INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melaksanakan perlombaan Pawai Takbir Idul Fitri 1438. Setiap masjid dan mushalla/surau diminta memeriahkan kegiatan religi ini. 

Untuk mematangkan kegiatan pawai takbiran ini, Panitia Pelaksana melakukan rapat, Kamis (15/6/17) di aula Lantai 5 Kantor Bupati Inhil. Rapat dipimpin Asisten I Setda Inhil Afrizal didampingi Ketua Panpel Masdar dan dihadiri beberapa pejabat Pemkab Inhil. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Pawai Takbir Idul Fitri 1438 H yang memperlombakan lima kategiri ini akan dipusatkan didepan Bank Riau Kepri Jalan Sudirman Tembilahan dengan tema 'Ketupat Lebaran Keberkahan Negeri Hamparan Kelapa Dunia'. 

"Pelaksanaan diharapkan berlangsung meriah, karena merupakan salah satu syiar Islam," harap Masdar. 

Asisten I Setda Inhil Afrizal mengatakan, kegiatan Pawai Takbir ini merupakan kegiatan yang rutin diadakan tiap tahunnya. 

"Untuk itu perlu evaluasi dari kekurangan dari tahun-tahun lalu, mudah-mudahan pada tahun ini pelaksanaan Pawai Takbir berjalan tertib, aman dan lancar," ujarnya. 

Beliau mengharapkan, semua unsur terkait, seperti dinas/instansi, mesjid dan mushalla/surau bisa ikut berpartisipasi untuk memeriahkan malam Pawai Takbir ini.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melakukan penandatangan kerjasama pembangunan rumah subsidi untuk aparatur sipil negara (ASN) dengan perusahaan PT Sinergi Cahaya Meranti dan pendaftaran peserta jaminan kesehatan bagi pekerja bukan penerima upah dan bukan pekerja melalui kantor kecamatan bersama BPJS Inhil, Kamis (15/6/17). 

Penandatanganan kerjasama yang dilaksanakan di aula Kantor Bappeda Inhil ini dilakukan Bupati Inhil H Muhammad Wardan dengan dan Direktur Utama PT Sinergi Cahaya Meranti Lukman dan Kepala BPJS Inhil Yessi Rahimi. Dihadiri juga Sekda Inhil H Said Syarifuddin dan pejabat Pemkab Inhil lainnya. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Bupati Inhil H Muhammad Wardan menyampaikan penandatanganan dua nota kesepakatan yang dilaksanakan pada hari ini sejatinya merupakan ikhtiar bersama, guna mendorong peningkatan derajat kesehatan, kesejahteraan, dan kemajuan di Kabupaten Indragiri Hilir. 

Disebutkan Wardan diketahui bahwa tidak sedikit aparatur sipil negara (ASN) termasuk di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir yang masih belum mempunyai rumah sendiri. 

Untuk itu, kerja sama yang dijalin melalui penandatanganan nota kesepakatan dengan PT Sinergi Cahaya Meranti yang dilakukan pada hari ini, merupakan salah satu wujud kepedulian kita akan hal tersebut," ujarnya. 

Dengan adanya kerja sama ini, maka kedepannya diharapkan akan dapat membantu dan memberikan kemudahan bagi para ASN Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam memiliki rumah bersubsidi. Hal ini juga merupakan sebuah bentuk perhatian dari pemerintah bagi para abdi negara yang telah menjadi ujung tombak dalam pembangunan di Negeri Seribu Parit ini. 

Selain itu, sebagai bentuk dukungan terhadap program strategis nasional di bidang kesehatan, maka Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir perlu bekerja sama dengan BPJS Kesehatan guna mempermudah pendaftaran peserta dengan cara membuka layanan penerimaan pendaftaran di kantor kecamatan, baik untuk pekerja bukan penerima upah (PBPU) maupun bukan pekerja (BP). 

"Maka, diharapkan ke depan kita juga mampu mengimplementasikan Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2013 yang menyebutkan bahwa seluruh penduduk Indonesia paling lambat 1 Januari 2019 sudah menjadi peserta JKN-KIS di BPJS Kesehatan," terangnya. 

Berdasarkan data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Inhil, diketahui bahwa jumlah penduduk Kabupaten Indragiri Hilir yang sudah terdaftar pada program JKN-KIS di BPJS Kesehatan sampai dengan 31 Mei 2017 sebanyak 412.566 jiwa atau sebesar 67.14 persen dari total penduduk sebanyak 614.503 jiwa. 

Bupati juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dan turut berpartisipasi dalam terjalinnya kerja sama yang ditandai dengan pelaksanaan penandatanganan dua nota kesepakatan ini. 

Diharapkan, kerja sama yang dibangun melalui penandatanganan nota kesepakatan ini bisa memberikan manfaat dan pengaruh yang positif dan signifikan yang dapat dirasakan oleh semua pihak, terutama bagi segenap komponen masyarakat Indragiri Hilir.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Dinilai berjasa dalam pembangunan daerah, 6 orang warga dianugerahi Gemilang Award oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu (14/6/17). 

Penghargaan ini diberikan dalam kegiatan resepsi sempena Milad ke-52 Kabupaten Inhil yang diadakan di kediaman dinas Bupati Inhil. 

"Diharapkan, pemberian penghargaan ini dapat menjadi motivasi, baik bagi penerima penghargaan maupun masyarakat luas agar dapat lebih berbuat untuk Inhil," ungkap Bupati. Anugerah ini merupakan wujud perhatian Pemkab Inhil kepada masyarakat yang telah berperan dan memiliki dedikasi tinggi dalam pembangunan daerah. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan support dan masukan kepada dirinya, sejak dia memimpin Inhil. Masukan ini, selama ini menjadi bahan untuk dirinya mengevaluasi dan mengkaji berbagai program yang akan dan telah dilaksanakan di Inhil untuk kemajuan Inhil lebih baik. 

Adapun mereka yang mendapat anugerah Gemilang Award tersebut, yakni Rabiah MPd, guru SMPN 3 Keritang telah menorehkan prestasi di tingkat nasional dalam pengembangan karya tulis ilmiah guru, Hj Masnun SAg, guru mengaji Iqra bagi anak-anak, remaja bahkan orang tua di Tembilahan. 

Siti Kordiati, Kepala Puskesmas Teluk Pinang yang selama ini dikenal selalu bergerak cepat membantu dan melayani masyarakat tanpa pamrih. Syaifuddin yakni seorang leader pada program Desa Maju Inhil Jaya yang berprestasi, Ahmad Saida yakni seorang nelayan di Sungai Anak Batang, Kuindra, yang menjadi nelayan pelopor pelestarian lingkungan perairan dan Muhammad Idris MZ, Ketua RT di Kelurahan Sungai Salak yang aktif di banyak kegiatan sosial bahkan telah mengabdikan dirinya sebagai penyelenggara jenazah selama 30 tahun.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H Muhammad Wardan menghadiri Rapat Paripurna Istimewa yang digelar oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Inhil dalam rangka Milad ke - 52 Kabupaten Inhil tahun 2017 di Kantor DPRD Inhil, Jalan Subrantas, Tembilahan, Rabu (14/6/17). 

Pada Milad ke - 52 Kabupaten Inhil yang bertajuk 'Kita Tingkatkan Pelayanan Publik Menuju Good Governance dan Clean Government' ini, hadir Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman yang diwakili oleh Biro Pemerintahan Setda Provinsi Riau, Ketua DPRD Provinsi Riau, Septina Primawati beserta anggota, Kepala BPKP Provinsi Riau dan para Kepala Daerah se - Provinsi Riau maupun luar Provinsi Riau. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Selain itu, tampak hadir pula dalam acara yang dibuka untuk umum ini, unsur Forkopimda Kabupaten Inhil, para pejabat eselon di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Inhil, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan segenap kalangan masyarakat lainnya. 

Ketua DPRD Kabupaten Inhil, H Dani M Nursalam yang juga merupakan pimpinan Rapat Paripurna Istimewa, dalam sambutannya pada sesi pembukaan, mengajak segenap hadirin untuk bersama - sama mengenang kembali para tokoh masyarakat bersama panitia persiapan pembentukan Kabupaten Inhil yang juga adalah pendiri dari Kabupaten Inhil. 

"Dengan segala daya dan upaya, Kabupaten Inhil pun dapat terbentuk berdasarkan Undang - Undang nomor 6 tahun 1965 tentang pembentukan daerah tingkat II Indragiri Hilir. Sudah sepatutnya untuk kita dapat memberikan apresiasi yang tinggi bagi para pendiri daerah ini," tukas Dani. 

Apresiasi, lanjut Dani, juga sudah sepantasnya diberikan kepada mantan Bupati dan Wakil Bupati serta Mantan Ketua DPRD Kabupaten Inhil yang telah banyak berkontribusi dan mendedikasikan diri bagi kemajuan daerah. 

