INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir HM Wardan melalui Sekretaris Daerah H Said Syarifuddin sampaikan pidato pengantar terhadap Delapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) kepada DPRD Inhil 

Pidato penyampaian delapan Ranperda tersebut dilakukan pada Rapat Paripurna ke 2 Masa Sidang I Tahun 2018, Senin (15/1/18) yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Inhil H Ferryanndi dan didampingi Ketua DPRD Inhil H Dani M Nursalam beserta para Wakil Ketua lainnya. 

Adapun delapan Ranperd usulan yang disampaikan oleh Sekda yaitu, Ranperda tentang penambahan penyertaan modal tehadap PDAM Tirta Indragiri, penyertaan modah PT Bank Riau Kepri, Penyertaan modal PD BPR Gemilang, Badan usaha milik daerah, Percepatan Resi Gudang, Tataniaga kelapa, Pedoman pembentukan Bumdes dan Ranperda tentang mesjid paripurna. 

"Adapun delapan Ranperda yang Diajukan tersebut berdasarkan propemperda yang diajukan oleh pemerintah daerah," sebut Said Syarifuddin. 

Sekda berharap kepada tim dari pemerintah daerah maupun dari DPRD dapat bekerjasama dengan baik selama proses pembahasan, serta tidak ada kendala yang ditemui selama pembahasan. 

"Kita berharap delapan Ranperda ini dapat dikaji bersama dan bisa dibahas secepatnya oleh tim yang telah dibentuk," imbuhnya.(kom01)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir HM Wardan mengharapkan sebelum menjalani cuti, maka semua urusan dan administrasi yang memerlukan tanda-tangannya harus sudah rampung. 

Terhitung mulai tanggal 12 Februari mendatang, Wardan sudah menjalani cuti, dikarenakan sesuai ketentuan petahana yang kembali mengikuti Pilkada harus mengacukan cuti. 

"Saya mengharapkan, sebelum saya cuti semuanya sudah selesai segala urusan yang biasanya dijalankan bisa berjalan dengan lancar seperti biasanya," tegasnya, saat Rapat Evaluasi Kegiatan Pembangunan Tahun 2017 di Gedung Engku Kelana Tembilahan, Senin (8/1/18) lalu. 

Untuk itu, ia pun sudah menginstruksikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menindaklanjuti segala dokumen yang memerlukan tanda tangannya. 

‘’Jika ada yang perlu tandatangan, segera naikkan ke meja saya, jangan nanti dijadikan alasan pekerjaan terlambat karena tandatangan saya. Kalau surat belum sampai ke meja saya, bagaimana saya mau tanda tangan,’’ katanya. 

Selain itu, ia juga berpesan agar seluruh jajarannya bekerja dengan baik, agar tidak ada temuan yang bisa menghambat pekerjaan, mengingat Inhil telah menerima Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK. 

‘’Yang paling saya harapkan itu zero temuan, jadi bekerja dengan baik, selesaikan segala sesuatu yang belum terselesaikan secepatnya,’’ tukas HM Wardan. 

Dia juga telah menekankan kepada tiap organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memberikan pelayan yang terbaik pada warga. 

"Saya pesankan kepada seluruh OPD tetap semangat untuk bisa melayani warga dengan sebaik-baiknya. Bagi kami adalah kepentingan warga yang nomor satu, pelayanan yang terbaik adalah nomor satu, itulah yang menjadi skala prioritas kami," ujarnya.(

INDRAGIRI HILIR, KERITANG - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir HM Wardan mengimbau masyarakat untuk melengkapi administrasi kependudukan guna mengoptimalkan jalannya Pilkada serentak tahun 2018 yang sebentar lagi akan diselenggarakan. 

Hal ini disampaikan Bupati pada saat menghadiri prosesi haul Abdul Qadir Jailani bersama Gubernur Riau (Gubri), Arsyadjuliandi Rachman di Desa Pengalihan, Keritang, Selasa (9/1/18) malam. 

Bupati mengajak segenap elemen masyarakat untuk bersama - sama mendukung pencanangan gerakan sadar pemilu yang diawali dengan upaya melengkapi administrasi kependudukan, seperti pembuatan KTP - Elektronik (KTP - E). 

"Alhamdulillah, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sudah bergerak aktif menjemput 'bola' demi terpenuhinya kebutuhan administrasi kependudukan, seperti KTP - E dan itu gratis. Tinggal kita, selaku masyarakat yang harus berperan aktif mengurus pembuatan KTP - E" pungkas Bupati. 

Dalam konteks penyelenggaraan PIlkada serentak, kelengkapan administrasi kependudukan, seperti halnya KTP - E, dikatakan Bupati, adalah sebuah upaya untuk mengantisipasi rendahnya partisipasi masyarakat karena ketiadaan identitas diri. 

"Jangan sampai kita tidak memiliki identitas diri dan golput dalam Pilkada serentak nantinya. Kita mempunyai hak untuk menetukan siapa pemimpin kita dan siapa wakil rakyat kita untuk 2019. Suara Bapak dan Ibu sangat berarti untuk hal yang menentukan tersebut," kata Bupati. 

Selanjutnya, Bupati juga mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga situasi penyelenggaraan Pilkada agar tetap kondusif. 

"Mari bersama-sama kita menjaga keamanan, ketertiban negeri kita, kampung kita agar peneyelenggaraan Pilkada nanti dapat terselenggara dengan baik, sukses dan lancar," tukasnya. 

Senada dengan Bupati Inhil HM Wardan, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman juga turut mengimbau kepada masyarakat agar menjaga kondusifitas situasi dalam setiap tahapan Pilkada Serentak. Menurutnya, situasi pada saat Pilkada berlangsung akan berimbas pada stabilitas politik daerah. 

"Semakin kondusif situasi penyelenggaraan Pilkada, maka akan semakin stabil kondisi perpolitikan daerah. Situasi kondusif serta Stabilitas politik yang terjaga adalah sebuah cerminan Pilkada yang demokratis dan beradab," jelas Gubri. 

Dalam penyelenggaraan Pilkada serentak nanti, Gubernur mengingatkan kepada segenap elemen masyarakat, agar jangan mudah terprovokasi oleh pihak - pihak yang tak bertanggung jawab. Lebih lagi, oleh provokasi bermuatan SARA. 

"Kita perlu menjaga persatuan dan kesatuan. Kita hidup dalam keberagaman suku, budaya, keyakinan dan sebagainya. Namun hal itu, bukanlah menjadi alasan untuk kita terpecah - belah, namun jadikan hal tersebut sebagai sebuah kebanggaan atas kekayaan bangsa dan negara," tandas Gubri seraya kembali menegaskan kepada masyarakat agar tdak mudah terprovokasi untuk kepentingan sesaat Pilkada serentak pihak yang tidak bertanggung jawab.(kom01)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir HM Wardan menghadiri haul Syekh Abdul Qadir Jailani bersama Gubernur Riau (Gubri), Arsyadjuliandi Rachman, Jalan Datuk Boge, Desa Pengalihan, Keritang, Selasa (9/1/18). 

Di sana, kehadiran Bupati juga untuk memenuhi undangan haul H Mandu dan Hj Nuhrah serta syukuran atas kelulusan pendidikan putra - putri almarhum dan almarhumah. 

Pada kesempatan itu, di hadapan masyarakat yang hadir, Bupati menyampaikan informasi tentang pembangunan, terutama pembangunan infrastruktur yang telah dilaksanakan dalam masa jabatannya sejak tahum 2013 lalu. 

"Kegiatan pembangunan yang kita laksanakan dengan melibatkan langsung masyarakat memang masih dihadapkan dengan kendala keterbatasan anggaran yang menjadi problema klasik sejak dulu," pungkas Bupati. 

Namun, Bupati menuturkan, permasalahan yang dihadapi, tidak menjadi sebuah alasan untuk Pemerintah Kabupaten Inhil bersama masyarakat melaksanakan pembangunan. Dia mengaku, sebagai seorang Kepala Daerah telah berupaya mencari sumber pembiayaan pembangunan, baik yang berasal dari Pusat maupun Provinsi. 

