal tahun lalu per orang anak yatim - piatu hanya memperoleh Rp 500 ribu," kata Nurmansyah.

Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan, dalam arahannya mengatakan, pihak Pemerintah Kabupaten Inhil melalui Dinas Sosial, saat ini sedang melakukan inventarisasi terhadap anak yatim - piatu yang tersebar di seluruh kawasan Kabupaten Inhil.

Menurut Bupati, hal tersebut dilakukan sebagai sebuah tahapan perumusan program kepedulian sosial terhadap anak yatim - piatu yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Inhil melalui Dinas Sosial.

"Latar belakangnya adalah wujud tanggung jawab kita terhadap sesama. Kita tidak bisa hanya memberikan santunan kepada anak yatim - piatu di setiap Ramadhan semata. Kalau begitu, pertanyaan besarnya adalah bagaimana nasib mereka 11 bulan mendatang, bagaimana mereka makan, bagaimana mereka bisa sekolah," pungkas Bupati dihadapan ratusan hadirin.

Selain menginventarisir anak - anak yatim - piatu, diungkapkan Bupati Wardan, Dirinya saat ini juga tengah menghimpun data perusahaan yang berdomisili di Kabupaten Inhil untuk kemudian diminta turut berpartisipasi dalam memberikan tanggung jawab dan kepedulian terhadap nasib para anak yatim - piatu.

"Saya akan undang perusahaan - perusahaan tersebut jika sekiranya APBD kita tidak memadai untuk mengakomodir pembiayaan bagi anak yatim - piatu se - Inhil. Jangan hanya mengeksploitasi sumber daya alam kami saja, tunjukkan juga tanggung jawab, kepedulian serta perhatian terhadap anak yatim - piatu yang juga memiliki hak atas apa yang didapat oleh perusahaan - perusahaan tersebut," tandas Bupati.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, GAUNG - Menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2017, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H Muahmmad Wardan menyerahkan bantuan tali asih kepada puluhan anak yatim - piatu di Desa Belantaraya, Kecamatan Gaung, Rabu (21/6/17). 

Pada kunjungan ini Bupati H Muhammad Wardan turut didampingi oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah dan pejabat eselon di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Inhil, diantaranya Kepala Bappeda Tengku Juhardi, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Mukhtar T, Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, Afrizal. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Kepala Desa Belantaraya, Hasbullah Ali, yang menyambut kedatangan Bupati beserta rombongan menyampaikan apresiasinya atas kepedulian Bupati Kabupaten Inhil H Muhammad Wardan terhadap para anak yatim - piatu di Desa tersebut. Menurutnya, anak - anak yatim - piatu memang adalah objek yang tepat menerima bantuan bantuan tali asih. 

"Terlebih lagi, ini mendekati hari raya Idul Fitri tentu mereka (anak yatim - piatu, red) memiliki keinginan untuk memakai baju yang baru. Sudah tentu, dalam kondisi hidup tanpa orang tua, keinginan tersebut dapat dimatakan mustahil untuk didapat mengingat usia mereka yang belum memasuki usia produktif untuk mendapatkan apa yang dinginkan secara mandiri," kata Hasbullah. 

Sedangkan, Camat Gaung Nurmansyah mengungkapkan, masyarakat Desa Belantaraya merupakan masyarakat yang kompak dan peduli terhadap sesama. Sebab, menurutnya, dalam pengumpulan sumbangan bagi anak yatim - piatu, tingkat partisipasi masyarakat Desa Belataraya sangat tinggi. 

"Hal ini dibuktikan dengan jumlah dana sumbangan yang terkumpul dan dihitung setiap minggunya relatif besar. Tentunya ini menjadi suatu hal yang luar biasa, kepedulian masyarakat yang tinggi terhadap sesama, keinginan berbagi yang begitu besar dimiliki masyarakat Belantaraya terhadap anak yatim - piatu," kata Nurmansyah. 

Partisipasi dan kepedulian yang tinggi masyarakat ini, dikatakan Nurmansyah, memberikan dampak positif berupa peningkatan jumlah dana 'tali asih' bagi anak yatim - piatu dari tahun sebelumnya. 

"Tahun ini terkumpul Rp 62 juta dari masyarakat Desa Belantaraya yang hari ini akan kita bagikan kepada 62 orang anak yatim - piatu pula. Artinya, rata - rata per anak yatim - piatu memperoleh Rp 1 juta. Ini sebuah hal yang luar biasa, padahal tahun lalu per orang anak yatim - piatu hanya memperoleh Rp 500 ribu," kata Nurmansyah. 

Bupati Kabupaten Inhil H Muhammad Wardan dalam arahannya mengatakan, pihak Pemerintah Kabupaten Inhil melalui Dinas Sosial, saat ini sedang melakukan inventarisasi terhadap anak yatim - piatu yang tersebar di seluruh kawasan Kabupaten Inhil. 

Menurut Bupati, hal tersebut dilakukan sebagai sebuah tahapan perumusan program kepedulian sosial terhadap anak yatim - piatu yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Inhil melalui Dinas Sosial. 

"Latar belakangnya adalah wujud tanggung jawab kita terhadap sesama. Kita tidak bisa hanya memberikan santunan kepada anak yatim - piatu di setiap Ramadhan semata. Kalau begitu, pertanyaan besarnya adalah bagaimana nasib mereka 11 bulan mendatang, bagaimana mereka makan, bagaimana mereka bisa sekolah," pungkas Bupati dihadapan ratusan hadirin. 