Disamping hal tersebut, Dani M Nursalam menyampaikan, saat ini, di Kabupaten Inhil masih terdapat banyak masyarakat yang berada dibawah garis kemiskinan meskipun telah banyak pula hal yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Inhil. 

"Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten Inhil masih memiliki tugas yang berat kedepannya guna mengurangi angka kemiskinan yang relatif masih besar di Kabupaten Inhil," tukas Dani M Nursalam. 

Selanjutnya, Bersempena milad Inhil ke - 52 ini, Dani mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Inhil membangun komitmen bersama untuk mengambil langkah strategis agar seluruh komponen masyarakat dapat pelayanan atas pemenuhan hak dasar mereka. 

"Tingkatkan pelayanan publik menuju good governance dan clean goverment. Berikan pelayanan yang berkualitas, akuntabel dan transparan serta merepresantasikan kebutuhan masyarakat itu sendiri," ujar Dani. 

Sedangkan Bupati Kabupaten Inhil H Muhammad Wardan turut mengingatkan segenap masyarakat selaku generasi penerus, agar senantiasa menjaga semangat para pendiri Kabupaten Indragiri Hilir. 

"Semangat yang dimaksud adalah semangat untuk terus memajukan daerah agar dapat berdiri sejajar dengan Kabupaten - Kabupaten maju lainnya, tidak hanya dalam ruang lingkup Riau bahkan juga dalam skala nasional," pungkas Bupati. 

Bupati Wardan, dalam sambutannya sangat mengapresiasi keberadaan para pendiri Kabupaten Inhil dan pendahulu lainnya yang telah memberikan sumbangsih bagi Kabupaten Inhil melalui karya mereka. 

Bupati juga mengatakan, semangat kemajuan merupakan salah satu bagian dari cita - cita memajukan masyarakat yang sejalan dengan amanah konstitusi, Undang - Undang Dasar Negara 1945. 

"Perjalanan sejarah adalah perjalanan yang penuh romantika, sarat makna dan ketaladanan guna menggapai visi Kabupaten Inhil menjadi Kabupaten maju, bermarwah dan bermartabat," ujar Bupati. 

Selaku pihak Pemerintah, melalui Milad Kabupaten Inhil ke - 52 ini, Bupati Wardan berkomitmen, Dirinya beserta jajaran akan melakukan penguatan dari sisi sumber daya manusia masyarakat Kabupaten Inhil dalam konteks memberikan pelayanan. 

"Agar, kelak Sumber daya manusia itu dapat merancang sebuah langkah strategis pembangunan Kabupaten Inhil. Dalam pelayanan, transparansi, akuntabilitas yang berkesesuaian perlu dilakukan," kata Dia. 

Untuk itu, dikatakan Bupati, pembangunan daerah melalui instrumen pelayanan publik juga merupakan suatu hal yang sangat penting untuk dioptimalkan. Hal ini sudah dilakukan oleh segenap mantan Kepala Daerah di Kabupaten Inhil yang patut diacungi jempol. 

"Pemantapan pelayanan publik sudah dilakukan dengan menetapkan kebijakan adminstrasi oleh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) melalui penerapan standar pelayanan maksimal daerah agar dapat dijadikan pedoman bagi masyarakat maupun pemerintah dalam segala aspek," terang Bupati Wardan.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Sempena peringatan Milad ke-52 Kabupaten Inhil, digelar buka puasa bersama dan malam resepsi di kediaman dinas Bupati Inhil, Rabu malam (14/6/17). 

"Dalam usia ke - 52 ini, Kabupaten Inhil telah banyak mengalami kemajuan melalui pembangunan yang secara berkesinambungan telah dilaksanakan," ungkap Bupati Wardan, saat memberikan sambutan. 

Dikatakan, sampai saat ini hasil pembangunan yang telah dilaksanakan Pemkab Inhil telah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Inhil. Mulai dari wilayah perkotaan hingga kawasan perdesaan yang memang menjadi titik berat program pembangunan yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Inhil. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
"Namun, kami juga mengakui masih terdapat kawasan di Kabupaten Inhil yang belum optimal tersentuh pembangunan melalui program - program yang dicanangkan. Maka, pemerataan pembangunan akan terus diupayakan," katanya. 

Karena itu, sinergitas antar lembaga akan terus dijaga guna mewujudkan pembangunan yang optimal dan berkualitas nantinya. Perjuangan pembangunan tidak akan terhenti hanya sampai disini, melainkan akan terus dilanjutkan. 

Pelaksanaan pembangunan yang dilaksanakan ini, tidak terlepas dari peran serta masyarakat yang mengambil peran sesuai kemampuan mereka. Maka, Pemkab Inhil memberikan anugerah Gemilang Award bagi mereka yang dianggap memiliki kontribusi yang besar terhadap pelaksanaan pembangunan dan dedikasi yang tinggi terhadap daerah Kabupaten Inhil. 

"Pembangunan di segala bidang, seperti di bidang keagamaan, sosial - kemasyarakatan, kesehatan dan bidang pemberdayaan masyarakat. Dalam keseharian mereka terlihat menonjol, ada aktifitas yang lebih, maka suatu kewajaran di hari istimewa ini mereka diberikan sebuah penghargaan," kata Bupati yang diwawancarai usai kegiatan. 

Diharapkan, dengan telah dilakukannya penyerahan maka masyarakat yang masuk ke dalam nominasi maupun yang tidak dapat termotivasi untuk memberikan sumbangsih terhadap daerah serta masyarakat Kabupaten Inhil. 

"Kami dari pihak Pemerintah Kabupaten Inhil mengucapkan terima kasih atas apa yang telah diberikan secara tulus ikhlas mengabdikan, membaktikan diri kepada segenap masyarakat dan daerah Kabupaten Inhil. Paling tidak yang telah mereka lakukan dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya," tukas Bupati. 

Diharapkan, kontribusi dan dedikasi dari masyarakat ini tidak hanya memperoleh apresiasi berupa award saja, melainkan juga dapat dilakukan semacam upaya pengembangan motivasi bagi masyarakat tersebut, agar kelak mereka akan semakin bersemangat dalam berkontribusi dan mendedikasikan diri kepada daerah dan masyarakat Inhil lainnya. 

Pada kegiatan ini juga dilakukan penyerahan santunan berupa bahan pokok dari Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Inhil bagi sejumlah kaum dhuafa yang berada di wilayah Kecamatan Tembilahan dan sekitarnya. 

Hadir dalam syukuran Milad Kabupaten Inhil ke - 52, Ketua DPRD Kabupaten Inhil, H Dani M Nursalam SPi MSi, Dandim 0314/Inhil Letkol Inf J Hadiyanto, Ketua Pengadilan Negeri Tembilahan, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Inhil, dan sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil serta ratusan masyarakat Kabupaten Inhil.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, GAUNG - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir serius mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), terutama di kawasan gambut yang mudah terbakar. 

Untuk itu, Satgas Pencegahan Kebakaran Lahan dan Hutan Kabupaten Inhil, yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polri dan TNI mengintensifkan patroli, termasuk lewat udara. 

Pada hari ini, Selasa (13/6/17), tim yang terdiri dari Kepala BPBD Inhil H Yuspik, Dandim 0314/ Inhil Letkol Inf J Hadiyanto, Waka Polres Inhil KOMPOL Azwar, Kabag Ops Polres Inhil KOMPOL Maison melakukan patroli udara menggunakan helikopter. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
"Pada hari ini, kami melakukan patroli udara untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Indragiri Hilir," ungkap Kepala BPBD Inhil H Yuspik kepada Wartawan, Selasa (13/6/17). 

Selain melakukan operasi darat melibatkan TNI, Polri, kelompok masyarakat peduli api serta Manggala Agni, pihaknya juga melakukan operasi patroli udara dengan helikopter. 

"Kami tadi patroli melewati Kecamatan Tempuling, Kempas, Keritang dan Kemuning dan langsung pulang melewati Kecamatan Gaung," sebutnya. 

Dari pantauan udara, kondisi di kawasan Inhil aman dari titik api dan hanya menemukan satu titik api di dekat Sungai Luar, Kecamatan Batang Tuaka, tim langsung mengecek di lapangan. 

"Dalam kondisi cuaca sangat panas saat ini, maka kami harus merapatkan barisan dan konsolidasi tim untuk segera bergerak jika ditemukan adanya titik api. Dalam upaya mewujudkan Inhil Zero Asap," imbuhnya.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati H Muhammad Wardan berkeinginan mewujudkan Pemusatan Tahfiz Al-Qur'an di Kabupaten Inhil. 