"Tentunya, masih banyak kegiatan pembangunan yang belum kita laksanakan karena keterbatasan anggaran. Seperti, jalan yang di depan kita ini, yang menghubungkan Simpang Granit dengan Pelabuhan Samudera Kuala Enok yang saat ini telah berstatus jalan Nasional" ungkap Bupati. 

Bupati berharap, kedepan, pembangunan infrastruktur yang menjadi harapan masyarakat dan prioritas Pemerintah Kabupaten Inhil dapat terwujud secara optimal.(kom01)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Inhil HM Wardan mengajak para pengrajin dan stake holder terkait memaksimalkan pengelolaan dan promosi potensi kerajinan daerah khas Kabupaten Indragiri Hilir. 

Bupati Inhil menyampaikan kegiatan pertemuan para pengrajin guna berbagi pengetahuan dan wawasan harus sering diadakan. Ia juga mengajak kepada para pengrajin agar dapat saling menjaga komunikasi untuk menjalankan program yang dibuat. 

"Inhil ini merupakan kabupaten yang kaya, yang memiliki potensi luar biasa namun belum dapat memaksimalkan manfaatnya. Contoh kerajinan yg berpotensi di Inhil ialah kelapa, semua bagian dari kelapa dapat dimanfaatkan atau digunakan membuat kerajinan," ungkapnya. 

Wardan berharap kepada lintas sektor terkait untuk melakukan pendataan potensi, karena menurutnya masing-masing kecamatan di Inhil memiliki potensi sendiri. 

"Saya pikir hambatan kita ini adalah kurangnya bahan baku, bisa saja Dinas Perkebunan dan Dinas Pertanian membantu untuk penyediaan bahan baku dengan membuat kebun bahan baku kerajinan, seperti kebun pandan dan sebagainya," imbuhnya.(kom01)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir HM Wardan menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Nota Kesepakatan dengan sejumlah instistusi negara di Gedung Engku Kelana, Jalan Baharuddin Jusuf, Tembilahan, Senin (8/1/18). 

Penandatanganan NPHD dilakukan oleh Bupati Inhil dengan Polres Inhil dan Kodim 0314/Inhil. Sedangkan, Nota Kesepakatan ditandangani oleh Bupati Inhil bersama Sekretaris Daerah, Kepala BPKAD dan Kepala Bapenda bersama Kejaksaan Negeri Inhil. 

NPHD yang ditandatangani berisikan tentang Dana Pengamanan Pilkada Serentak 2018. Sementara, Nota Kesepatakan yang ditandatangani berisikan tentang Bantuan Hukum dan Pertimbangan Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. 

Menurut Bupati Inhil, pelaksanaan Pilkada merupakan sebuah instrumen penting dalam penyelenggaraan negara dengan prinsip demokrasi. Sebab, seorang Kepala Daerah yang dipilih langsung oleh masyarakat akan menentukan nasib sebuah daerah nantinya. 

"Nasib sebuah daerah bergantung dari setiap kebijakan - kebijakan yang diambil. Kepala Daerah yang dipilih secara demokratis adalah Kepala Daerah pilihan rakyat, diamanahkan untuk menjadi seorang pemimpin dan dianggap memiliki kecakapan untuk memimpin," kata Bupati. 

Penyelenggaraan Pilkada serentak di 171 Kabupaten / Kota, dikatakan Bupati, adalah kebijakan strategis Pemerintah Pusat. Untuk itu, lanjutnya, daerah Kabupaten Inhil merasa perlu mengoptimalkan penyelenggaraan dengan menjaga kondusifitas situasi. 

"Salah satu langkah yang diambil untuk menciptakan situasi yang kondusif adalah dengan memberikan pengamanan terhadap penyelenggaraan Pilkada oleh unsur TNI / Polri," pungkas Bupati. 

Bupati mengungkapkan, terdapat sekitar 4 milyar rupiah dana pengamanan Pilkada yang dialokasikan melalui APBD tingkat I Kabupaten Inhil, masing - masing diperuntukkan bagi Polres Inhil sedikitnya Rp 2,5 milyar dan Kodim 0314/Inhil senilai Rp 1,5 milyar. 

"Saya berharap dengan alokasi dana tersebut dapat membantu kedua institusi dalam melaksanakan pengamanan. Saya yakin dan percaya, kedua institusi negara ini akan manpu melaksanakan tugasnya dengan baik dan profesional sehingga Pilkada serentak dapat terlaksana dengan lancar dan sukses sesuai ekspektasi kita semua," harap Bupati. 

Disamping itu, penandatanganan nota kesepakatan tentang bantuan hukum dan pertimbangan hukum bidang perdata dan tata usaha negara bersama Kejaksaan Negeri Inhil, dikatakan Bupati, sangat diperlukan guna memperkuat penyelenggaraan daerah melalui kerangka otonomi daerah. 

"Penyelenggaraan daerah yang baik dapat dicapai melalui bantuan hukum, pertimbangan dan tindakan hukum lainnya. Berkenaan dengan penandatanganan ini, semoga dapat memberikan keleluasaan bertugas bagi PNS, serta pejabat oengambil keputusan di instansi masing - masing," pungkas Bupati. 

Bupati mengatakan, bantuan dan pertimbangan hukum dari pihak Kejaksaan Negeri selaku lembaga yudikatif di tingkat daerah merupakan suatu hal yang sangat diharapkan oleh seluruh jajaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil. 

"Sebab, ini akan membangun kepercayaan diri dari para pejabat pengambil keputusan di Pemerintahan Kabupaten Inhil berkenaan dengan penggunaan anggaran yang akan berimbas positif pada serapan APBD yang optimal di setiap tahun anggaran," jelas Bupati. 

Kepada jajarannya, Bupati mengimbau, agar tidak sungkan melakukan konsultasi hukim dengan pihak Kejaksaan Negeri Inhil ketika terdapat keraguan dalam mengambil keputusan. 

"Silakan konsultasi dengan Kejaksaan. Seperti yang dikatakan Kepala Kejaksaan, pihaknya senantiasa membuka lebar pintu konsultasi. Kita tidak ingin terjerumus ke permasalahan hukum karena tidak paham aturan," ujar Bupati seraya memberikan apresiasi atas sikap transparan pihak Kejaksaan Negeri Inhil.(kom01)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Sekda Inhil H Said Syarifuddin mengikuti apel Hari Ulang Tahun1 Satuan Pengamanan (Satpam) ke- 33 Tahun 2018 Provinsi Riau yang di pusatkan di halaman Kantor Gubernur Riau, Sabtu (6/1/18). 

Bertindak selaku Inspektur Upacara HUT Satpam ke-33 Sekda Provinsi Riau Ahmad Hijaz. Usai pelaksanaan apel dilaksanakan penyerahan piagam penghargaan kepada Satpam yang berprestasi, diantaranya 3 orang Satpam dari Kabupaten Inhil. Disamping itu juga dilaksanakan peragaan pengamanan latihan tingkat dasar Satpam. 

Apel tersebut turut dihadiri Kapolda Riau, unsur Forkopimda Provinsi Riau, Asisten dan Staf Ahli Gubernur, TNI/Polri serta Satpam se-Provinsi Riau. 

Sedangkan Sekda Said Syarifuddin didampingi Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Putra SIK MH. Sekda Said Syarifuddin mengharapkan prestasi yang diraih oleh 3 Satpam asal Kabupaten Inhil dapat menjadi motivasi bagi Satpam yang lainnya. 

"Agar mereka dapat menjalankan tugas dengan baik dengan maksimal dibawah binaan polisi, dalam hal ini Polres Inhil. Karena keberadaan mereka diperlukan lembaga dan masyarakat," katanya. 

Sementara itu Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Putra SIK MH menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih oleh Satpam yang ada di wilayah hukum Polres Inhil. 

"Maka, kualitas dan kemampuan mereka perlu ditingkatkan lagi. Untuk itu, kami bekerjasama dengan perangkat yang ada untuk melatih terutama meningkatkan kemampuan mereka," imbuhnya.

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Sungguh tiada disangka dan diduga, seorang juru sapu Rumah Dinas Bupati Kabupaten Indragiri Hilir dan 2 orang guru mengaji akan segera menunaikan ibadah umrah secara gratis. 