Selain menginventarisir anak - anak yatim - piatu, diungkapkan Bupati Wardan, Dirinya saat ini juga tengah menghimpun data perusahaan yang berdomisili di Kabupaten Inhil untuk kemudian diminta turut berpartisipasi dalam memberikan tanggung jawab dan kepedulian terhadap nasib para anak yatim - piatu. 

"Saya akan undang perusahaan - perusahaan tersebut jika sekiranya APBD kita tidak memadai untuk mengakomodir pembiayaan bagi anak yatim - piatu se - Inhil. Jangan hanya mengeksploitasi sumber daya alam kami saja, tunjukkan juga tanggung jawab, kepedulian serta perhatian terhadap anak yatim - piatu yang juga memiliki hak atas apa yang didapat oleh perusahaan - perusahaan tersebut," tandas Bupati.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Dalam memperingati Milad Ke-52 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Tahun 2017, yang dilaksanakan melalui Rapat Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhil. 

Dalam kesempatan ini dihadiri oleh para Pemangku Kepentingan Negeri, Bupati HM Wardan mengucapkan syukur atas kehadiran Pemangku penting tersebut. "Saya sangat bersyukur atas kehadiran Pemangku, dan kehadirat Allah subhanhu wa ta’ala atas kebahagiaan, kenikmatan dan kesungguhan kita dalam memaknai Milad Ke-52 Kabupaten Indragiri Hilir," ungkapnya. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Tidak hanya itu, Bupati HM Wardan juga mengucapan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Inhil, dan semua pihak yang peduli serta ambil peran dalam menyukseskan acara ini. Dengan mengucapkan syukur, lanjutnya, pada tahun 2017 ini, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir yang didukung oleh seluruh Pemangku Kepentingan Negeri telah mendapatkan penghargaan atas prestasi kinerja. 

"Adanya penghargaan tersebut ialah, mendapatkan penghargaan dari Kapolri atas pembangunan rumah kantor atau pos keamanan terpadu Bhabinkamtibmas pada 3 Maret 2017 di Pekanbaru. Menerima Anugerah Pangripta Nusantara (APN) Peringkat Terbaik Ke-2 Tingkat Kabupaten dan Kota se-Provinsi Riau dari Gubernur Riau dalam Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2017, pada 21 Maret 2017 di Pekanbaru. Mendapatkan penghargaan dari Serikat Perusahaan Pers (SPS) Cabang Riau untuk Kategori Advertising Relationship pada 26 Maret 2017 di Pekanbaru. 

Menerima Award dari Koran Harian Pekanbaru MX terkait penyelamatan perkebunan kelapa rakyat, pada 3 April 2017 di Pekanbaru. Meraih predikat terbaik I tingkat Provinsi Riau, untuk kelulusan Ujian Nasional Tingkat SMP tahun 2017. 

Memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Riau untuk Laporan Keuangan Tahun 2016 pada 12 Juni 2017 di Pekanbaru. Penghargaan WTP ini merupakan penghargaan tertinggi dalam pengelolaan Laporan Keuangan di Lembaga Pemerintahan," katanya. 

Terakhir Bupati Wardan mengatakan atas keseluruhan penghargaan tersebut, adalah bukti nyata kinerja dalam melakukan Reformasi Birokrasi dan penyelenggaraan pembangunan dalam 4 tahun terakhir. Semoga ke depannya kita bisa lebih meningkatkannya lagi," tutupnya.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melaksanakan perlombaan Pawai Takbir Idul Fitri 1438. Setiap masjid dan mushalla/surau diminta memeriahkan kegiatan religi ini. 

Untuk mematangkan kegiatan pawai takbiran ini, Panitia Pelaksana melakukan rapat, Kamis (15/6/17) di aula Lantai 5 Kantor Bupati Inhil. Rapat dipimpin Asisten I Setda Inhil Afrizal didampingi Ketua Panpel Masdar dan dihadiri beberapa pejabat Pemkab Inhil. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Pawai Takbir Idul Fitri 1438 H yang memperlombakan lima kategiri ini akan dipusatkan didepan Bank Riau Kepri Jalan Sudirman Tembilahan dengan tema 'Ketupat Lebaran Keberkahan Negeri Hamparan Kelapa Dunia'. 

"Pelaksanaan diharapkan berlangsung meriah, karena merupakan salah satu syiar Islam," harap Masdar. 

Asisten I Setda Inhil Afrizal mengatakan, kegiatan Pawai Takbir ini merupakan kegiatan yang rutin diadakan tiap tahunnya. 

"Untuk itu perlu evaluasi dari kekurangan dari tahun-tahun lalu, mudah-mudahan pada tahun ini pelaksanaan Pawai Takbir berjalan tertib, aman dan lancar," ujarnya. 

Beliau mengharapkan, semua unsur terkait, seperti dinas/instansi, mesjid dan mushalla/surau bisa ikut berpartisipasi untuk memeriahkan malam Pawai Takbir ini.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melakukan penandatangan kerjasama pembangunan rumah subsidi untuk aparatur sipil negara (ASN) dengan perusahaan PT Sinergi Cahaya Meranti dan pendaftaran peserta jaminan kesehatan bagi pekerja bukan penerima upah dan bukan pekerja melalui kantor kecamatan bersama BPJS Inhil, Kamis (15/6/17). 