Pernyataan ini disampaikan beliau saat menghadiri peringatan Nuzulul Qur'an 17 Ramadhan 1438 Hijriyah, Ahad malam (11/6/17) di Masjid Agung Al-Huda Tembilahan. 

Kegiatan religi yang ditaja Pemkab Inhil bekerjasama dengan Pengurus Masjid Agung Al-Huda Tembilahan ini menghadirkan penceramah Dr H Ahmad Abdullah, Pengasuh Ponpes Tahfiz Al-Qur'an Al-Hidayah, Siak Sri Indrapura. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Dalam sambutannya, Bupati Wardan menyampaikan bahwa Pemkab Inhil selama kepemimpinannya telah berupaya mencetak para generasi yang mendalami dan memahami Al-Qur'an. 

"Alhamdulillah, Program Maghrib Mengaji ini sudah sampai ke Kecamatan dan Desa, diharapkan hal ini dapat meningkatkan semangat mendalami Al-Qur'an," ungkapnya. 

Beliau menginginkan, melalui Program Maghrib Mengaji ini akan mampu mencetak para hafiz Al-Qur'an. 

Untuk itu, dalam upaya mewujudkan usaha mencetak para tahfiz, Wardan berazam membuat Pemusatan Tahfiz Al-Qur'an di Inhil. Disinilah, nantinya para penghapal Al-Qur'an akan dididik oleh para guru-guru tahfiz. 

"Kalau permasalahan Gedung Islamic Center sudah selesai, akan dijadikan lokasi Pemusatan Tahfiz Al-Qur'an sebagai pusat pendidikan para tahfiz dan belajar ilmu Al-Qur'an lainnya," ujarnya. 

Dalam tausiyahnya, Dr H Ahmad Abdullah menyampaikan berbagai keutamaan dan keistimewaan bagi mereka yang belajar dan mendalami kandungan Al-Qur'an. 

Ia mengajak "Maka dukunglah Bupati Wardan yang berkeinginan membuat Pemusatan Tahfiz Al-Qur'an, mari masukkan anak-anak kita (belajar) kesana," imbuhnya.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Untuk pertama kalinya, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Riau untuk laporan keuangan tahun 2016. 

Bupati Kabupaten Inhil H Muhammad Wardan menyebut ini adalah 'Kado Terindah' untuk Milad ke-52 Kabupaten Inhil tahun 2017 ini. 

Perolehan opini WTP tersebut memang telah sejak lama menjadi dambaan Pemkab Inhil. Pasalnya, selama ini Kabupaten Inhil belum pernah sama sekali mendapatkan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan daerah dengan predikat terbaik seperti ini. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
"Alhamdulillah, hari ini kita (Pemkab Inhil, red) memperoleh opini WTP yang memang menjadi dambaan dan harapan kita. Ini merupakan hasil dari upaya dan kerja keras kita. Ini adalah 'Kado Terindah' untuk Milad Inhil tahun ini," ujar Bupati Wardan saat wawancara usai Penyerahan Hasil Pemeriksaan Atas Laporan Keuangan Tahun 2016 Pemerintah Kabupaten / Kota se - Provinsi Riau, Senin (12/6/17) siang. 

Bupati Wardan mengatakan, perolehan opini WTP ini tidak hanya hasil dari kerja keras sebuah lembaga, melainkan hasil dari kerja keras bersama lintas kelembagaan di Kabupaten Inhil. 

"Kita telah bersama telah bekerja keras dan menunjukkan prestasi gemilang dan kinerja yang cukup baik. Raihan ini menjadi motivasi bagi kita kedepannya untuk dapat secara konsisten menjaga prestasi gemilang dan kinerja yang baik ini," kata Bupati. 

Perjuangan memperoleh opini WTP, dikatakan Bupati Wardan bukanlah suatu hal yang mudah. Namun, lanjutnya, perolehan ini adalah titik awal untuk terus menunjukkan kinerja pengelolaan keuangan yang baik demi menuju tata kelola pemerintahan Kabupaten Inhil yang baik pula. 

"Mendapatkan memang berat, tapi mempertahankan opini WTP ini akan lebih berat lagi di masa yang akan datang. Untuk itu, kinerja perlu kita pertahankan bahkan ditingkatkan, salah satunya adalah melalui peningkatan kedisiplinan dalam menjalankan tugas di seluruh lini Pemerintah Kabupaten Inhil," papar Bupati Wardan. 

Senada dengan Bupati, Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin menyatakan, keberhasilan memperoleh opini WTP tersebut, tidak lain adalah berkat dari kerja keras lintas lembaga di Kabupaten Inhil. 

"Dalam penertiban administrasi keuangan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil, kami memiliki tim penyusun LKPD (Laporan Keuangan Pemerintah Daerah) tersendiri. Hal - hal detil begitu diperhatikan dalam proses penyusunan, seperti halnya SPPD dan lain sebagainya. Tugasnya juga memenuhi informasi dan data yang diperlukan untuk penyusunan laporan," ujar Said Syarifuddin. 

Kedepan, Said Syarifuddin berharap kepada seluruh jajaran aparatur negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil agar dapat senantiasa berpediman pada regulasi yang berlaku dalam menjalankan tugas. 

"Jadikan raihan ini sebagai motivasi untuk bekerja lebih baik kedepannya. Jangan terlalu cepat puas dengan apa yang diperoleh saat ini. Bekerjalah dengan prinsip kehati - hatian," imbau Sekda. 

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Inhil, Pahrolrozy begitu bersyukur atas torehan prestasi pelaporan keuangan daerah tersebut. Menurutnya, perolehan opini WTP ini memang telah sejak dulu diperjuangkan, namun upaya untuk memperoleh WTP tersebut baru membuahkan hasil pada tahun 2016. 

"Tentunya ini merupakan suatu hal yang luar biasa, mengingat perjuangan yang tidak henti - hentinya kita lakukan selama ini untuk memperoleh WTP yang akhirnya berhasil didapat untuk pelaporan keuangan tahun 2016 di bawah kepemimpinan Bupati Wardan," kata Pahrolrozy. 

Pada kesempatan ini, Pahrolrozy mengucapkan terima kasih kepada segenap pihak yang telah memberikan dukungan dan turut berpartisipasi sehingga Pemerintah Kabupaten Inhil dapat meraih opini WTP dari BPK Provinsi Riau. 

Sebelumnya, Kepala BPK Perwakilan Provinsi Riau Harry Purwaka SE MSF Ak CA memaparkan, terdapat empat jenis opini yang bisa diberikan oleh BPK dari hasil pemeriksaan laporan keuangan daerah, diantaranya adalah Wajar Tanpa Pengecualian, Wajar Dengan Pengecualian, Tidak Wajar dan Tidak Menyatakan Pendapat. 

"Dalam penilaiannya, pemberian opini BPK ini didasarkan pada 4 kriteria yang terdiri dari kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan atau adequate disclosures, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern," terang Harry Purwaka. 

Untuk diketahui, penyerahan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah daerah tahun 2016 ini dilakukan terhadap 5 Pemerintah Kabupaten dan Kota se - Provinsi Riau, diantaranya ialah Kabupaten Indragiri Hilir, Kotamadya Pekanbaru, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Siak dan Kabupaten Pelalawan.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bagi pengembangan potensi perkelapaan, saat ini Pemerintah Kabupaten Inhil saat ini tengah merumuskan rancangan pelaksanaan pengembangan Mega Proyek Perkelapaan yang dalam waktu dekat akan segera rampung. 

"Setelah rancangan tersebut rampung, pihak pemerintah Kabupaten Inhil akan menawarkan konsep tersebut kepada Presiden Jokowi saat kunjungannya dalam Festival Kelapa Internasional nanti. Semoga saja, pak Presiden tertarik menggelontorkan dana pengembangan untuk menindaklanjuti rancangan tersebut," beber Bupati. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Paling tidak, dikatakan Bupati, dengan telah diselesaikannya grand design pengembangan perkelapaan ini, para investor domestik dapat berinvestasi pada sektor perkelapaan di Kabupaten Inhil. 

"Jadi, untuk jajaran saya di Pemerintahan Kabupaten Inhil diharapkan dapat bekerja keras. Karena saya sangat serius menangani sektor perkelapaan ini," ingatnya. 

Ditambahkan, selama 3 tahun kepemimpinannya, fokus pada sektor perkelapaan, mulai dari mengatasi permasalahan yang terjadi hingga pada aspek pengembangan. 

Bupati Wardan optimistis, Presiden Joko Widodo akan turut menghadiri penyelenggaraan Festival Kelapa Internasional yang rencananya akan digelar September mendatang dalam rangka memperingati Hari Kelapa Se - Dunia. 