Ketiga orang masyarakat Inhil yang termasuk kategori masyarakat kurang mampu itu berangkat menunaikan ibadah haji umroh ke tanah suci, Mekkah setelah semua biaya ditanggung oleh Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan. 

Ketiga orang masyarakat Inhil yang mendapat Ibadah Umrah gratis itu ialah ibu Mastiah, janda paruh baya yang kesehariannya bekerja sebagai tukang sapu di Rumah Dinas Bupati Inhil. Sementara dua orang lainnya, yakni Zarkasih dan Ahmad Daus merupakan guru mengaji di Kota Tembilahan. 

Ibu Mastiah yang mendapat panggilan melaksanakan ibadah umroh ini awalnya tak menyangka dengan Rezeki yang diterimanya. Semula, seusai melaksanakan rutinitas pekerjaannya menyapu di kediaman dinas Orang Nomor Satu di Inhil itu, tiba - tiba saja dipanggil Bupati di ruang tamu. 

"Saya awalnya sangat takut ketika pak Bupati HM Wardan meminta saya untuk bertemu di ruangan tamu rumah dinas itu, saat itu tidak hanya saya masih ada dua orang guru ngaji yang juga dipanggil," akunya, Jumat (5/1/18) pagi. 

Dengan perasaan yang was - was akan apa yang akan disampaikan oleh Bupati. Mastiah pun melangkahkan kakinya menuju ruang 4 kali 2 meter yang diisi dengan perabot bermerek. 

"Disana (ruang tamu, red) telah duduk pak Wardan. Saya pun bertanya,"ada apa ya pak?,". Beliau tidak menjawab, namun mempersilakan saya duduk didepannya," terang Mastiah menjelaskan. 

Perasaan was - was dan bertanya - tanya semakin membuncah di liang kepala karena tidak tahu kabar apa yang akan Dia dengar dari mulut Bupati. Dengan sedikit tertunduk, Mastiah pun duduk didepan Bupati dengan 2 orang lainnya yang tidak lain adalah guru mengaji. 

Setelah duduk kursi tamu yang mewah, Bupati pun mulai membuka kata. Ternyata, apa yang dikhawatirkan oleh Mastiah sedari awal adalah sebuah kekeliruan. Bupati Inhil, HM Wardan memberikan tawaran kepadanya untuk menunaikan ibadah haji umrah bersama 2 orang guru mengaji lainnya. 

'Bagai mimpi di siang bolong', tawaran Bupati untuk menunaikan ibadah umrah itu, sontak membuat Mastiah kaget bukan kepalang dan sedikit tidak percaya atas apa yang didengarnya. 

"Saya terkejut, Saya tak kuat dan sangat berterima kasih atas tawaran tersebut. Entah mimpi apa Saya semalam," ujar Mastiah dengan kalimat yang terbata - bata seraya menitikkan air matanya. 

Pemberian umrah gratis oleh Bupati Inhil, HM Wardan kepada ketiga orang tersebut, bukan lah tanpa alasan. Menurut Bupati, alasan utama dirinya menunaikan umrah ketiga orang ini adalah dengan dasar pertimbangan dedikasi dan ketaatan dalam menjalankan ibadah. 

"Meski dalam kehidupan yang sangat sederhana, mereka melaksanakan pekerjaannya dengan baik juga dengan dedikasi yang tinggi tanpa melupakan kewajibannya sebagai muslim untuk senantiasa beribadah," ungkap Bupati di kediamannya.(kom01)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Pasca kunjungan ke 'Kampoeng Selfie' di Jalan Datuk Bandar, Tembilahan beberapa waktu lalu, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir HM Wardan berkeinginan untuk menciptakan destinasi wisata khas daerah yang serupa. 

Langkah yang akan ditempuh guna mewujudkan keinginan itu adalah dengan membuat sebuah forum kolaborasi pembentukan 'Kampoeng Selfie' di tingkat RT / RW. 

Menurut Bupati, pendirian forum kolaborasi di tingkat RT / RW merupakan sebuah upaya percepatan pembentukan 'Kampoeng Selfie' guna penuntasan wilayah permukiman kumuh di Kabupaten Inhil. 

"Dalam forum itu, berbagai elemen yang berkaitan dengan pembentukan 'Kampoeng Selfie' akan berkolaborasi. Mulai dari unsur masyarakat hingga unsur Pemerintah Kabupaten Inhil," jelas Bupati.

Bupati menuturkan, pembentukan 'Kampoeng Selfie' yang merupakan bagian dari program 'Kotaku' telah sejalan dengan tujuan dari Pemerintah Pusat untuk mengeliminir keberadaan wilayah permukiman kumuh di Indonesia. 

"'Kampoeng Selfie' telah membuat sebuah kawasan permukiman menjadi indah tanpa kumuh. Kawasan permukiman menjadi tertata bahkan potensial untuk dijadikan destinasi wisata," pungkas Bupati, Selasa (2/1/18). 

Kesuksesan pembentukan 'Kampoeng Selfie' perdana di Kabupaten Inhil yang terdapat di Jalan Datuk Bandar, Tembilahan, dikatakan Bupati, telah banyak menarik minat masyarakat. Tidak hanya masyarakat lokal yang berdomisili di Inhil, tapi juga masyarakat Inhil yang berdomisili di sejumlah daerah luar Inhil lainnya. 

"Ini dibuktikan dengan rasa penasaran masyarakat Inhil yang bertanya - tanya kepada Saya, sewaktu Saya mengunjungi 'Kampoeng Selfie' beberapa hari sebelumnya dan mengupload foto saat berada di 'Kampoeng Selfie'," tukas Bupati. 

Bupati Inhil meyakini, pembentukan 'Kampoeng Selfie' mampu mendorong peningkatan pendapatan masyarakat setempat dari sektor kepariwisataan. 

"Untuk itu, masyarakat bersama Pemerintah Kabupaten Inhil harus segera membuat sebuah forum kolaborasi guna pembentukan 'Kampoeng Selfie di beberapa kawasan permukiman kumuh dan menjadikannya kawasan destinasi wisata khas Inhil," kata Bupati.*

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah telah berkomitmen untuk bersama - sama menuntaskan pembahasan sejumlah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) di tahun sidang 2018 yang pada tahun sebelumnya sempat tertunda. 

Pernyataan ini diutarakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin seusai menghadiri Rapat Paripurna ke - 1 masa persidangan 1 tahun sidang 2018 di Kantor DPRD Inhil, Jalan Subrantas, Tembilahan, Rabu (3/1/18). 

Menurut Sekda, terdapat 8 Ranperda usulan Pemerintah Kabupaten Inhil yang secara bertahap akan dibahas pada tahun sidang 2018. Sejumlah Ranperda tersebut, imbuh Sekda, semestinya sudah dituntaskan pembahasannya pada tahun sidang 2017. Namun, karena keterbatasan waktu untuk menyelesaikan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2018, maka Ranperda lainnya urung dibahas. 

"Kendati demikian, Ranperda APBD tahun anggaran 2018 telah rampung. Ini yang mendesak pada waktu itu. Kini tinggal lagi membahas 8 Ranperda yang belum sempat dibahas kemarin bersama DPRD," kata Sekda. 

Sekda optimistis, 8 Ranperda yang akan dibahas pada tahun sidang 2018 akan mampu diselesaikan oleh Pemerintah Kabupaten Inhil bersama DPRD sesuai dengan target waktu yang telah ditentukan sebelumnya.(kom01)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Hari ini, Bupati Inhil H Muhammad Wardan tepat berusia 57 tahun, peringatan miladnya diisi dengan syukuran dan doa selamat, Selasa (2/1/18). 

Kegiatan syukuran dan doa selamat yang digelar di halaman rumah dinas Bupati Inhil di Jalan Kesehatan Tembilahan ini selalu dihadiri para pejabat Pemkab Inhil dan tokoh masyarakat, secara khusus juga mengundang anak yatim piatu, tukang becak dan tukang ojek di Kota Tembilahan. 

Syukuran ini juga diisi pembacaan ayat suci Al Qur'an oleh pemenang kesatu Tilawah Anak MTQ Inhil dan Dai Cilik M Rasyid Ridha (10) asal Kecamatan Mandah. 