Penandatanganan kerjasama yang dilaksanakan di aula Kantor Bappeda Inhil ini dilakukan Bupati Inhil H Muhammad Wardan dengan dan Direktur Utama PT Sinergi Cahaya Meranti Lukman dan Kepala BPJS Inhil Yessi Rahimi. Dihadiri juga Sekda Inhil H Said Syarifuddin dan pejabat Pemkab Inhil lainnya. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Bupati Inhil H Muhammad Wardan menyampaikan penandatanganan dua nota kesepakatan yang dilaksanakan pada hari ini sejatinya merupakan ikhtiar bersama, guna mendorong peningkatan derajat kesehatan, kesejahteraan, dan kemajuan di Kabupaten Indragiri Hilir. 

Disebutkan Wardan diketahui bahwa tidak sedikit aparatur sipil negara (ASN) termasuk di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir yang masih belum mempunyai rumah sendiri. 

Untuk itu, kerja sama yang dijalin melalui penandatanganan nota kesepakatan dengan PT Sinergi Cahaya Meranti yang dilakukan pada hari ini, merupakan salah satu wujud kepedulian kita akan hal tersebut," ujarnya. 

Dengan adanya kerja sama ini, maka kedepannya diharapkan akan dapat membantu dan memberikan kemudahan bagi para ASN Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam memiliki rumah bersubsidi. Hal ini juga merupakan sebuah bentuk perhatian dari pemerintah bagi para abdi negara yang telah menjadi ujung tombak dalam pembangunan di Negeri Seribu Parit ini. 

Selain itu, sebagai bentuk dukungan terhadap program strategis nasional di bidang kesehatan, maka Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir perlu bekerja sama dengan BPJS Kesehatan guna mempermudah pendaftaran peserta dengan cara membuka layanan penerimaan pendaftaran di kantor kecamatan, baik untuk pekerja bukan penerima upah (PBPU) maupun bukan pekerja (BP). 

"Maka, diharapkan ke depan kita juga mampu mengimplementasikan Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2013 yang menyebutkan bahwa seluruh penduduk Indonesia paling lambat 1 Januari 2019 sudah menjadi peserta JKN-KIS di BPJS Kesehatan," terangnya. 

Berdasarkan data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Inhil, diketahui bahwa jumlah penduduk Kabupaten Indragiri Hilir yang sudah terdaftar pada program JKN-KIS di BPJS Kesehatan sampai dengan 31 Mei 2017 sebanyak 412.566 jiwa atau sebesar 67.14 persen dari total penduduk sebanyak 614.503 jiwa. 

Bupati juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dan turut berpartisipasi dalam terjalinnya kerja sama yang ditandai dengan pelaksanaan penandatanganan dua nota kesepakatan ini. 

Diharapkan, kerja sama yang dibangun melalui penandatanganan nota kesepakatan ini bisa memberikan manfaat dan pengaruh yang positif dan signifikan yang dapat dirasakan oleh semua pihak, terutama bagi segenap komponen masyarakat Indragiri Hilir.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Dinilai berjasa dalam pembangunan daerah, 6 orang warga dianugerahi Gemilang Award oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu (14/6/17). 

Penghargaan ini diberikan dalam kegiatan resepsi sempena Milad ke-52 Kabupaten Inhil yang diadakan di kediaman dinas Bupati Inhil. 

"Diharapkan, pemberian penghargaan ini dapat menjadi motivasi, baik bagi penerima penghargaan maupun masyarakat luas agar dapat lebih berbuat untuk Inhil," ungkap Bupati. Anugerah ini merupakan wujud perhatian Pemkab Inhil kepada masyarakat yang telah berperan dan memiliki dedikasi tinggi dalam pembangunan daerah. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan support dan masukan kepada dirinya, sejak dia memimpin Inhil. Masukan ini, selama ini menjadi bahan untuk dirinya mengevaluasi dan mengkaji berbagai program yang akan dan telah dilaksanakan di Inhil untuk kemajuan Inhil lebih baik. 

Adapun mereka yang mendapat anugerah Gemilang Award tersebut, yakni Rabiah MPd, guru SMPN 3 Keritang telah menorehkan prestasi di tingkat nasional dalam pengembangan karya tulis ilmiah guru, Hj Masnun SAg, guru mengaji Iqra bagi anak-anak, remaja bahkan orang tua di Tembilahan. 

Siti Kordiati, Kepala Puskesmas Teluk Pinang yang selama ini dikenal selalu bergerak cepat membantu dan melayani masyarakat tanpa pamrih. Syaifuddin yakni seorang leader pada program Desa Maju Inhil Jaya yang berprestasi, Ahmad Saida yakni seorang nelayan di Sungai Anak Batang, Kuindra, yang menjadi nelayan pelopor pelestarian lingkungan perairan dan Muhammad Idris MZ, Ketua RT di Kelurahan Sungai Salak yang aktif di banyak kegiatan sosial bahkan telah mengabdikan dirinya sebagai penyelenggara jenazah selama 30 tahun.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H Muhammad Wardan menghadiri Rapat Paripurna Istimewa yang digelar oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Inhil dalam rangka Milad ke - 52 Kabupaten Inhil tahun 2017 di Kantor DPRD Inhil, Jalan Subrantas, Tembilahan, Rabu (14/6/17). 

Pada Milad ke - 52 Kabupaten Inhil yang bertajuk 'Kita Tingkatkan Pelayanan Publik Menuju Good Governance dan Clean Government' ini, hadir Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman yang diwakili oleh Biro Pemerintahan Setda Provinsi Riau, Ketua DPRD Provinsi Riau, Septina Primawati beserta anggota, Kepala BPKP Provinsi Riau dan para Kepala Daerah se - Provinsi Riau maupun luar Provinsi Riau. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Selain itu, tampak hadir pula dalam acara yang dibuka untuk umum ini, unsur Forkopimda Kabupaten Inhil, para pejabat eselon di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Inhil, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan segenap kalangan masyarakat lainnya. 