"Sepertinya ada peluang untuk kita mendatangkan RI 1 (Presiden, red). Hal itu terlihat saat pertemuan yang kami laksanakan beberapa waktu lalu dengan pemerintah pusat di Jakarta dalam rangka persiapan kegiatan Festival Kelapa Internasional ini," ungkap Bupati.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN HULU - Guna mewujudkan pemerataan pembangunan di kawasan perdesaan dan perkotaan, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menerapkan 2 program sekaligus, yakni program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) dan program Infrastruktur Ibukota Kecamatan (IKK). 

"Kedua program tersebut, sudah berjalan beberapa tahun belakangan. Dengan dilaksanakannya kedua program itu, manfaat dari pembangunan pun sudah mulai terasa di kalangan masyarakat yang kini dapat menikmati akses jalan antar wilayah kian lancar tanpa hambatan," ungkap Bupati dihadapan puluhan jema'ah shalat Tarawih di Surau Darussalam, Jalan Pelajar, Tembilahan Hulu, Rabu malam (7/6/17) malam. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Untuk itu, bagi masyarakat yang belum dapat merasakan 'kue' pembangunan seperti kelancaran akses transportasi di wilayahnya, Bupati Wardan mengharapkan kesabaran masyarakat dalam menantikan berjalannya proses pembangunan. Sebab, menurutnya, pelaksanaan pembangunan tidak bisa serta - merta dilaksanakan tanpa melewati tahapan proses.

"Butuh waktu, butuh dana anggaran yang tidak sedikit. Dan kita (Kabupaten Inhil, red) tidak memiliki dana anggaran yang besar. Apalagi, Kabupaten Inhil yang akan dibangun ini merupakan Kabupaten terluas se - Provinsi Riau," sebut Bupati. 

Dalam pelaksanaan pembangunan, Bupati Wardan membeberkan, ketersediaan dana anggaran melalui APBD Kabupaten Inhil saat ini, tidak memadai untuk mengakomodasi seluruh kebutuhan akan pembangunan di 20 (Dua Puluh) Kecamatan se - Kabupaten Inhil ini. 

"Untuk itu, saya beserta jajaran saya di Pemerintahan Kabupaten Inhil, harus terlebih dahulu mencarikan sumber pembiayaan pembangunan lainnya. Misalnya saja, sumber yang berasal dari APBN ataupun APBD Provinsi Riau. Ini juga tidak bisa secara instan kita peroleh," katanya. 

Disamping itu, dijelaskan Bupati Wardan, tahapan dalam proses pembangunan, secara periodik, harus lebih dulu dimulai dari kalangan masyarakat pada tataran perdesaan maupun Kelurahan hingga sampai ke tingkat Kabupaten. Untuk itu, lanjutnya, memerlukan waktu yang tidak sebentar guna merealisasikan cita - cita pembangunan masyarakat. 

"Instrumen yang digunakan adalah Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan). Sebagaimana yang kita kenal pada tingkat desa adalah Musrenbangdes (Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa). Yang mana, dalam implementasinya, penggunaan instrumen ini merupakan satu - satunya jalan untuk mengakomodir aspirasi pembangunan yang berasal dari masyarakat itu sendiri," pungkas Bupati Wardan. 

Maka dari itu, Bupati Wardan kembali menegaskan, pembangunan tidak dapat dilaksanakan dalam waktu singkat. Terlebih, dengan kapasitas keuangan daerah yang terbatas. Namun, Bupati Wardan tetap optimistis, kedepan, seluruh kawasan se - Kabupaten Inhil akan dapat tersentuh oleh pembangunan yang terus digesa pihak Pemerintah Kabupaten Inhil. 

"Bertahap, pembangunan akan menyentuh daerah - daerah se - Kabupaten Inhil. Sampai saat ini pun, saya beserta jajaran saya di Pemerintahan Kabupaten Inhil tengah berupaya semaksimal mungkin untuk menggesa pembangunan yang merata di setiap kawasan," imbuh Wardan.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN HULU - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H Muhammad Wardan mengimbau masyarakat lebih pro - aktif memberikan pengawasan terhadap pelaksanaan program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) sebagai suatu program prioritas Pemerintah Kabupaten Inhil. 

Imbauan ini disampaikan Bupati Wardan pada pidatonya usai melaksanakan shalat terawih berjama'ah di Surau Darussalam, Jalan Pelajar, Tembilahan Hulu, Rabu (7/6/17) malam. 

Pengawasan yang diberikan masyarakat, menurut Bupati Wardan merupakan salah satu wujud pemberdayaan dari seluruh komponen masyarakat itu sendiri. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
"Memang pelaksanaan DMIJ, selain konsep yang menitikberatkan pembangunan di kawasan perdesaan, dalam konteks pelaksanaannya dituntut pula keikutsertaan masyarakat yang merupakan manifestasi dari kegiatan pemberdayaan," ungkap Bupati. 

Pengawasan tersebut, dikatakan Bupati Wardan juga dapat difungsikan sebagai sebuah instrumen untuk mengeliminir potensi penyelewengan dana anggaran pelaksanaan program DMIJ yang relatif besar hingga mencapai Rp. 180 Milyar per tahunnya atau berkisar antara 8,5 sampai 10 persen dari total APBD Kabupaten Inhil. 

"Sekiranya dari hasil pengawasan oleh masyarakat, ditemukan bukti adanya penyelewangan dana pelaksanaan DMIJ maka segera laporkan kepada saya. Begitu pula, jika ada indikasi dari oknum pelaksana maupun pengelola anggaran yang 'bermain', silahkan masyarakat langsung laporkan kepada saya," minta Bupati Wardan dengan penuh penegasan. 

Dalam pelaksanaan DMIJ, Bupati Wardan mengimbau kepada aparatur Pemerintahan Desa untuk senantiasa mengedepankan transparansi dan akuntabilitas dana anggaran. Sebab, sejak awal, lanjut Bupati, program DMIJ tersebut memang telah mengusung manajemen mesjid dalam hal pengelolaan keuangan. 

"Secara teknis, transparansi dan akuntabilitas ini dilakukan dengan cara memajang total pemasukan dan pengeluaran dari dana anggaran DMIJ di setiap Kantor Desa menggunakan papan tulis misalnya. Sehingga, masyarakat dapat mengakses informasi seputar penggunaan dana DMIJ dengan lebih leluasa tanpa ada yang ditutup - tutupi," tutup Bupati Wardan.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H Muhammad Wardan menyebut geliat ekonomi masyarakat selama bulan Ramadhan meningkat, khususnya pada kalangan masyarakat di wilayah ibukota Kabupaten Inhil, Tembilahan. 

Hal itu dinyatakan Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan pada acara Kunjungan Kerja Gubernur Riau dalam rangka Safari Ramadhan 1438 Hijriyah dan Buka Puasa Bersama guna mempererat Silahturrahmi dengan masyarakat Kabupaten Inhil di kediaman dinas Bupati Kabupaten Inhil, Tembilahan, Kamis (8/6/17) sore. 

"Selama Ramadhan, aktifitas keseharian semakin meningkat. Geliat ekonomi meningkat, dilihat dari setiap ruas jalan ada masyarakat kita yang berjualan, baik didepan rumah maupun di beberapa tepian jalan - jalan tertentu. Suasananya kondusif, kondisinya sudah baik," ungkap Bupati Wardan. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Begitu pula, aktifitas mikro ekonomi pada sejumlah pasar di Tembilahan yang juga terlihat cenderung meningkat. 

"Tentunya, ini merupakan suatu hal yang positif bagi pertumbuhan ekonomi mikro, pertumbuhan ekonomi masyarakat, dalam hal ini masyarakat Tembilahan dan sekitarnya. Semoga geliat ekonomi seperti ini dapat terus berlangsung, tidak hanya di saat bulan Ramadhan," ujarnya. 

Kendati demikian, dari sisi ketertiban, Bupati Wardan mengatakan, para pedagang yang berdagang menggunakan badan jalan perlu ditertibkan, mengingat intensitas pengguna jalan di bulan Ramadhan ini semakin meningkat. 

"Kita tidak ingin ada sesuatu hal yang buruk terjadi, seperti halnya kecelakaan. Maka, saya memandang penertiban para pedagang yang berdagang di sekitar badan jalan di jalan - jalan tertentu itu dapat sedikit ditertibkan sebagai langkah antisipatif," ingatnya. 

Kepada para pengguna jalan, Bupati Wardan kembali berpesan, agar dapat lebih fokus dalam berkendara untuk menghindari hal - hal yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan lalu - lintas. "Hati - hati dalam berkendara, jaga keselamatan, gunakan kelengkapan dalam berkendara," pesan Bupati Wardan.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Kegiatan Safari Ramadhan 1438 Hijiriyah dimanfaatkan Bupati Inhil H Muhammad Wardan untuk bersilaturahmi dan menyampaikan informasi dan mendapatkan informasi pembangunan dari masyarakat. 