Bupati Inhil H Muhammad Wardan menyampaikan, dalam usianya yang memasuki ke-57 tahun, dukungan dari keluarga dan masyarakat menjadi spirit baginya dalam menjalani aktifitas sebagai pemimpin keluarga dan masyarakat Inhil. 

"Sebagai manusia biasa, saya sebagai manusia dalam menjalankan aktifitas dan kepemimpinan saya menyadari tingkah laku dan kebijakan yang diambil terdapat kelemahan dan kejanggalan, maka saya menyampaikan permohonan maaf," ungkapnya. 

Diharapkan, di sisa usianya yang semakin berkurang, maka akan dapat berbuat lebih baik lagi bagi kepentingan keluarga dan masyarakat. 

Dalam syukuran ini juga dilakukan pemotongan tumpeng oleh Bupati H Muhammad Wardan didampingi isteri Hj Zulaikhah Wardan dan anak-anak beliau. Juga dilakukan pemberian santunan buat anak yatim piatu, tukang ojek dan tukang becak.(kom01)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN HILIR - Bupati Inhil H Muhammad Wardan meresmikan kegiatan Bantuan Dana Investasi Kota Tanpa Kumuh (BDI KOTAKU) 2017, Selasa (2/1/18). 

Dalam peresmian BDI Kotaku 2017 yang terletak di Lorong Sakura RT 04 RW 02 Kelurahan Tembilahan Hilir, Kecamatan Tembilahan ini dihadiri para pejabat Pemkab Inhil dan masyarakat setempat. 

Bupati Inhil H Muhammad Wardan mengharapkan, keberadaan kegiatan BDI Kotaku 2017 yang dikenal dengan 'Kampung Selfie' ini menciptakan kawasan pemukiman yang bersih dan bebas kumuh. 

"Keberadaan Kampung Selfie ini juga dapat menarik mereka yang datang berkunjung ke Kabupaten Indragiri Hilir," harapnya. 

Keberadaan kawasan bersih seperti ini juga diharapkan dapat diterapkan di kawasan pemukiman lainnya di Kabupaten Indragiri Hilir. 

Peresmian ini ditandai dengan penandatangan prasasti dan pemotongan pita di depan Kampung Selfie tersebut. 

Tampak jalan kawasan Kampung Selfie ini terlihat asri dan menarik seperti jalan di taman-taman dan dinding rumah warga dihiasi dengan mural yang unik dan menarik warga untuk berphoto-maka dinamakan Kampung Selfie

Diketahui, Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) merupakan upaya strategis Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman, Ditjen Cipta Karya, dalam rangka meningkatkan peran masyarakat dan memperkuat peran Pemerintah Daerah dalam percepatan penanganan kawasan kumuh serta mendukung gerakan 100-0-100 di perkotaan pada tahun 2016-2020. 

Program ini di-launching pada bulan April tahun 2016 menggunakan sinergi platform kolaborasi antar pemangku kepentingan di tingkat Pusat dan Kabupaten/Kota serta menjadikan Pemerintah Daerah sebagai nakhoda dalam penanganan kumuh. 

Program Kotaku yang terdiri atas National Slum Upgrading Program (NSUP) dan Neighborhood Upgrading and Shelter Project Phase 2 (NUSP-2) bertujuan untuk meningkatkan kualitas kawasan permukiman kumuh dan peningkatan penghidupan di 271 kota/kabupaten.(kom01)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Dalam apel gabungan pada awal tahun 2018, Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan mengimbau seluruh jajarannya di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil untuk terus menjaga konsistensi kinerja positif seperti tahun sebelumnya. 

Bupati yang bertindak sebagai inspektur kala itu, bahkan juga mengharapkan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Inhil memiliki terobosan guna peningkatan kinerja. 

"Setiap Pimpinan instansi di lingkungan Pemkab Inhil harus nemperbaharui niat dan motivasi kerja sehingga dapat lebih baik kedepan," tukas Bupati dihadapan lebih dari seratus orang PNS Pemkab Inhil di lapangan Upacara Kantor Bupati Inhil, Tembilahan, Selasa (2/1/2018) pagi. 

Kepada jajarannya Bupati berpesan, agar dapat senantiasa menjaga kedisiplinan diri di tempat kerja, memupuk semangat baru di tahun yang baru ini. Setiap PNS, lanjutnya, harus saling mengingatkan menyangkut adanya tindakan indispliner yang dilakukan oleh rekan kerja. 

"Mulailah dari diri masing-masing dulu untuk memperbaiki diri, lantas mengingatkan rekan kerja," kata Bupati dalam apel yang berlangsung hikmat sedari awal hingga apel berakhir. 

Seusai apel gabungan, ratusan PNS Pemkab Inhil bersama - sama menyaksikan pemotongan tumpeng dan melantunkan shalawat guna merayakan milad Bupati Inhil, HM Wardan

"Selamat ulang tahun", kalimat yang diucapkan oleh beberapa PNS setelah membubarkan diri dari barisan apel. Harapan agar selalu diberikan kesehatan pun diucapkan oleh sebagian PNS kepada Bupati Inhil, HM Wardan yang memasuki usia 57 tahun. 

Perayaan Milad Bupati Inhil, HM Wardan yang memberi kesan sederhana itu juga diiringi dengan lantunan shalawat badar oleh segenap PNS di lingkungan Pemkab Inhil yang mengikuti apel gabungan.(kom01)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Indragiri Hilir H Muhammad Wardan mengharapkan Gemilang Televisi (GGTV) menjadi sumber informasi yang terpercaya bagi masyarakat daerah ini. 

Harapan ini disampaikan Bupati H Muhammad Wardan saat Grand Launching Gemilang Televisi (GGTV), Minggu malam (31/12/17) sempena kegiatan Muhasabah Cinta Penghujung Tahun 2017 yang dipusatkan di Bundaran Jalan Sudirman Tembilahan. 

Setelah Grand Launching ini dilanjutkan dengan penayangan video pendek yang berisikan berbagai cuplikan informasi dan kegiatan seputar Pemerintah dan Kabupaten Indragiri Hilir yang diproduksi oleh GGTV. 

"Diharapkan, kehadiran Gemilang Televisi ini dapat menjadi sumber informasi yang terpercaya serta hiburan yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat Inhil," harapnya. 

Sedangkan kepada kru GGTV beliau berpesan agar dapat meningkatkan kualitas berita dan tayangan beragam acara lainnya. 

"Agar dapat bersaing dengan media televisi lainnya di Indonesia, terutama di Provinsi Riau," katanya. 

Usai launching, Bupati H Muhammad Wardan dan isteri Hj Zulaikhah Wardan berphoto bersama Kadiskominfo HM Thaher dan Kabid Layanan Informasi Trio Beni Putra serta kru GGTV. 

Kegiatan Grand Launching ini dihadiri juga unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para pejabat Pemkab Inhil dan masyarakat yang hadir malam itu.(kom01)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir mengisi pergantian malam tahun baru, Ahad malam (31/12/17) dengan kegiatan Muhasabah Cinta Penghujung Tahun 2017. 

Kegiatan yang dipusatkan di Bundaran Jalan Sudirman Tembilahan ini dihadiri Bupati Inhil HM Wardan dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat Pemkab Inhil dan disaksikan ribuan masyarakat Inhil. 

Muhasabah ini diisi tausiyah yang disampaikan daiyah cilik Faiza Septiana asal Kecamatan Reteh, dai cilik Rasyid Ridho dari Kecamatan Mandah, ustad Masriadi Hasan dan ustad Nazrial Abdul Muluk dari Kota Pekanbaru. 

Selain itu, pada malam ini juga dilakukan lauching Video Gemilang Televisi (GTv) dan penampilan Sigma Nasyid dari Kota Dumai, Hadroh Ahbabul Mustofa dari Kecamatan Tembilahan, PDP22 dan musik Citra Sebati oleh Sanggar Citra Sebati. 

Bupati HM Wardan mengharapkan, perjalanan selama setahun pada tahun 2017 menjadi introspeksi bagi kita semua menuju kearah yang lebih baik. 