Ketua DPRD Kabupaten Inhil, H Dani M Nursalam yang juga merupakan pimpinan Rapat Paripurna Istimewa, dalam sambutannya pada sesi pembukaan, mengajak segenap hadirin untuk bersama - sama mengenang kembali para tokoh masyarakat bersama panitia persiapan pembentukan Kabupaten Inhil yang juga adalah pendiri dari Kabupaten Inhil. 

"Dengan segala daya dan upaya, Kabupaten Inhil pun dapat terbentuk berdasarkan Undang - Undang nomor 6 tahun 1965 tentang pembentukan daerah tingkat II Indragiri Hilir. Sudah sepatutnya untuk kita dapat memberikan apresiasi yang tinggi bagi para pendiri daerah ini," tukas Dani. 

Apresiasi, lanjut Dani, juga sudah sepantasnya diberikan kepada mantan Bupati dan Wakil Bupati serta Mantan Ketua DPRD Kabupaten Inhil yang telah banyak berkontribusi dan mendedikasikan diri bagi kemajuan daerah. 

Disamping hal tersebut, Dani M Nursalam menyampaikan, saat ini, di Kabupaten Inhil masih terdapat banyak masyarakat yang berada dibawah garis kemiskinan meskipun telah banyak pula hal yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Inhil. 

"Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten Inhil masih memiliki tugas yang berat kedepannya guna mengurangi angka kemiskinan yang relatif masih besar di Kabupaten Inhil," tukas Dani M Nursalam. 

Selanjutnya, Bersempena milad Inhil ke - 52 ini, Dani mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Inhil membangun komitmen bersama untuk mengambil langkah strategis agar seluruh komponen masyarakat dapat pelayanan atas pemenuhan hak dasar mereka. 

"Tingkatkan pelayanan publik menuju good governance dan clean goverment. Berikan pelayanan yang berkualitas, akuntabel dan transparan serta merepresantasikan kebutuhan masyarakat itu sendiri," ujar Dani. 

Sedangkan Bupati Kabupaten Inhil H Muhammad Wardan turut mengingatkan segenap masyarakat selaku generasi penerus, agar senantiasa menjaga semangat para pendiri Kabupaten Indragiri Hilir. 

"Semangat yang dimaksud adalah semangat untuk terus memajukan daerah agar dapat berdiri sejajar dengan Kabupaten - Kabupaten maju lainnya, tidak hanya dalam ruang lingkup Riau bahkan juga dalam skala nasional," pungkas Bupati. 

Bupati Wardan, dalam sambutannya sangat mengapresiasi keberadaan para pendiri Kabupaten Inhil dan pendahulu lainnya yang telah memberikan sumbangsih bagi Kabupaten Inhil melalui karya mereka. 

Bupati juga mengatakan, semangat kemajuan merupakan salah satu bagian dari cita - cita memajukan masyarakat yang sejalan dengan amanah konstitusi, Undang - Undang Dasar Negara 1945. 

"Perjalanan sejarah adalah perjalanan yang penuh romantika, sarat makna dan ketaladanan guna menggapai visi Kabupaten Inhil menjadi Kabupaten maju, bermarwah dan bermartabat," ujar Bupati. 

Selaku pihak Pemerintah, melalui Milad Kabupaten Inhil ke - 52 ini, Bupati Wardan berkomitmen, Dirinya beserta jajaran akan melakukan penguatan dari sisi sumber daya manusia masyarakat Kabupaten Inhil dalam konteks memberikan pelayanan. 

"Agar, kelak Sumber daya manusia itu dapat merancang sebuah langkah strategis pembangunan Kabupaten Inhil. Dalam pelayanan, transparansi, akuntabilitas yang berkesesuaian perlu dilakukan," kata Dia. 

Untuk itu, dikatakan Bupati, pembangunan daerah melalui instrumen pelayanan publik juga merupakan suatu hal yang sangat penting untuk dioptimalkan. Hal ini sudah dilakukan oleh segenap mantan Kepala Daerah di Kabupaten Inhil yang patut diacungi jempol. 

"Pemantapan pelayanan publik sudah dilakukan dengan menetapkan kebijakan adminstrasi oleh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) melalui penerapan standar pelayanan maksimal daerah agar dapat dijadikan pedoman bagi masyarakat maupun pemerintah dalam segala aspek," terang Bupati Wardan.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Sempena peringatan Milad ke-52 Kabupaten Inhil, digelar buka puasa bersama dan malam resepsi di kediaman dinas Bupati Inhil, Rabu malam (14/6/17). 

"Dalam usia ke - 52 ini, Kabupaten Inhil telah banyak mengalami kemajuan melalui pembangunan yang secara berkesinambungan telah dilaksanakan," ungkap Bupati Wardan, saat memberikan sambutan. 

Dikatakan, sampai saat ini hasil pembangunan yang telah dilaksanakan Pemkab Inhil telah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Inhil. Mulai dari wilayah perkotaan hingga kawasan perdesaan yang memang menjadi titik berat program pembangunan yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Inhil. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
"Namun, kami juga mengakui masih terdapat kawasan di Kabupaten Inhil yang belum optimal tersentuh pembangunan melalui program - program yang dicanangkan. Maka, pemerataan pembangunan akan terus diupayakan," katanya. 