Seperti dalam kunjungan Safari Ramadhan beliau di Surau Al-Karamah Jalan Pintu Air Tembilahan Kota , Selasa malam (6/Juni/17). 

Bupati menyampaikan bersyukur dalam padatnya jadwal kegiatan sebagai Kepala Daerah masih diberikan kesempatan bertemu dan berdialog langsung dengan masyarakat. 

"Dalam kesibukan saya, sehingga jarang bertatapan muka seperti ini, maka dalam bulan Ramadhan yang baik ini bisa silahturahmi dan bertatap muka langsung dengan warga," ungkapnya. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Ditambahkan, kegiatan ini juga sekaligus menyampaikan informasi kegiatan-kegiatan pembangunan yang akan dan telah dilaksanakan pemerintah, terutama Pemkab Inhil. 

"Melalui kegiatan ini juga saya sangat mengharapkan berbagai masukan, informasi, saran dan harapan dalam rangka pelaksanaan pembangunan di daerah ini," harapnya. 

Disebutkan, saat ini sudah memasuki tahun ke-4 beliau mengemban amanah dan kepercayaan untuk memimpin Kabupaten Inhil 

Diakuinya, selama tiga tahun sebelumnya masa kepemimpinannya tentu saja masih banyak harapan dan keinginan masyarakat yang belum mampu untuk terealisasikan, karena pelaksanan pembangunan itu tidak mudah. 

"Prose pembangunan itu tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan, membangun memerlukan proses yang panjang, perencanaan-perencanaan yang matang dan berdasarkan keinginan masyarakat banyak," imbuhnya. 

Tentu saja pelaksanaan pembangunan ini berdasarkan aspirasi dan keinginan masyarakat yang telah dibahas melalui forum di tingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan dan Kabupaten. 

Maka, pada pelaksanaan pembahasan pembangunan di tiap tingkatan tersebut, tokoh masyarakat harus hadir untuk menyampaikan aspirasi dan hajat mengenai pembangunan yang harus dilaksanakan di daerahnya. 

"Karena kita sudah menerapkan E-Planning, maka tidak boleh lagi ada kegiatan pembangunan tanpa melalui proses Musrenbang," ingatnya. 

Dalam kesempatan ini, beliau juga menyampaikan berbagai keberhasilan program pembangunan yang sudah dijalankan selama pemerintahannya, seperti program Desa Maju Inhil Jaya. (hil06)

INDRAGIRI HILIR, GAUNG - Pemerintah Kabupaten Kabupaten Indragiri Hilir menggelar buka puasa bersama Kerukunan Keluarga Indragiri Hilir (KKIH) Jakarta, Sabtu (3/6/17) di Hotel Grand Sahid Jakarta. 

Kegiatan buka puasa bersama ini dihadiri Bupati Inhil H Muhammad Wardan, para pejabat Pemkab dan tokoh agama serta masyarakat Inhil. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Buka puasa bersama tersebut diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Alquran dan penyerahan lukisan karikatur pembangunan jalan Sungai Piring-Teluk Pinang oleh masyarakat Gaung Anak Serka (GAS). 

Pada kesempatan itu Bupati Inhil H Muhammad Wardan mengajak warga masyarakat Jakarta asal Inhil untuk berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Seperti apapun ide dan pemikiran tersebut sangat dibutuhkan. 

"Walaupun disini sudah senang, namun jangan lupakan kampung halaman kita," ingat Wardan. 

Beliau menceritakan kondisi pembangunan daerah. Dimana dengan keterbatasan anggaran, dia dan jajaranya terus berjuang untuk mewujudkan pembangunan yang maksimal. 

Sementara itu Ketua KKIH Jakarta, H Alfian mengatakan, kegiatan tersebut disuport penuh oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil. Sedangkan pihaknya hanya membantu memfasilitasi dan mengundang masyarakat Jakarta, asal Inhil.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Indragiri Hilir Hj Zulaikhah Wardan mengapresiasi pembentukan Pusat Informasi Konseling - Remaja (PIK - R) di sejumlah wilayah Kecamatan se - Kabupaten Inhil. 

Pusat Informasi dan Konseling Remaja atau yang lebih dikenal dengan PIK-R adalah suatu wadah kegiatan Pusat Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja (PKBR) yang memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang perencanaan kehidupan berkeluarga bagi Remaja serta kegiatan-kegiatan penunjang lainnya. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
PIK Remaja sendiri merupakan bagian dari Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja (PIK - KRR) yang kemudian oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dibagi menjadi dua yaitu Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK Remaja) dan Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa (PIK Mahasiswa). 

Zulaikhah Wardan mengatakan, tujuan umum dari PIK Remaja adalah untuk memberikan informasi PKBR, Pendewasaan Usia Perkawinan, Keterampilan Hidup (Life Skills), pelayanan konseling dan rujukan PKBR. 

"Disamping itu, juga dikembangkan kegiatan-kegiatan lain yang khas dan sesuai minat dan kebutuhan remaja untuk mencapai Tegar Remaja dalam rangka tegar Keluarga guna mewujudkan Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera," sebut Zulaikha Wardan seperti keterangan tertulis yang diterima, Kamis (2/5/17). 

Menurutnya, pembentukan PIK-R sangat perlu dilakukan mengingat kaum remaja merupakan kalangan yang rentan terdampak pengaruh negatif dari lingkungan sekitarnya. Terlebih, pengaruh negatif berupa penyalahgunaan narkoba bahkan seks bebas yang kian marak terjadi di kalangan remaja. 

"Konsep yang diusung PIK-R adalah 'dari, oleh dan untuk remaja'. Sedangkan, pola yang diterapkan adalah konsultasi dan diskusi antar remaja. Sebab, kita tahu bahwa para remaja lebih tertarik bercerita atau sharing dengan sesama remaja pula," jelas Ika. 

Dijelaskan, PIK-R memiliki beberapa tahapan pengembangan dan pengelolaan, yakni PIK-R tahap tumbuh, tahap tegak dan tahap tegar dengan masing - masing spesifikasi materi dan isi pesan. 

Lebih lanjut, ia menyebutkan, pembentukan PIK-R juga dilakukan dalam rangka memberikan motivasi bagi para remaja untuk dapat melakukan kegiatan positif dalam kesehariannya. 

"Jadi ini merupakan upaya dari PKK Kabupaten Inhil bersama Pemerintah Daerah untuk menciptakan generasi 'emas' kedepannya. Generasi yang berprestasi dan terhindar dari pergaulan bebas," ungkap Zulaikha Wardan yang juga merupakan Bunda PAUD Kabupaten Inhil. 

Ia berharap, agar PIK-R dapat dibentuk di setiap wilayah Kecamatan bahkan juga di Kawasan perdesaan maupun Kelurahan se - Kabupaten Inhil guna mengakomodir kebutuhan konseling para remaja. 

"Dengan semakin banyaknya PIK-Remaja yang dibentuk maka ini semakin baik untuk membantu para remaja kita terhindar dari hal - hal yang tidak kita inginkan," imbuhnya.(hil06)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Untuk mengetahui kondisi sebenarnya penyebab kerapnya terjadi pemadaman listrik belakangan ini, Bupati Inhil H Muhammad Wardan meninjau pembangkit listrik PLTD Parit 4 Tembilahan Hulu, Selasa (30/5/17). 

Awalnya Wardan dan rombongan mendatangi Kantor PLN di Jalan Gunung Daek Tembilahan, tapi berhubung Manajer PLN Rayon Tembilahan Iwan Eka Putra disebutkan stafnya berada di PLTD Parit 4 Tembilahan Hulu, akhirnya beliau meluncur kesana. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Setibanya di PLTD Parit 4 Tembilahan Hulu, Bupati yang didampingi oleh Asisten II Rudiansyah, Kasatpol PP TM Syaefullah dan Kabag Ekonomi H Mansyur langsung dibawa Manajer PLN Rayon Tembilahan Iwan Eka Putra melihat-lihat mesin pembangkit yang ada disana dan permasalahan yang terjadi belakangan ini. 

Dalam pemaparannya, Iwan menjelaskan sebenarnya pasokan listrik bagi Tembilahan dan sekitarnya saat ini tidak ada masalah lagi. Karena ketersediaan pasokan saat ini, melebihi kebutuhan rata-rata. 

Pasokan listrik saat ini sebenarnya sudah lebih dari cukup. Beban yang diperlukan itu 14,5 MW, sementara total persediaan kita saat ini sudah mencapai 27,5 MW. Pasokan ini tersedia dari mesin kita yang lama sebanyak 12,5 MW dan mesin baru sebanyak 15 MW. 

"Pemadaman yang sempat terjadi di Tembilahan bukan karena pemadaman bergilir,namun karena ada gangguan teknis saja. Dikarenakan adanya keperluan teknis untuk penyesuaian mesin pembangkit baru," jelas Iwan. 