"Semoga pada tahun 2018 kita menjadi lebih baik," harapnya.(kom01)

INDRAGIRI HILIR, KERITANG - Wakil Bupati Inhil H Rosman Malomo menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir, jangan mudah percaya dengan isu tidak jelas, terutama politik tahun politik 2018, Pemilihan Gubri/Wagubri dan Bupati/ Wakil Bupati Inhil. 

"Saya menghimbau masyarakat Inhil jangan mudah percaya dengan isu, terutama politik menjelang pelaksanaan Pilgubri dan Pilkada Inhil tahun 2018 mendatang," himbau Wabup Rosman, di hadapan warga dalam pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Baiturrahman Dusun Teluk Dalam Desa Nusantara Jaya, Kecamatan Keritang, Ahad (17/12/17). 

Dia juga mengingatkan, agar warga yang belum memiliki E-KTP segera membuatnya, karena kartu kependudukan ini sangat banyak kegunaannya. 

Terkait pembangunan, disebutkan saat ini Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus menggesa pembangunan yang menyentuh kepentingan publik, seperti infrastruktur jalan, jembatan dan lainnya. 

"Tapi, mengingat wilayah Kabupaten Inhil secara geografis sangat luas, sehingga membutuhkan biaya yang besar dalam membangun infrastruktur sehingga dilakukan secara bertahap, diutamakan bagi pembangunan yang menjadi prioritas, seperti jalan," katanya. 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini menghadirkan penceramah Ustadz HM Arafah Hasan Palawa yang menyampaikan, agar selalu mensyukuri nikmat Allah SWT. 

Diwujudkan dengan menyumbangkan sebagian rezekinya di jalan Allah SWT serta menyeimbangkan kehidupan dunia dan akhirat.(hil12)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Dalam rangka mencari masukkan seputar eksistensi media, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Indragiri Hilir berkunjung ke Kantor Dewan Pers untuk berkonsultasi. 

Saat itu rombongan yang diketuai Kadiskominfo Inhil HM Thaher didampingi Kabid Kerja Sama Media, diterima langsung Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo dengan didampingi Kepala Sekretariat Dewan Pers Rita. 

"Kedatangan kami kesini untuk berkonsultasi dan komunikasi terkait urusan yang ada pada instansi kami," ungkap Kadiskomimfo Inhil HM Thaher, Kamis (14/12/17). 

Secara fungsi Diskominfo, merupakan mitra media dalam hal keja sama publikasi. Hanya saja perlu diketahui mana media-media yang dibenarkan secara Undang-undang untuk dilakukan kerja sama. 

"Sehingga tidak terjadi persoalan hukum dikemudian hari. Maka dari itu perlu penegasan dan pemahaman bagi kami supaya tidak terjadi benturan," jelasnya. 

Mantan Kepala Bagian (Kabag) Humas Setdakab Inhil ini ingin mengetahui apakah ada kewajiban pemerintah untuk menjalin kerja sama. Namun dengan kedatangan mereka ke Dewan Pers banyak masukan yang diperoleh. 

Sementara itu Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo menjelaskan, banyak kegaduhan seputar pemberitaan oleh sejumlah media yang tidak bertanggung jawab. Bagi media yang tidak bisa memenuhi aturan dapat ditindak sesuai ketentuan. 

"Patokan kita Undang-Undang Pers Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Selagi mereka (media) mampu memenuhi aturan itu tidak ada masalah," tegas Yosef. 

Untuk meminimalisir pelanggaran, Dewan Pers sendiri telah membuat MoU bersama Polri dan Kejaksaan terkait penyalahgunaan profesi. Artinya penyalahgunaan profesi oleh oknum wartawan bisa ditindak sesuai ketentuan yang berlaku. 

Atas dasar tersebut, semua perusahaan pers wajib untuk diverifikasi. Dengan begitu dapat diketahui mana media yang benar-benar profesional dan mana media yang hanya lahir untuk kepentingan tertentu.(hil12)

INDRAGIRI HILIR, GAUNG - Dalam pelantikan Pengurus Anak Cabang dan Ranting Muslimat NU Kecamatan Gaung dilakukan penyerahan buku Pedoman Organisasi fan Admanistrasi (POAM) oleh Ketua Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Indragiri Hilir Hj Zulaikhah Wardan. 

Zulaikhah Wardan mengatakan, penyerahan buku yang telah menjadi bagian dari program kerja Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Inhil, dimaksudkan agar dalam proses perumusan setiap program kerja, pimpinan beserta pengurus Muslimat NU memiliki acuan dan referensi yang baku. 

"Sehingga, program - program kerja yang dirumuskan tidak keluar dari koridor peraturan organisasi Mulimat NU," ujar Zulaikhah Wardan saat memberikan sambutan di Desa Lahang Baru, Kecamatan Gaung, Kamis (14/12/17). 

Ia mengingatkan, selaku organisasi dengan jalur sosial - keagamaan, Muslimat NU, terutama segenap pengurus pimpinan cabang, pimpinan anak cabang dan ranting se - Kabupaten Inhil agar dapat senantiasa menyusun program yang memiliki kontribusi nyata terhadap daerah. 

"Pelaksanaan program kerja dari Muslimat NU nantinya diharapkan dapat memiliki kesesuaian dengan program - program yang dicanangkan oleh Pemkab Inhil. Ini berguna demi tercapainya Visi Spirit Baru Indragiri Hili menjadi Kabupaten yang Maju, Bermarwah dan bermartabat," sebutnya. 

Selanjutnya, dihadapan para pengurus Muslimat NU yang baru, Zulaikhah Wardan menjelaskan, sebagai sebuah organisasi, Muslimat NU memang belum begitu populer di kalangan masyarakat Inhil. Namun, hal itu sebentar lagi akan berubah karena saat ini, menurutnya, Muslimat NU yang Dia pimpin sudah mulai bergerak aktif untuk melaksanakan kegiatan. 

Pada momen membahagiakan bagi para pengurus Muslimat NU se - Kecamatan Gaung itu, Ketua Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Inhil, Hj Zulaikhah Wardan juga menyerahkan bantuan baju muslim untuk anak-anak setempat.(hil12)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Minimnya keikutsertaan sejumlah SMA Negeri di ajang Expo Karya Pendidikan Tahun disesalkan Bupati Inhil HM Wardan, Kamis (14/12/17). 

"Dalam laporan yang disampaikan oleh Ketua Dewan Pendidikan Inhil, SMA Negeri di Inhil tidak respons atas ajakan untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraan Expo Karya Pendidikan ini," ungkap Wardan dalam sambutannya pada Expo Karya Pendidikan di Lapangan Eks Pujasera, Tembilahan, Kamis (14/12/17). 

http://www.beritapekanbaru.com/
Bupati menilai sikap tidak respons dari SMA Negeri tersebut merupakan sebuah sikap yang tidak benar dan harus dipertanyakan apa yang menjadi alasan ketidakikutsertaan mereka. 

"Jangan mentang - mentang sudah berada dibawah kewenangan Pemprov (Riau, red), SMA Negeri tidak lagi peduli dengan kegiatan yang diselenggarakan di lingkup Kabupaten," kesalnya. 

Dikatakan, jika sikap tidak respons dari SMA Negeri di Inhil ini berlanjut, maka dirinya selaku Kepala Daerah akan mengadukan hal tersebut kepada Gubernur Riau untuk segera mendapat tindaklanjut dari pihak Pemerintah Provinsi Riau. 

"Ini perlu diperingati, saya akan laporkan kepada Gubernur kalau masih tidak merespons. Ajang ini penting," sebutnya. 

Dijelaskan, ajang Expo Karya Pendidikan merupakan sebuah ajang yang penting karena dapat dijadikan sebagai sarana mempromosikan bakat siswa / siswi, pendidik bahkan tenaga kependidikan. 

Kegiatan expo ini perlu untuk diselenggarakan secara rutin, minimal setahun sekali. Untuk menyelenggarakan ajang expo yang berkesinambungan, lanjut Bupati, pihak penyelenggara seyogyanya melakukan koordinasi dengan instansi terkait, yakni Dinas Pendidikan. 

Untuk diketahui, Expo Karya Pendidikan Inhil tahun 2017 yang digelar selama 3 hari, mulai tanggal 14 sampai 16 Desember 2017 ini diikuti oleh 18 lembaga pendidikan di Kabupaten Inhil, mulai dari tingkat SMP sederajat sampai dengan Perguruan Tinggi. 