Karena itu, sinergitas antar lembaga akan terus dijaga guna mewujudkan pembangunan yang optimal dan berkualitas nantinya. Perjuangan pembangunan tidak akan terhenti hanya sampai disini, melainkan akan terus dilanjutkan. 

Pelaksanaan pembangunan yang dilaksanakan ini, tidak terlepas dari peran serta masyarakat yang mengambil peran sesuai kemampuan mereka. Maka, Pemkab Inhil memberikan anugerah Gemilang Award bagi mereka yang dianggap memiliki kontribusi yang besar terhadap pelaksanaan pembangunan dan dedikasi yang tinggi terhadap daerah Kabupaten Inhil. 

"Pembangunan di segala bidang, seperti di bidang keagamaan, sosial - kemasyarakatan, kesehatan dan bidang pemberdayaan masyarakat. Dalam keseharian mereka terlihat menonjol, ada aktifitas yang lebih, maka suatu kewajaran di hari istimewa ini mereka diberikan sebuah penghargaan," kata Bupati yang diwawancarai usai kegiatan. 

Diharapkan, dengan telah dilakukannya penyerahan maka masyarakat yang masuk ke dalam nominasi maupun yang tidak dapat termotivasi untuk memberikan sumbangsih terhadap daerah serta masyarakat Kabupaten Inhil. 

"Kami dari pihak Pemerintah Kabupaten Inhil mengucapkan terima kasih atas apa yang telah diberikan secara tulus ikhlas mengabdikan, membaktikan diri kepada segenap masyarakat dan daerah Kabupaten Inhil. Paling tidak yang telah mereka lakukan dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya," tukas Bupati. 

Diharapkan, kontribusi dan dedikasi dari masyarakat ini tidak hanya memperoleh apresiasi berupa award saja, melainkan juga dapat dilakukan semacam upaya pengembangan motivasi bagi masyarakat tersebut, agar kelak mereka akan semakin bersemangat dalam berkontribusi dan mendedikasikan diri kepada daerah dan masyarakat Inhil lainnya. 

Pada kegiatan ini juga dilakukan penyerahan santunan berupa bahan pokok dari Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Inhil bagi sejumlah kaum dhuafa yang berada di wilayah Kecamatan Tembilahan dan sekitarnya. 

Hadir dalam syukuran Milad Kabupaten Inhil ke - 52, Ketua DPRD Kabupaten Inhil, H Dani M Nursalam SPi MSi, Dandim 0314/Inhil Letkol Inf J Hadiyanto, Ketua Pengadilan Negeri Tembilahan, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Inhil, dan sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil serta ratusan masyarakat Kabupaten Inhil.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, GAUNG - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir serius mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), terutama di kawasan gambut yang mudah terbakar. 

Untuk itu, Satgas Pencegahan Kebakaran Lahan dan Hutan Kabupaten Inhil, yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polri dan TNI mengintensifkan patroli, termasuk lewat udara. 

Pada hari ini, Selasa (13/6/17), tim yang terdiri dari Kepala BPBD Inhil H Yuspik, Dandim 0314/ Inhil Letkol Inf J Hadiyanto, Waka Polres Inhil KOMPOL Azwar, Kabag Ops Polres Inhil KOMPOL Maison melakukan patroli udara menggunakan helikopter. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
"Pada hari ini, kami melakukan patroli udara untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Indragiri Hilir," ungkap Kepala BPBD Inhil H Yuspik kepada Wartawan, Selasa (13/6/17). 

Selain melakukan operasi darat melibatkan TNI, Polri, kelompok masyarakat peduli api serta Manggala Agni, pihaknya juga melakukan operasi patroli udara dengan helikopter. 

"Kami tadi patroli melewati Kecamatan Tempuling, Kempas, Keritang dan Kemuning dan langsung pulang melewati Kecamatan Gaung," sebutnya. 

Dari pantauan udara, kondisi di kawasan Inhil aman dari titik api dan hanya menemukan satu titik api di dekat Sungai Luar, Kecamatan Batang Tuaka, tim langsung mengecek di lapangan. 

"Dalam kondisi cuaca sangat panas saat ini, maka kami harus merapatkan barisan dan konsolidasi tim untuk segera bergerak jika ditemukan adanya titik api. Dalam upaya mewujudkan Inhil Zero Asap," imbuhnya.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati H Muhammad Wardan berkeinginan mewujudkan Pemusatan Tahfiz Al-Qur'an di Kabupaten Inhil. 

Pernyataan ini disampaikan beliau saat menghadiri peringatan Nuzulul Qur'an 17 Ramadhan 1438 Hijriyah, Ahad malam (11/6/17) di Masjid Agung Al-Huda Tembilahan. 

Kegiatan religi yang ditaja Pemkab Inhil bekerjasama dengan Pengurus Masjid Agung Al-Huda Tembilahan ini menghadirkan penceramah Dr H Ahmad Abdullah, Pengasuh Ponpes Tahfiz Al-Qur'an Al-Hidayah, Siak Sri Indrapura. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Dalam sambutannya, Bupati Wardan menyampaikan bahwa Pemkab Inhil selama kepemimpinannya telah berupaya mencetak para generasi yang mendalami dan memahami Al-Qur'an. 

"Alhamdulillah, Program Maghrib Mengaji ini sudah sampai ke Kecamatan dan Desa, diharapkan hal ini dapat meningkatkan semangat mendalami Al-Qur'an," ungkapnya. 

Beliau menginginkan, melalui Program Maghrib Mengaji ini akan mampu mencetak para hafiz Al-Qur'an. 