Termasuk terjadinya pemadaman malam tadi, karena permasalahan teknis. Hal ini bukan hanya sisi mesin tetapi juga dari sisi kontrol atau proteksi yang masih perlu direset karena ini merupakan mesin baru jadi masih perlu penyesuaian. Pemadaman bergilir untuk Tembilahan itu tidak ada. 

Sedangkan Bupati Wardan menekankan kepada Manajer PLN Rayon Tembilahan agar perbaikan yang kini sedang terus dilakukan pihak PLN untuk dapat dikerjakan secara maksimal. Agar pasokan listrik dari PLN ke masyarakat dapat segera normal kembali. 

"Diharapkan, kepada PLN agar permasalahan ini dapat ditangani dengan segera. Hal ini tentu agar masyarakat kita jangan terganggu lagi dengan pemadaman listrik yang mendadak seperti tadi malam," tegas Wardan. 

Wardan juga meminta kepada masyarakat untuk tetap menjaga ketenangan serta keamanan dan ketertiban. Saat ini ungkap Wardan, dia telah memantau langsung keadaan PLN Tembilahan dan benar dalam kondisi kontrol teknisinya. 

"Kita harap masyarakat untuk tetap tenang. Saya tadi sudah lihat langsung bahwa saat ini PLN dengan teknisinya terus mengupayakan bagaimana pasokan listrik kita normal kembali," imbuhnya.(hil05)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Ketua TP PKK Inhil didampingi Camat Tembilahan meninjau Pasar Murah Ramadan di lapangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Inhil, Selasa (30/5/17). 

Barang-barang yang dijual di pasar tersebut berupa sembako, gas elpiji, dan ayam potong. Warga tampak berbondong belanja di pasar tersebut sebab harga barang-barang di sana memang murah dibandingkan harga di pasar biasa. Hal ini tentunya sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan selama bulan suci Ramadan. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Ketua TP PKK Inhil, Hj Zulaikhah Wardan mengatakan kegiatan pasar murah ini perdana dilaksanakan. "Pasar murah ini baru pertama dilaksanakan, saya pikir ini kegiatan yang baik sekali", ucapnya. 

Ia berharap agar kegiatan ini rutin dilaksanakan pada bulan Ramadan selanjutnya. Dan pada kesempatan berikutnya itu diharapkannya agar semakin banyak distributor yang bergabung pada kegiatan ini. 

Untuk lokasi, ia menyarankan agar diadakan di tempat lain agar seluruh masyarakat mudah mengunjungi dan dapat merasakan manfaat dari pasar murah ini. 

Ia mengarahkan agar pasar murah tersebut diadakan di kantor Camat Tembilahan. Hal ini juga dikhawatirkan mengganggu akses lalu lintas. "Karena saya lihat kondisi tempat yang sempit kemudian juga sampai jalannya jebol, saya pikir untuk besok tidak dapat dilaksanakan di sini lagi, saya minta dipindahkan ke halaman kantor Camat Tembilahan, karena juga takut mengganggu lalu lintas karena kondisi jalan yang sempit", tuturnya.(hil05)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H Muhammad Wardan melakukan buka puasa bersama serta dialog interaktif bersama masyarakat di Mesjid At - Taubah Jalan Swadaya Kampung Batuah, Kelurahan Seberang Tembilahan, Kecamatan Tembilahan, Selasa (30/5/17) sore. 

Kegiatan yang difasilitasi oleh pihak Pemerintah Kecamatan Tembilahan ini digelar dengan tujuan untuk menyampaikan informasi tentang pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
"Baik informasi yang berasal dari kami selaku Pemerintah maupun dari masyarakat. Silahkan sampaikan informasi kepada saya tentang pembangunan, kemukakan kritikan dan saran karena kami juga butuh akan hal tersebut," kata Bupati di hadapan masyarakat yang memenuhi masjid tersebut. 

Bupati Wardan mengatakan, proses pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Inhil tidak sama dengan Kabupaten lain. Inhil, lanjut Bupati, yang merupakan Kabupaten terluas se - Provinsi Riau dengan jumlah penduduk ketiga terbanyak memerlukan biaya pembangunan yang sangat besar. 

"Sementara, alokasi APBD Kabupaten Inhil kita pertahun tahun itu hanya sebesar Rp 2 triliun. Dana pembangunan sebesar itu di re - alokasikan kembali kepada 20 Kecamatan yang ada. Jadi, 'potongan kue' nya kecil - kecil untuk seluruh jenis kegiatan yang dilaksanakan," terang Bupati Wardan mengawali dialog. 

Maka itu, dengan jumlah alokasi APBD Kabupaten Inhil sebesar Rp 2 triliun tersebut, Bupati Wardan pesimistis pelaksanaan pembangunan, khususnya pembangunan infrastruktur akan dapat terlaksana dalam waktu dekat. 

"Kalau hanya mengandalkan biaya itu, kapan Inhil akan bisa dibangun, maka saya bersama jajaran saya di Pemerintahan Kabupaten Inhil, berjuang mencari tambahan dana anggaran ke Pemerintah pusat maupun Provinsi Riau," tukas Bupati. 

Melalui perjuangan yang dilakukan sejak tahun 2014 silam, dikatakan Bupati Wardan, Kabupaten Inhil pun akhirnya memperoleh alokasi dana anggaran pembangunan infrastruktur dari Pemerintah Pusat dan Provinsi Riau. 

"Alhamdulillah, berkat perjuangan itu, beberapa ruas jalan di Kabupaten Inhil telah berubah status dari yang sebelumnya menjadi kewenangan pihak Kabupaten sekarang telah menjadi kewenangan Pusat maupun Provinsi. Dengan begitu, dana pembangunan itu juga akan berasal dari Pusat maupun Provinsi pula," katanya. 

Selanjutnya, Bupati Wardan mengaku, melaksanakan pembangunan bukanlah hal yang mudah. Dalam prosesnya, banyak kritikan yang diterima dari masyarakat. 

"Apalagi, di awal masa jabatan saya selaku Bupati. Ada masyarakat yang bilang, "Apa kerja Bupati?", namun kritikan atau pernyataan masyarakat seperti itu, malah menjadi motivasi bagi saya bersama jajaran saya," ujar Bupati Wardan. 

Usai pemaparan materi dialog seputar pembangunan infrastruktur oleh Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan, dengan dimoderatori oleh Camat Tembilahan, RM Sudinoto, masyarakat Kelurahan Seberang Tembilahan pun dengan antusias langsung memberikan pertanyaan - pertanyaan berkaitan kepada Bupati. 

Dalam dialog, Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan tampak begitu bersemangat menjawab pertanyaan masyarakat. Terbukti, seluruh pertanyaan berhasil dijawab dengan tuntas oleh Bupati Wardan. Setelah dialog berakhir, Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan bersama masyarakat Kelurahan Seberang Tembilahan pun disuguhi dengan Kultum menjelang berbuka puasa bersama yang dilanjutkan dengan Shalat Maghrib Berjama'ah.(hil05)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Wakil Bupati Inhil H Rosman Malomo menggelar buka puasa bersama anak panti asuhan dan masyarakat di kediamannya pada hari ke-3 Ramadhan 1438 Hijriyah, Senin (29/5/17). 

Kegiatan buka puasa bersama yang diadakan di kediaman pribadi Wabup di Jalan Pramuka Tembilahan ini dihadiri Sekda Said Syarifuddin, anggota DPRD dan beberapa pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Kegiatan yang diawali dengan khataman Al-Qur'an pada pagi hari ini juga dihadiri sejumlah anak Panti Asuhan Puri Kasih Jalan Soebrantas Tembilahan. 

Dalam sambutan Wabup H Rosman Malomo sebagai tuan rumah mengatakan, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, buka bersama ini didahului dengan khataman Al-Qur'an pada pagi harinya. 

"Saya mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang berpartisipasi pada pelaksanaan khataman Al-Qur'an yang di laksanakan pagi tadi," ujar Rosman. 

Beliau juga mohon maaf kepada undangan yang hadir, apabila dalam pelayanan kurang berkenan di hati mereka yang hadir. 

Buka puasa bersama ini diisi dengan tausiyah oleh H Muhammad Junaidi Razak (KUA Kecamatan Tanah Merah) yang dalam tausiyahnya menyampaikan, bahwa kita patut bersyukur di bulan suci Ramadhan ini, karena masih di beri kesempatan dan kesehatan untuk melaksanakan ibadah. 

"Alangkah bahagianya orang Islam yang bisa dipertemukan dengan bulan Ramadhan dan mengisinya dengan berbagai amaliyah. Maka, tingkatkan kuantitas dan kualitas ibadah selama bulan Ramadhan ini.(hil05)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Inhil H Muhammad Wardan menjadi imam shalat Isya dan Tarawih malam ke-3 Ramadhan 1438 H, Ahad malam (28/5/17) di Masjid Yayasan Amal Muslim Pancasila (YAMP) Komplek Kantor Bupati Inhil. 