Dalam expo yang digelar, masing - masing peserta mendirikan stand pameran yang menampilkan karya - karya siswa dan siswi dan tenaga kependidikan. Bahkan, dalam expo juga diperlihatkan prestasi - prestasi yang pernah diraih oleh lembaga pendidikan tertentu dengan pajangan piala dan piagam penghargaan.(hil12)

INDRAGIRI HILIR, GAUNG ANAK SERKA - Pada pelantikan 6 Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Gaung, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir HM Wardan berpesan pahami aturan yang berlaku, sehingga tidak melenceng dari koridor hukum. 

Disampaikan Bupati, setelah resmi menjabat sebagai Kepala Desa tentunya merupakan sebuah momentum bagi seorang pemimpin yang notabene adalah masyarakat setempat untuk memberikan kontribusi membangun daerah asalnya. 

Penyusunan program pembangunan sudah seharusnya dikoordinasikan terlebih dahulu dengan seluruh komponen masyarakat desa. Sebab, keterlibatan setiap komponen masyarakat merupakan prinsip dasar dari sistem demokrasi. 

"Pasca pelantikan, terdapat banyak sekali tugas yang merupakan amanah oleh masyarakat. Junjung tinggi tugas dan amanah tersebut. Koordinasikan dengan semua komponen masyarakat pada setiap tahapan, perencanaan, pengerjaan serta pengawasan. Duduk bersama," pesannya. 

Untuk merumuskan sebuah program kegiatan, diperlukan ketelitian dan kejelian sehingga tidak melenceng dari koridor hukum yang berlaku. Oleh karenanya, para Kepala Desa mesti mengetahui dan memahami peraturan perundang - undangan dan ketentuan yang berlaku. 

"Undang - undang, Keputusan Menteri adalah pedoman dalam perumusan program pembangunan. Pahami dan pelajari, dengan begitu saya yakin seluruh tugas pembangunan akan dapat diselesaikan secara baik tanpa kendala, terutama kendala hukum," ujarnya. 

Untuk diketahui, 6 Kepala Desa yang dilantik adalah Kepala Desa Sungai Baru, Kepala Desa Lahang Baru, Kepala Desa Pungkat, Kepala Desa Lahang Tengah, Kepala Desa Teluk Kabung dan Kepala Desa Jerambang. 

Turut hadir dalam pelantikan anggota DPRD Inhil, Raus Walid, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Mukhtar T, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Yulizal dan Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, Afrizal.(hil12)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Inhil HM Wardan menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H di Masjid Al-Mu'Awanah Jalan Tanjung Harapan, Kecamatan Tembilahan, Rabu malam (13/12/17). Beliau meminta kaum muslim meneladani kehidupan Rasulullah SAW. 

"Tiap tahun kita memperingati kelahiran Nabi Muhamnad SAW, hal ini dalam upaya mengingat sejarah kehidupan dan perjuangan Rasulullah SAW," ungkapnya. 

http://www.harianvokal.com/
Diharapkan, melalui peringatan ini, seluruh kaum muslimin di Kabupaten Indragiri Hilir dapat mencontoh dan meneladani kehidupan Rasulullah SAW. 

"Kita dapat mencontoh dan meneladani Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai pemimpin diri sendiri, keluarga dan masyarakat secara luas," sebutnya. 

Diantara perilaku Rasulullah SAW yang dapat diteladani yakni selalu menjaga silaturrahmi, baik dengan sahabat, keluarga, tetangga dan manusia lainnya. 

"Tidak ada gunanya kita berselisih atau bermusuhan, karena Nabi Muhammad SAW tidak pernah mengajarkan umatnya berpecah belah," pesannya. 

Sedangkan Ustadz Fery Idha, Lc dalam tausiyahnya menyampaikan, agar kaum muslimin selalu istiqamah melaksanakan segala sunnah Rasulullah SAW . 

"Kita juga harus dapat memanfaatkan nikmat waktu dan kesehatan dengan kegiatan yang bermanfaat dan meraih ridha Allah SWT," ucapnya. 

Dia juga mengingatkan, jangan suka berselisih, tidak mencari-cari kesalahan orang lain dan selalu berusaha memperbaiki atas kesalahan yang sudah dilakukan.(hil12)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Inhil Drs HM Wardan MP menghadiri pisah sambut Kapolres Inhil dari AKBP Dolifar Manurung SIK MSi kepada AKBP Christian Rony Putra SIK MH, Rabu (13/12/17). 

Kegiatan pisah sambut yang digelar di aula Syekh Abdurrahman Siddiq Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Auliaurrasyidin Tembilahan ini dihadiri unsur Forkopimda, pejabat Pemkab Inhil, Perwira dan personel Polres Inhil dan tokoh masyarakat, Ormas/LSM. 

Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Putra SIK MSi mengharapkan dukungan dari unsur pemerintah dan seluruh elemen masyarakat Inhil dalam menjalankan tugasnya. 

"Saya tidak bisa bekerja, tanpa dukungan, arahan dan bimbingan dari seluruh elemen masyarakat Inhil," ujarnya. 

Ia menyatakan siap menerima teguran dan kritikan yang sifatnya membangun bagi kepentingan daerah, ditegaskan ia tidak tidak alergi kritikan. 

"Saya harapkan Inhil selalu aman dan jauh dari konflik sosial, sesuatu yang telah saya terapkan selama bertugas di Manokwari dalam upaya menciptakan kondisi Kamtibmas yang kondusif akan saya terapkan di Inhil," katanya. 

AKBP Dolifar Manurung SIK MSi menyebutkan selama 1,3 tahun bertugas di Inhil sangat banyak kenangan yang dirasakannya. 

"Masyarakat Inhil mesti berbangga, karena mendapatkan Kapolres yang memahami budaya Melayu dan Banjar," sebutnya. Karena sebelumnya pernah bertugas di Provinsi Riau dan Kalimantan Selatan. 

Dolifar optimis, penggantinya dapat menciptakan suasana yang kondusif bagi daerah ini, karena telah sukses bertugas di daerah Manokwari. 

Sedangkan Bupati Inhil Drs HM Wardan MP menyampaikan, selama kepemimpinan AKBP Dolifar Manurung SIK MSi sebagai Kapolres Inhil sangat merasakan dukungan dan support dalam menjalankan tugasnya. 

"Semoga jalinan silaturrahmi dapat selalu terjalin dengan baik," sebutnya. 

Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Inhil menyambut dengan tangan terbuka kedatangan AKBP Christian Rony Putra SIK MH di daerah ini. 

"Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Inhil kami sangat bangga dan menyambut baik serta dapat selalu bersinergi dengan AKBP Christian Rony Putra," imbuhnya. 

Diharapkan, sinergi yang baik selama ini dengan jajaran kepolisian di bawah kepemimpinan AKBP Dolifar Manurung SIK MSi dapat terus berjalan dengan baik dibawah komando AKBP Christian Roby Putra SIK MH.(hil12)

INDRAGIRI HILIR, BENTENG - Kepala Desa dan seluruh perangkatnya supaya proaktif atau menjemput bola untuk menyelesaikan permasalahan kepemilikan E-KTP oleh masyarakat. 

"Para Kepala Desa dan perangkat desa lainnya harus pro aktif bagi perekaman E-KTP warganya," tegas Wakil Bupati H Rosman Malomo, saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H di Mesjid Nurul Huda Jalan H Said Benteng Utara, Kecamatan Sungai Batang, Senin (11/12/17). 

Disebutkan, karena kepemilikan E-KTP sangat penting di dalam berbagaiu urusan administrasi, termasuk dalam pelaksanaan Pilkada mendatang. 

Menurut Rosman, berdasarkan dengan catatan dari Kepolisian Daerah (Polda) Riau dari hasil peninjauan di di Kabupaten Inhil, masih banyak warga yang belum memiliki E-KTP. 

"Ini bisa menimbulkan kerawanan atau kerusuhan dalam proses pelaksanaan Pilkada pada Tahun 2018 mendatang, karena masyarakat yang tidak memiliki E-KTP tidak bisa memilih," ujarnya.(hil12)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Riau Syarifudin pasilitasi tiga bupati temui Kementerian Pembangunan Desa Tertinggal (PDT) dan Transmigrasi di Jakarta, Senin (11/12/17). 