Untuk itu, dalam upaya mewujudkan usaha mencetak para tahfiz, Wardan berazam membuat Pemusatan Tahfiz Al-Qur'an di Inhil. Disinilah, nantinya para penghapal Al-Qur'an akan dididik oleh para guru-guru tahfiz. 

"Kalau permasalahan Gedung Islamic Center sudah selesai, akan dijadikan lokasi Pemusatan Tahfiz Al-Qur'an sebagai pusat pendidikan para tahfiz dan belajar ilmu Al-Qur'an lainnya," ujarnya. 

Dalam tausiyahnya, Dr H Ahmad Abdullah menyampaikan berbagai keutamaan dan keistimewaan bagi mereka yang belajar dan mendalami kandungan Al-Qur'an. 

Ia mengajak "Maka dukunglah Bupati Wardan yang berkeinginan membuat Pemusatan Tahfiz Al-Qur'an, mari masukkan anak-anak kita (belajar) kesana," imbuhnya.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Untuk pertama kalinya, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Riau untuk laporan keuangan tahun 2016. 

Bupati Kabupaten Inhil H Muhammad Wardan menyebut ini adalah 'Kado Terindah' untuk Milad ke-52 Kabupaten Inhil tahun 2017 ini. 

Perolehan opini WTP tersebut memang telah sejak lama menjadi dambaan Pemkab Inhil. Pasalnya, selama ini Kabupaten Inhil belum pernah sama sekali mendapatkan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan daerah dengan predikat terbaik seperti ini. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
"Alhamdulillah, hari ini kita (Pemkab Inhil, red) memperoleh opini WTP yang memang menjadi dambaan dan harapan kita. Ini merupakan hasil dari upaya dan kerja keras kita. Ini adalah 'Kado Terindah' untuk Milad Inhil tahun ini," ujar Bupati Wardan saat wawancara usai Penyerahan Hasil Pemeriksaan Atas Laporan Keuangan Tahun 2016 Pemerintah Kabupaten / Kota se - Provinsi Riau, Senin (12/6/17) siang. 

Bupati Wardan mengatakan, perolehan opini WTP ini tidak hanya hasil dari kerja keras sebuah lembaga, melainkan hasil dari kerja keras bersama lintas kelembagaan di Kabupaten Inhil. 

"Kita telah bersama telah bekerja keras dan menunjukkan prestasi gemilang dan kinerja yang cukup baik. Raihan ini menjadi motivasi bagi kita kedepannya untuk dapat secara konsisten menjaga prestasi gemilang dan kinerja yang baik ini," kata Bupati. 

Perjuangan memperoleh opini WTP, dikatakan Bupati Wardan bukanlah suatu hal yang mudah. Namun, lanjutnya, perolehan ini adalah titik awal untuk terus menunjukkan kinerja pengelolaan keuangan yang baik demi menuju tata kelola pemerintahan Kabupaten Inhil yang baik pula. 

"Mendapatkan memang berat, tapi mempertahankan opini WTP ini akan lebih berat lagi di masa yang akan datang. Untuk itu, kinerja perlu kita pertahankan bahkan ditingkatkan, salah satunya adalah melalui peningkatan kedisiplinan dalam menjalankan tugas di seluruh lini Pemerintah Kabupaten Inhil," papar Bupati Wardan. 

Senada dengan Bupati, Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin menyatakan, keberhasilan memperoleh opini WTP tersebut, tidak lain adalah berkat dari kerja keras lintas lembaga di Kabupaten Inhil. 

"Dalam penertiban administrasi keuangan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil, kami memiliki tim penyusun LKPD (Laporan Keuangan Pemerintah Daerah) tersendiri. Hal - hal detil begitu diperhatikan dalam proses penyusunan, seperti halnya SPPD dan lain sebagainya. Tugasnya juga memenuhi informasi dan data yang diperlukan untuk penyusunan laporan," ujar Said Syarifuddin. 

Kedepan, Said Syarifuddin berharap kepada seluruh jajaran aparatur negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil agar dapat senantiasa berpediman pada regulasi yang berlaku dalam menjalankan tugas. 

"Jadikan raihan ini sebagai motivasi untuk bekerja lebih baik kedepannya. Jangan terlalu cepat puas dengan apa yang diperoleh saat ini. Bekerjalah dengan prinsip kehati - hatian," imbau Sekda. 

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Inhil, Pahrolrozy begitu bersyukur atas torehan prestasi pelaporan keuangan daerah tersebut. Menurutnya, perolehan opini WTP ini memang telah sejak dulu diperjuangkan, namun upaya untuk memperoleh WTP tersebut baru membuahkan hasil pada tahun 2016. 

"Tentunya ini merupakan suatu hal yang luar biasa, mengingat perjuangan yang tidak henti - hentinya kita lakukan selama ini untuk memperoleh WTP yang akhirnya berhasil didapat untuk pelaporan keuangan tahun 2016 di bawah kepemimpinan Bupati Wardan," kata Pahrolrozy. 

Pada kesempatan ini, Pahrolrozy mengucapkan terima kasih kepada segenap pihak yang telah memberikan dukungan dan turut berpartisipasi sehingga Pemerintah Kabupaten Inhil dapat meraih opini WTP dari BPK Provinsi Riau. 