Selain Bupati, tampak hadir Sekda H Said Syarifuddin, Ketua TP PKK Hj Zulaikhah Wardan dan para pejabat Pemkab Inhil lainnya pada pelaksanaan shalat Isya dan dilanjutkan shalat Tarawih ini. 

"Marilah kita tingkatkan amaliyah selama di bulan suci Ramadhan ini, untuk mengisi sisa hidup dengan amal kebaikan," pesan Wardan dalam sambutannya sebelum pelaksanaan shalat Tarawih.

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Beliau menyampaikan kebanggaannya atas ramainya jamaah yang mengikuti pelaksanaan shalat Isya dan Tarawih di masjid ini, demikian juga di masjid lainnya di kota Tembilahan. 

"Semoga jamaah yang selalu ramainya ini dapat bertahan sampai selesainya Ramadhan dan untuk seterusnya," harapnya. 

Diingatkan, agar saat meninggalkan rumah dalam kondisi kosong saat pergi shalat Tarawih dan kegiatan lainnya, agar memastikan kompor sudah dalam kondisi dimatikan dan pintu benar-benar sudah dikunci semuanya. 

"Agar terhindar dari pencurian dan kebakaran," sebutnya. 

Dianjurkan, kaum muslimin selalu mendoakan bagi keselamatan dan kemajuan Kabupaten Indragiri Hilir. Sehingga pelaksanaan pembangunan dapat berjalan dengan baik. 

Sebelum pelaksanaan shalat Tarawih juga diisi tausiyah Ramadan oleh Ustad H Abdul Bar Samad, yang menyampaikan agar kaum muslimin memperbanyak membaca Al Qur'an. 

"Juga selalu memelihara shalat lima waktu dan memperbanyak sedekah dan perbuatan kebajikan lainnya," urainya.(hil05)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H Muhammad Wardan membuka kegiatan Pasar Murah Ramadhan tahun 2017 yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Inhil, Senin (29/5/17). 

Gelaran pasar murah Ramadhan tersebut, dimaksudkan untuk meringankan beban masyarakat perihal pemenuhan kebutuhan sejumlah bahan pokok. 

"Di pasar murah ini, masyarakat dapat memperoleh beberapa bahan pokok, seperti beras, gula, tepung, minyak goreng, gas, dan lain sebagainya guna memenuhi kebutuhan sehari - hari," ungkap Bupati Wardan. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Selain ditujukan bagi masyarakat selaku konsumen, pasar murah Ramadhan tersebut juga digelar dengan tujuan untuk memberi kemudahan bagi para pedagang dalam mendistribusikan barang dagangan. 

"Melalui pasar murah Ramadhan ini, para pedagang dapat mendistribusikan barang dagangannya tanpa terhambat dalam persoalan harga. Jadi, silahkan dimanfaatkan sebaiknya momentum ini," kata Bupati Wardan. 

Bupati mengimbau kepada Disperindag Inhil selaku pihak penyelenggara mewakili Pemerintah Kabupaten Inhil agar dapat mengantisipasi habisnya persediaan bahan pokok di Pasar Murah Ramadhan tersebut. 

"Jangan sampai hal ini terjadi, ketika masyarakat datang stok bahan pokok tidak cukup. Stok harus dalam kondisi cukup. Ini wujud tanggung jawab penyelenggara yang telah mengumumkan gelaran ini," imbaunya. 

Kendati demikian, Bupati Wardan menyampaikan apresiasi terhadap pihak panitia penyelenggara yang telah berupaya mempersiapkan gelaran pasar murah Ramadhan. 

"Sebagai wujud dukungan atas penyelenggaraan pasar murah Ramadhan ini, kami dari pihak Pemkab Inhil telah menyediakan 50 tenda bagi para pedagang. Tolong dimanfaatkan sebaiknya, agar pasar murah ini dapat sukses penyelenggaraannya hingga akhir," harapnya. 

Sebagaimana diketahui, terdapat 10 perusahaan partisipan dalam pasar murah Ramadhan yang digelar oleh Disperindag Kabupaten Inhil. Sedangkan, terkait harga jual komoditas yang tersedia di pasar murah Ramadhan juga relatif berada dibawah harga konvensional. 

Adapun harga jual sejumlah bahan pokok di pasar murah Ramadhan diantaranya beras Rp 45.000/ 5 kilogram, gula Rp. 12.000 perkilogram, gas Rp 18.000, ayam potong Rp 27.000 perkilogram, tepung Rp 7000 perkilogram dan minyak goreng Rp 11.000 perkilogram.

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Inhil H Muhammad Wardan memgajak para alumni Universitas Riau asal Inhil agar dapat berkontribusi dan bersama membangun daerah. 

Diungkapkan Bupati, melalui wadah Ikatan Alumni Universitas Riau yang berasal dari berbagai latar belakang keilmuan, maka para alumni ini dapat membahas dan mengeluarkan pemikirannya buat pembangunan Inhil. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
"Ikatan ini ada latar belakang emosional, ada nilai kebersamaan dan solidaritas yang begitu kuat yang harus kita pupuk kedepannya, khususnya dalam upaya bersama-sama membangun daerah ini" ungkap Bupati Wardan, baru-baru ini. 

Diyakininya, sebagai Universitas paling lama berdiri, Universitas Riau telah begitu banyak berkiprah dalam memberikan kontribusi terhadap pembangunan di Provinsi Riau, termasuk di Kabupaten Inhil. 

"Banyak alumni yang telah malang - melintang di berbagai lini kehidupan, seperti menjadi pejabat di pemerintahan, anggota legislatif, pengusaha, akademisi dan lain sebagainya," ujarnya. 

Untuk iti, beliau yakin sumbangsih berupa ide, gagasan juga begitu banyak, terutama bagi daerah Kabupaten Inhil ini. 

Selanjutnya, dengan telah terbentuknya IKA UR, agar dapat segera menyusun program kerja yang disejalankan dengan program pemerintah Kabupaten Inhil guna mendukung penyelenggaraan Daerah.(hil05)

INDRAGIRI HILIR, KERITANG - Wakil Bupati H Rosman Malomo menghadiri Haul Sulthon Auliya Syekh Abdul Qadir Al Jailani dan Romo KH Ahmad Jauhari Umar, Kamis malam (25/5/17). 

Kegiatan Haul yang disejalankan dengan Milad ke-10 Ponpes Darussalam Tegal Rejo yang digelar di halaman Ponpes Darussalam Tegal Rejo ini turut dihadiri anggota DPRD Inhil Sulaiman, Kepala Desa serta pengurus Ponpes Betung Palembang. Kegiatan ini diawali dengan tahlilan yang dipimpin KH Muhmmad Saleh. Ponpes Darussalam ini sudah berdiri sejak 15 tahun lalu. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Wakil Bupati H Rosman Malomo menyambut baik kegiatan-kegiatan seperti ini, selain dalam upaya peningkatan syiar Islam juga meningkatkan paling tidak silaturahim. 

Beliau menambahkan, sejak awal berdiri, Ponpes ini terus mengalami perkembangan, sehingga dapat membantu perkembangan dan kemajuan dunia pendidikan di Inhil. 

"Semoga acara-acara seperti ini yang di adakan oleh Ponpes Darussalam terus berkembang dan Pemerintah akan terus memberikan bantuan sesuai dengan kemampuan," sebutnya. 

Pada kesempatan tersebut menghadirkan penceramah ustadz KH Fahruddinnur dari Ponpes Al-Baqiatusa’adiyah Kuala Tungkal, Provinsi Jambi. 

Dalam tausiahnya menyampaikan, penyakit hati bersumber dari 3 macam, yakni penyakit sombong, dengki dan terlalu tamak urusan dunia. 

Pada malam ini juga dilaksanakan pengijazahan Qalbu Quran Jawahirus Saniyah, Jawahirul Maani oleh KH Zainal Abidin. Haul ini ditutup dengan saling maaf-memaafkan dan bersalaman-salaman seluruh undangan yang hadir.

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H Muhammad Wardan menandatangani nota kesepahaman (MoU) pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dengan sejumlah institusi, Rabu (24/5/17). 

Penandatanganan MoU antara Pemkab Inhil dengan PT Pos Indonesia (Persero), PT Bank Rakyat Indonesia, PT Bank Riau - Kepri dan PT PLN (Persero) Area Rengat ini dilakukan di Gedung Engku Kelana Tembilahan. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan bertindak atas nama Pemerintah Kabupaten Inhil. Sedangkan, untuk masing - masing institusi lainnya diwakili oleh Dr Irvan Gustari selaku Direktur Utama PT. Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri, Erizal selaku Pimpinan Wilayah PT Bank Rakyat Indonesia Pekanbaru, Budi Prakoso Kepala Kantor Wilayah Regional II PT Pos Indonesia dan Joy Mart S Sihaloho Manajer PT PLN Area Rengat. 