Namun dari dari tiga daerah yang difasilitasi tersebut, hanya Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan yang hadir langsung untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan pedesaan yang ada di negeri seribu parit. Baik soal keterbatasan anggaran mau pun meminta dukungan langsung agar pembangunan pedesaan bisa maksimal. 

Sementara hadir juga memberikan paparan Wakil Bupati Rokan Hilir Jamiluddin. Sedangkan Kuantan Singingi diwakilkan kepada Sekretaris Daerah (Sekdakab) Muharlius. 

"Berbagai persoalan dalam membangun desa disampaikan. Salah satunya disampaikan Bupati Inhil tersebut terkait dengan minimnya anggaran sementara masih banyak desa yang memerlukan perhatian pembangun. Apalagi dengan kondisi Inhil, dengan kondisi berawa," kata Syarifuddin. 

Dengan begitu, dengan segala keterbatasan anggaran, tidak bisa memaksimalkan pembangunan di daerah pedesaan. Karena itu, sangat diharapkan perhatian dari Pemerintah Pusat untuk membangun pedesaan. 

"Inilah beberapa poin yang disampaikan ke Kementerian untuk meminta dukungan. Upaya kita bagaimana sinkronisasi dan sinergitas kebijakan program Pemerintah Provinsi bersama kabupaten dengan Kementerian PDT dan Tranmigrasi. Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik untuk Riau," ungkap Syarifudin. 

Selain Bupati Inhil, dua daerah lainnya Rohil dan Kuansing masing-masing disampaikan Wabup Jamiluddin dan Sekdakab Muharlius juga berharap bagaimana program antara pusat dan daerah bisa saling sinkron. Dengan keterbatasan anggaran bisa yang selama ini dirasakan bisa dimaksimalkan lagi dengan hadirnya program pembangunan pedesaan dari Kementerian. 

"Kedepan kita harus giat melakukan lobi dan komunikasi dengan kementerian. Sehingga proyek-proyek atau program pusat lebih banyak lagi masuk ke daerah, terutama dalam percepatan pembanguanan desa," kata Syarifuddin. 

"Baru tiga kabupaten yang bisa kita fasilitasi, kedepan kita berharap secara bersama-sama juga kita fasilitasi buapti kabupaten lainnya. 

Ada pun dari Kementerian PDT dan Transmigrasi yang menerima kunjungan kerja untuk mendengarkan keluh kesah soal pembangunan karena keterbatasan anggaran, yakni Sekretaris Jenderal (Sekjend) Anuar Sanusi serta para Direktorat Jendral (Dirjen) di lingkungan Kementerian PDT dan Tranmigrasi. 

"Dalam eksposnya Sekjend Kementerian PDT menyampaikan program pusat yang bisa disinergikan dengan daerah, misalnya pembangunan kawasan pedesaan, pengembangan Bumdes, Teknologi Tepat Guna (TTG) serta program- stimulan lainnya. Inilah nantinya bagaimana bisa sejalan, sehingga program pembangunan pusat dan daerah bisa saling sinkron," papar Syarifuddin.(hil12)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Indragiri Hilir HM Wardan menggelar ekspos terhadap pencapaian program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) di Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDT) di Jakarta, Senin (11/12). 

Di depan Sekretaris Jendral (Sekjen) PDT, Anuar Sanusi dan jajaranya, Bupati memaparkan pencapaian program unggulan tersebut. Pada kesimpulannya pihak kementerian mengapresiasi sekaligus mengakui keberhasilan program ini. 

Mengawali ekspos, Bupati negeri hamparan kelapa dunia ini menjelaskan gambaran umum daerah. Secara geografis Inhil diapit oleh beberapa negara maju, seperti Singapura dan Malaysia. 

"Selain perkebunan kelapa, kami juga memiliki hutan mangrove dan sagu,"kata Bupati Inhil HM Wardan. 

Di era kepemimpinannya, Bupati membuat terobosan dengan melahirkan program DMIJ. Cukup besar dana yang dialokasikan untuk meningkatkan pembangunan di tingkat desa. Pembagian dananya sesuai dengan tipologi masing-masing desa. 

Sesuai urutan tipologi desa yang terkecil, yakni Desa Swadaya, Swakarya, Swasembada dan Desa Maju. Untuk menetapkan tipologi desa terdapat 19 poin yang menjadi apsek penilaian. Antara lain, dinilai dari sektor prasarana dasar dan aspek sarana pendidikan. 

"Termasuk aspek sarana kesehatan serta ekonomi. Desa paling kecil kami alokasikan dana hingga Rp 350 juta dan yang paling besar hingga Rp 1,2 miliar," paparnya. 

DMIJ tak hanya membangun sarana infrastruktur. Program ini memadukan arahan pembinaan yang kemudian di integrasikan dengan program Pos Yabdu maupun pengembangan pendidikan anak usia dini (PAUD). 

"Melalui DMIJ kami bangun pula gedung satu atap untuk Babinsa dan Babinkamtibmas. Untuk memaksimalkan pelaksanaan DMIJ kami membutuhkan dukungan pusat dari segala sektor," harap Bupati. 

Setelah mendengarkan pemaparan Bupati Inhil HM Wardan, Sekjen Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Anuar Sanusi, menilai bahwa program tersebut merupakan terobosan yang perlu mendapat apresiasi, namun juga perlu menyamakan konsep yang ada di Kementerian Desa dalam memberikan tipologi Desa. 

"Apalagi kalau di gabungkan dengan dana desa (DD). Tentu akan menjadi akselerasi pembangunan yang baik. Sehingga dalam waktu tak lama lagi akan banyak desa-desa di Inhil yang maju," tutur Sekjen. 

Dalam membangun desa pihak kementerian PDT juga telah menetapkan indeks pembangunan. Mereka melihat sejauh mana dana desa memberikan dampak positif terhadap desa itu sendiri. Indeks tersebut sebagai kebijakan Kementrian dalam mengambil keputusan. 

"Selama ini kita menilai bahwa Inhil masuk dalam klaster desa sangat tertinggal. Namun kedepan saya yakin akan banyak desa maju jika program ini dapat dikolaborasikan," harapnya. 

Saat itu Bupati Inhil HM Wardan, didampingi anggota DPRD Riau, H Agus Triansyah, anggota DPRD Inhil, HM Yusuf Said dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa H Yulizal dan Kadis Kominfo yang diwakili Kabid Informasi Komunikasi Publik Trio Beni Putra.(hil12)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir HM Wardan mengikuti prosesi pelepasan pawai ta'aruf sebagai awal dimulainya serangkaian kegiatan dalam Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke - 36 Provinsi Riau di Kota Dumai, Ahad (10/12/17). 

Kedatangan Bupati Inhil HM Wardan ditengah kemeriahan prosesi tersebut juga dirasakan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Inhil Hj Zulaikhah Wardan, Ketua DPRD Kabupaten Inhil H Dani M Nursalam dan sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil yang turut hadir kala itu. 

Defile yang melibatkan sedikitnya 5000 orang itu, disemarakkan pula dengan penampilan marching band serta aneka kendaraan hias oleh perwakilan kafilah MTQ Provinsi Riau. 

Peserta pawai ta'aruf yang dilepas langsung oleh Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman tepat di depan Masjid Habiburrahman itu melintasi sejumlah jalan protokol Kota Dumai. 

Pawai mulai bergerak dari Jalan HR Soebrantas, Jalan Jendral Sudirman lalu menuju Jalan Sultan Syarif Kasim. Dalam perjalanannya, para peserta pawai juga mengitari Tugu PON Riau dan berakhir di Jalan Patimura. 

Urutan defile, dimulai dari Kafilah Kabupaten Kuantan Singingi di baris terdepan. Sedangkan, Kafilah dari Kota Dumai, akan menutup defile. 

Bupati Inhil, HM Wardan mengatakan, dirinya mengapresiasi penyelenggaraan pelepasan pawai ta'aruf MTQ Provinsi Riau di Kota Dumai. Selain berlangsung meriah, pawai ta'aruf juga disemarakkan dengan penampilan seni yang beranekaragam. 