Sebelumnya, Kepala BPK Perwakilan Provinsi Riau Harry Purwaka SE MSF Ak CA memaparkan, terdapat empat jenis opini yang bisa diberikan oleh BPK dari hasil pemeriksaan laporan keuangan daerah, diantaranya adalah Wajar Tanpa Pengecualian, Wajar Dengan Pengecualian, Tidak Wajar dan Tidak Menyatakan Pendapat. 

"Dalam penilaiannya, pemberian opini BPK ini didasarkan pada 4 kriteria yang terdiri dari kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan atau adequate disclosures, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern," terang Harry Purwaka. 

Untuk diketahui, penyerahan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah daerah tahun 2016 ini dilakukan terhadap 5 Pemerintah Kabupaten dan Kota se - Provinsi Riau, diantaranya ialah Kabupaten Indragiri Hilir, Kotamadya Pekanbaru, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Siak dan Kabupaten Pelalawan.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bagi pengembangan potensi perkelapaan, saat ini Pemerintah Kabupaten Inhil saat ini tengah merumuskan rancangan pelaksanaan pengembangan Mega Proyek Perkelapaan yang dalam waktu dekat akan segera rampung. 

"Setelah rancangan tersebut rampung, pihak pemerintah Kabupaten Inhil akan menawarkan konsep tersebut kepada Presiden Jokowi saat kunjungannya dalam Festival Kelapa Internasional nanti. Semoga saja, pak Presiden tertarik menggelontorkan dana pengembangan untuk menindaklanjuti rancangan tersebut," beber Bupati. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Paling tidak, dikatakan Bupati, dengan telah diselesaikannya grand design pengembangan perkelapaan ini, para investor domestik dapat berinvestasi pada sektor perkelapaan di Kabupaten Inhil. 

"Jadi, untuk jajaran saya di Pemerintahan Kabupaten Inhil diharapkan dapat bekerja keras. Karena saya sangat serius menangani sektor perkelapaan ini," ingatnya. 

Ditambahkan, selama 3 tahun kepemimpinannya, fokus pada sektor perkelapaan, mulai dari mengatasi permasalahan yang terjadi hingga pada aspek pengembangan. 

Bupati Wardan optimistis, Presiden Joko Widodo akan turut menghadiri penyelenggaraan Festival Kelapa Internasional yang rencananya akan digelar September mendatang dalam rangka memperingati Hari Kelapa Se - Dunia. 

"Sepertinya ada peluang untuk kita mendatangkan RI 1 (Presiden, red). Hal itu terlihat saat pertemuan yang kami laksanakan beberapa waktu lalu dengan pemerintah pusat di Jakarta dalam rangka persiapan kegiatan Festival Kelapa Internasional ini," ungkap Bupati.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN HULU - Guna mewujudkan pemerataan pembangunan di kawasan perdesaan dan perkotaan, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menerapkan 2 program sekaligus, yakni program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) dan program Infrastruktur Ibukota Kecamatan (IKK). 

"Kedua program tersebut, sudah berjalan beberapa tahun belakangan. Dengan dilaksanakannya kedua program itu, manfaat dari pembangunan pun sudah mulai terasa di kalangan masyarakat yang kini dapat menikmati akses jalan antar wilayah kian lancar tanpa hambatan," ungkap Bupati dihadapan puluhan jema'ah shalat Tarawih di Surau Darussalam, Jalan Pelajar, Tembilahan Hulu, Rabu malam (7/6/17) malam. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Untuk itu, bagi masyarakat yang belum dapat merasakan 'kue' pembangunan seperti kelancaran akses transportasi di wilayahnya, Bupati Wardan mengharapkan kesabaran masyarakat dalam menantikan berjalannya proses pembangunan. Sebab, menurutnya, pelaksanaan pembangunan tidak bisa serta - merta dilaksanakan tanpa melewati tahapan proses.

"Butuh waktu, butuh dana anggaran yang tidak sedikit. Dan kita (Kabupaten Inhil, red) tidak memiliki dana anggaran yang besar. Apalagi, Kabupaten Inhil yang akan dibangun ini merupakan Kabupaten terluas se - Provinsi Riau," sebut Bupati. 

Dalam pelaksanaan pembangunan, Bupati Wardan membeberkan, ketersediaan dana anggaran melalui APBD Kabupaten Inhil saat ini, tidak memadai untuk mengakomodasi seluruh kebutuhan akan pembangunan di 20 (Dua Puluh) Kecamatan se - Kabupaten Inhil ini. 

"Untuk itu, saya beserta jajaran saya di Pemerintahan Kabupaten Inhil, harus terlebih dahulu mencarikan sumber pembiayaan pembangunan lainnya. Misalnya saja, sumber yang berasal dari APBN ataupun APBD Provinsi Riau. Ini juga tidak bisa secara instan kita peroleh," katanya. 

Disamping itu, dijelaskan Bupati Wardan, tahapan dalam proses pembangunan, secara periodik, harus lebih dulu dimulai dari kalangan masyarakat pada tataran perdesaan maupun Kelurahan hingga sampai ke tingkat Kabupaten. Untuk itu, lanjutnya, memerlukan waktu yang tidak sebentar guna merealisasikan cita - cita pembangunan masyarakat. 

"Instrumen yang digunakan adalah Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan). Sebagaimana yang kita kenal pada tingkat desa adalah Musrenbangdes (Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa). Yang mana, dalam implementasinya, penggunaan instrumen ini merupakan satu - satunya jalan untuk mengakomodir aspirasi pembangunan yang berasal dari masyarakat itu sendiri," pungkas Bupati Wardan. 