Dalam kegiatan ini juga dilakukan penyerahan SPPT PBB kepada Wajib Pajak di 3 kecamatan, yakni Kecamatan Tembilahan, Tembilahan Hulu, Kecamatan Batang Tuaka serta sekaligus dilaksanakan pula Pekan Panutan PBB-P2 Tahun 2017. 

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Inhil, Aslimudin mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan tersebut dimaksudkan sebagai momentum dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya ketaatan membayar pajak daerah khususnya PBB-P2 secara tepat waktu. 

"Tujuan dari kegiatan ini adalah memastikan SPPT PBB-P2 telah disampaikan kepada masyarakat sebagai wajib pajak dan telah dimulainya pembayaran PBB-P2 yang dapat dilakukan secara online atau melalui ATM maupun SMS Banking pada Bank Persepsi," ungkap Aslimudin. 

Sementara itu, Bupati Kabupaten Inhil, H Muhammad Wardan mengatakan, meyakini penandatanganan MoU yang dilakukan tidak hanya akan menjadi kegiatan seremonial belaka, melainkan juga akan ada tindaklanjut oleh pihak terkait. 

"Wujud tindaklanjut itu dapat berupa penyusunan program-program, terutama bagi instansi terkait dengan pendapatan daerah, buat schedule yang jelas, berikan target kepada masing-masing Kecamatan, Desa dan Kelurahan untuk merealisasikan program yang telah disusun," imbau Bupati Wardan. 

Kepada Camat, Lurah, dan Kepala Desa dari 3 Kecamatan, termasuk 17 Kecamatan lainnya, Bupati Wardan berharap, agar serius menindaklajuti persoalan pembayaran PBB-P2 ini sehingga penerimaan daerah dapat optimal. 

"Kepada Camat saya ingatkan untuk ikutserta mendorong, mengawasi, mengevaluasi para Lurah, Kepala Desa, dan Kolektor yang ditunjuk agar mereka serius dan sungguh-sungguh melaksanakan pemungutan PBB-P2 diwilayah kerja masing-masing 

Sebagaimana diketahui, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) terdiri dari PBB-P2 dan PBB-P3. PBB-P2 terdiri dari Pajak Bumi dan Bangunan perdesaan dan perkotaan. sedangkan komponen PBB-P3 terdiri dari pertambangan, perkebunan dan perhutanan. 

Pasca diberlakukannya UU No. 28 tahun 2009 tentang Pajak dan Retribusi Daerah maka PBB Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dapat dijadikan sebagai salah satu sumber yang bisa memberikan kontribusi bagi peningkatan pendapatan asli daerah Kabupaten Indragiri Hilir. 

"Dengan ditandatanganinya MoU ini maka saya harapkan pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Badan Pendapatan Daerah dan Organisasi Perangkat Daerah terkait dapat melaksanakan butir-butir yang tercantum dalam MoU dimaksud dengan baik, bangun kerjasama dan saling komunikasi secara intensif lancar dan sesuai dengan prosedur yang berlaku," minta Bupati Wardan. 

Kewenangan pengelolaan PBB-P2 secara langsung kepada Kabupaten Indragiri Hilir, dikatakan Bupati Wardan, telah sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) No. 01 tahun 2014 tentang Perubahan Perda no. 25 tahun 2010 tentang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan serta telah memasuki tahun ke 4, diawali pada tahun 2014 lalu. dengan adanya kesepakatan kerjasama, lanjut Bupati Wardan, maka pengelolaan tempat pembayaran PBB-P2 ini, akan dilakukan oleh 2 (dua) Bank persepsi dan PT. Pos Indonesia di Kabupaten Indragiri Hilir. 

"Diharapkan, langkah kerja sama yang dijalin ini akan mempermudah akses pembayaran pajak daerah serta mendekatkan wajib pajak ke tempat pembayaran dengan sistem online, baik melalui ATM atau SMS Banking maupun secara langsung melalui Kantor Cabang dan Kantor Cabang Pembantu dari Bank Persepsi dan PT Pos Indonesia tersebut," pungkasnya. 

"Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi ini saya pun berharap akan dapat meningkatkan pendapatan daerah, khususnya PBB-P2 di Kabupaten Indragiri Hilir," ujar Bupati Wardan. 

Bupati Wardan mengaku menyadari, masih terdapat data PBB-P2 yang belum valid. Untuk itu, Bupati Wardan meminta kepada perangkat daerah terkait, perangkat Kecamatan, Kelurahan dan Desa secara bersama- sama dan sinergis dapat memperbaiki data wajib pajak yang pada akhirnya bisa meningkatkan pendapatan daerah sebagai sumber pembiayaan pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat. 

Disamping itu, Bupati Wardan mengatakan, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir juga akan melaksanakan kerjasama dengan pihak PLN. Dia mengharapkan, melalui kerjasama tersebut, nantinya dapat meningkatkan pendapatan daerah melalui setoran pajak penerangan jalan (PPJ) yang pada setiap penyetoran hendaknya juga dilengkapi dengan data pelanggan yang valid sehingga tidak akan terdapat permasalahan ketika dilakukan audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. 

"Sebaliknya, Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, diharapkan juga dapat membayar tagihan listrik penerangan jalan umum (PJU) dan gedung Pemerintah Daerah kepada pihak PLN secara tepat waktu. Begitu juga halnya terkait listrik swadaya masyarakat dan pemasangan meterisasi PJU, jika masih terdapat permasalahan dilapangan mari kita carikan solusi terbaik untuk penyelesaiannya," tandas Bupati Wardan. 

Kegiatan penandatanganan MoU pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dengan sejumlah institusi dan penyerahan SPPT PBB kepada Wajib Pajak di 3 kecamatan di Kabupaten Inhil tersebut, turut disaksikan oleh unsur Forkopimda Inhil, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Camat dan Tokoh Masyarakat Inhil.(hil05)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Indragiri Hilir Hj Zulaikhah Wardan mengikuti seminar nasional pendidikan keluarga yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia (RI) di Hotel Sunan Solo, Solo, Senin, (21/5/2017). 

Seminar Nasional ini diselenggarakan atas kerja sama dengan Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja (KK) dan TP PKK Pusat. Kegiatan ini diikuti oleh 550 orang peserta yang terdiri dari pengurus TP PKK Pusat, Ketua TP PKK Provinsi dan Kabupaten / Kota Se-Indonesia selama 3 hari kedepan. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Zulaikhah Wardan menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan Seminar Nasional ini, mengingat kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka mewujudkan generasi penerus yang berkarakter, berakhlak mulia, ceria, mandiri, cerdas dan berintegritas. 

"Usai mengikuti seminar, setiap Ketua maupun pengurus PKK tingkat Provinsi maupun Kabupaten / Kota haruslah mentransfer dan mengaplikasikan ilmu dan pengetahuan yang telah diperoleh dengan cara mengikutsertakan kaum ibu dalam seminar yang digagas oleh TP PKK di masing - masing wilayah," tukas Ika, sapaan akrab Zulaikhah Wardan. 

Transfer serta penerapan ilmu dan pengetahuan tersebut, menurut Ika, menjadi suatu hal yang krusial untuk dilakukan mengingat dalam pelaksanaan seminar, pihak penyelenggara memaparkan pemantapan karakter dan mental anak salah satunya dapat dipengaruhi oleh pola asuh masing - masing orang tua. 

"Pola asuh yang menjadi bagian dari pendidikan keluarga merupakan suatu hal yang krusial yang harus dilakukan sejak anak masih berada dalam kandungan. Bahkan, terkait hal ini, setiap pasangan haruslah menyusun pola asuh sedari masa sebelum menikah yang kemudian akan diterapkan usai memiliki anak," pungkasnya. 

Ditambahkan, Kemendikbud telah bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) untuk merumuskan pola asuh anak yang baik dan benar serta komprehensif untuk kemudian diterapkan pada keseharian dalam keluarga. 

Diketahui, untuk kawasan Provinsi Riau, turut berpartisipasi pada penyelenggaraan seminar nasional ini, Ketua TP PKK Provinsi Riau Sisilita Arsyadjuliandi Rachman beserta Wakil Ketua TP PKK Provinsi Riau Rismiati Wan Thamrin Hasyim, Ketua TP PKK Kabupaten Inhil Hj Zulaikhah Wardan, Ketua TP PKK Kabupaten Pelalawan, Ketua TP PKK Kabupaten Kuantan Singingi dan Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hulu.(hil05)
Diberdayakan oleh Blogger.