Maka dari itu, Bupati Wardan kembali menegaskan, pembangunan tidak dapat dilaksanakan dalam waktu singkat. Terlebih, dengan kapasitas keuangan daerah yang terbatas. Namun, Bupati Wardan tetap optimistis, kedepan, seluruh kawasan se - Kabupaten Inhil akan dapat tersentuh oleh pembangunan yang terus digesa pihak Pemerintah Kabupaten Inhil. 

"Bertahap, pembangunan akan menyentuh daerah - daerah se - Kabupaten Inhil. Sampai saat ini pun, saya beserta jajaran saya di Pemerintahan Kabupaten Inhil tengah berupaya semaksimal mungkin untuk menggesa pembangunan yang merata di setiap kawasan," imbuh Wardan.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN HULU - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H Muhammad Wardan mengimbau masyarakat lebih pro - aktif memberikan pengawasan terhadap pelaksanaan program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) sebagai suatu program prioritas Pemerintah Kabupaten Inhil. 

Imbauan ini disampaikan Bupati Wardan pada pidatonya usai melaksanakan shalat terawih berjama'ah di Surau Darussalam, Jalan Pelajar, Tembilahan Hulu, Rabu (7/6/17) malam. 

Pengawasan yang diberikan masyarakat, menurut Bupati Wardan merupakan salah satu wujud pemberdayaan dari seluruh komponen masyarakat itu sendiri. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
"Memang pelaksanaan DMIJ, selain konsep yang menitikberatkan pembangunan di kawasan perdesaan, dalam konteks pelaksanaannya dituntut pula keikutsertaan masyarakat yang merupakan manifestasi dari kegiatan pemberdayaan," ungkap Bupati. 

Pengawasan tersebut, dikatakan Bupati Wardan juga dapat difungsikan sebagai sebuah instrumen untuk mengeliminir potensi penyelewengan dana anggaran pelaksanaan program DMIJ yang relatif besar hingga mencapai Rp. 180 Milyar per tahunnya atau berkisar antara 8,5 sampai 10 persen dari total APBD Kabupaten Inhil. 

"Sekiranya dari hasil pengawasan oleh masyarakat, ditemukan bukti adanya penyelewangan dana pelaksanaan DMIJ maka segera laporkan kepada saya. Begitu pula, jika ada indikasi dari oknum pelaksana maupun pengelola anggaran yang 'bermain', silahkan masyarakat langsung laporkan kepada saya," minta Bupati Wardan dengan penuh penegasan. 

Dalam pelaksanaan DMIJ, Bupati Wardan mengimbau kepada aparatur Pemerintahan Desa untuk senantiasa mengedepankan transparansi dan akuntabilitas dana anggaran. Sebab, sejak awal, lanjut Bupati, program DMIJ tersebut memang telah mengusung manajemen mesjid dalam hal pengelolaan keuangan. 

"Secara teknis, transparansi dan akuntabilitas ini dilakukan dengan cara memajang total pemasukan dan pengeluaran dari dana anggaran DMIJ di setiap Kantor Desa menggunakan papan tulis misalnya. Sehingga, masyarakat dapat mengakses informasi seputar penggunaan dana DMIJ dengan lebih leluasa tanpa ada yang ditutup - tutupi," tutup Bupati Wardan.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H Muhammad Wardan menyebut geliat ekonomi masyarakat selama bulan Ramadhan meningkat, khususnya pada kalangan masyarakat di wilayah ibukota Kabupaten Inhil, Tembilahan. 

Hal itu dinyatakan Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan pada acara Kunjungan Kerja Gubernur Riau dalam rangka Safari Ramadhan 1438 Hijriyah dan Buka Puasa Bersama guna mempererat Silahturrahmi dengan masyarakat Kabupaten Inhil di kediaman dinas Bupati Kabupaten Inhil, Tembilahan, Kamis (8/6/17) sore. 

"Selama Ramadhan, aktifitas keseharian semakin meningkat. Geliat ekonomi meningkat, dilihat dari setiap ruas jalan ada masyarakat kita yang berjualan, baik didepan rumah maupun di beberapa tepian jalan - jalan tertentu. Suasananya kondusif, kondisinya sudah baik," ungkap Bupati Wardan. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Begitu pula, aktifitas mikro ekonomi pada sejumlah pasar di Tembilahan yang juga terlihat cenderung meningkat. 

"Tentunya, ini merupakan suatu hal yang positif bagi pertumbuhan ekonomi mikro, pertumbuhan ekonomi masyarakat, dalam hal ini masyarakat Tembilahan dan sekitarnya. Semoga geliat ekonomi seperti ini dapat terus berlangsung, tidak hanya di saat bulan Ramadhan," ujarnya. 

Kendati demikian, dari sisi ketertiban, Bupati Wardan mengatakan, para pedagang yang berdagang menggunakan badan jalan perlu ditertibkan, mengingat intensitas pengguna jalan di bulan Ramadhan ini semakin meningkat. 

"Kita tidak ingin ada sesuatu hal yang buruk terjadi, seperti halnya kecelakaan. Maka, saya memandang penertiban para pedagang yang berdagang di sekitar badan jalan di jalan - jalan tertentu itu dapat sedikit ditertibkan sebagai langkah antisipatif," ingatnya. 

Kepada para pengguna jalan, Bupati Wardan kembali berpesan, agar dapat lebih fokus dalam berkendara untuk menghindari hal - hal yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan lalu - lintas. "Hati - hati dalam berkendara, jaga keselamatan, gunakan kelengkapan dalam berkendara," pesan Bupati Wardan.(hil06)
Diberdayakan oleh Blogger.