"Alhamdulillah, hari ini kita bisa menghadiri dan melihat langsung pelepasan pawai ta'aruf MTQ Provinsi Riau. Begitu meriah dan semarak dengan banyaknya inovasi yang ditampilkan dalam kegiatan ini," pungkas Bupati. 

Bupati mengharapkan, iven keagamaan MTQ Provinsi Riau ke - 36 dapat terselenggara dengan lancar dan menuai keberhasilan di akhir acara serta dapat menghasilkan qori dan qori'ah terbaik dari Provinsi Riau yang mampu berkiprah pada ajang serupa di tingkat Nasional bahkan Internasional. 

Sedangkan, Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman berharap, penyelenggaraan pawai ta'aruf ini, dapat menambah antusias masyarakat untuk hadir pada serangkaian kegiatan dalam MTQ Provinsi Riau di Kota Dumai. 

"Masyarakat diharapkan bisa menyaksikam langsung serangkaian acara di MTQ Provinsi Riau Ke - 36 ini. Jadi, MTQ ini tak cuma ceremonial saja. Tapi, juga menjadi sarana memupuk silahturrahmi disamping menjadi wadah membumikan Al- Qur'an," tandas Gubernur.(hil12)

INDRAGIRI HILIR, KERITANG - Bupati Inhil H Rosman Malomo menyebutkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi ajang silaturrahmi dan meningkatkan ukhuwah (persaudaraan) antar sesama muslim. 

Pernyataan ini disampaikannya saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H di Mesjid Darul Haq Parit 2 Dusun Sungai Nau, Desa Teluk Kelasa, Kecamatan Keritang, Ahad (10/12/17). 

Sebagai muslim kita harus bersyukur dapat menghadiri peringatan kelahiran Nabi pembawa rahmat bagi semesta alam, Nabi Muhammad SAW. 

"Semoga dengan silaturahmi sempena peringayan Maulid Nabi Muhammad SAW ini lebihmeningkatkan ukhiwah islamiyah," jelasnya. 

Peringatan ini sebagai bentuk kecintaan kepada baginda Rasulullah SAW, kita juga dapat mengambil iktibar dari perjalanan hidup beliau yang agung dan mulia. 

Menariknya, dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di desa ini menghadirkan dua penceramah, yakni Ustadz HM Ridwan Lc dan KH Dg Parani. 

Dalam tausiyahnya Ustadz HM Ridwan Lc mengatakan, nabi Muhammad SAW diutus untuk memperbaiki akhlak manusia, yakni kepada Allah SWT, akhlak kepada Rasulullah SAW dan akhlak kepada diri sendiri dan sesama manusia. 

Sedangkan KH Dg Parani menyebutkan, diutusnya Nabi Muhammad SAW ke dunia ini menjadi rahmat bagi semesta alam. Sehingga diharapkan dengan adanya peringatan ini juga akan membawa perubahan kearah yang lebih baik bagi kita semua.(hil12)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Inhil HM Wardan terus melakukan peninjauan kegiatan pembangunan yang sedang berjalan di lapangan, guna memastikan pengerjaannya berjalan dengan baik. 

http://www.inhil.riaucitizen.com/
Menurut Wardan, dalam minggu ini ia khususkan untuk meninjau kegiatan kegiatan yang sedang berjalan disela sela kegiatannya di daerah-daerah kecamatan di Inhil. 

"Saya ingin memastikan bahwa semua berjalan dengan baik, dan saya berharap masyarakat juga selalu turut serta dalam mengawasi dan memelihara pekerjaan yang sudah atau sedang berjalan," ungkap Wardan, Sabtu (9/12/17). 

Ia menyampaikan permohonan maaf untuk pembangunan yang masih ada belum terlaksana sesuai dengan keinginan dan cita-cita kita bersama. 

"Ini dikarenakan ada pekerjaan yang lebih prioritas, sumber anggaran kita yang masih belum memadai untuk langsung membangun keseluruhannya dan lain sebagainya," katanya. 

Tapi, Insya Allah, seluruh kebutuhan prioritas pembangunan yang sangat dibutuhkan masyarakat itu akan segera direalisasikan dalam waktu dekat sesuai dengan Renja dan ketercukupan anggaran. 

"Semoga Allah selalu memudahkan kita dalam mewujudkan kabupaten Indragiri Hilir yang maju, bermarwah dan bermartabat," imbuhnya.(hil12)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Inhil HM Wardan menghadiri kegiatan silaturahmi dengan Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Provinsi Riau Marsma (TNI) Rakhman Haryadi, SA MBA MSc NSS, Kamis (7/12/17). 

Kegiatan silaturahmi yang digelar di aula Kantor Bappeda Inhil ini dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pejabat Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir. 

Dalam kesempatan ini, Bupati Wardan menyampaikan sekilas tentang kondisi geografis, potensi dan berbagai dinamika sosial lainnya di Negeri Hamparan Kelapa Dunia ini. 

http://www.inhil.riaucitizen.com/
Inhil dikenal sebagai daerah yang memiliki potensi perkebunan kelapa terbesar di Indonesia dan masyarakat heterogen yang terdiri dari beragam suku, agama dan budaya, namun semuanya dapat hidup berdampingan dengan baik dan harmonis, sehingga kondusifitas daerah tetap terjaga. 

"Meskipun memiliki banyak perbedaan dan keberagaman, namun masyarakat Indragiri Hilir selalu rukun dan harmonis dan situasi di wilayah ini juga aman, damai dan kondusif," katanya. 

Diharapkan, hal positif ini dapat terus dijaga dan dipertahankan dengan baik, tentunya melalui komunikasi dan sinergi diantara semua pihak. Apalagi, pada tahun 2018 yang akan datang Kabupaten Indragiri Hilir akan melaksanakan Pilkada, yakni pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Indragiri Hilir yang juga disejalankan dengan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau. 

Sedangkan terkait permasalahan yang dapat muncul di daerah ini, yakni konflik lahan. Dikarenakan, Kabupaten Indragiri Hilir merupakan daerah agraris yang per-ekonomian masyarakatnya sebagian besar bergantung pada sektor perkebunan, maka tidak jarang di daerah ini terjadi perselisihan terutama yang berkaitan dengan lahan. 

Berdasarkan data dari Badan Kesbangpol sampai saat ini telah terjadi 23 kasus sengketa lahan, termasuk diantara pihak perusahaan dengan masyarakat tempatan. 

"Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir telah dan terus berupaya memfasilitasi dan memediasi kedua belah pihak dengan tujuan mendamaikan dan menyelesaikan permasalahan ini dengan baik dan adil, dalam artian tidak ada pihak yang merasa dirugikan," sebut Wardan. 

Sedangkan Kepala Kabinda Riau menyebutkan, kunjungan kerjanya ke Kabupaten Inhil ini selain untuk bersilaturrahmi dengan Pemerintah Kabupaten Inhil, juga untuk melihat kondisi faktual sebenarnya di daerah. 

"Untuk mengetahui apa yang terjadi di daerah yang dapat bermanfaat bagi daerah (sendiri) dan (Pemerintah) Pusat," ujarnya. 

Disebutkan, kalau pihaknya tidak mengenai kondisi di daerah dengan baik, maka akan salah memberikan penilaian terhadap daerah, termasuk Inhil. 

Sedangkan terkait pelaksanaan Pilkada Inhil dan Pilgubri tahu depan, ia mengingatkan semua pihak, baik unsur Pemerintah, kalangan Parpol dan Ormas bersinergi untuk mewujudkan Pilkada damai dan kondusif. 

"Karena kalau tidak akan terjadi keributan, kekacauan dan bentrokan yang akibatnya akan merugikan kita semua," imbuhnya.(hil12)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Inhil diwakili Asisten III Setda Inhil H Encik Kamal Syahindra melepas 20 peserta National Paralympic Committee (NPC) Kabupaten Indragiri Hilir ke perhelatan Pekan Paralympic Provinsi Riau ke-2 Tahun 2017, Jum'at (8/12/17). 

Kegiatan pelepasan yang diadakan di aula lantai 5 Kantor Bupati Inhil ini dihadiri Ketua K3S Inhil, Ketua KONI Inhil, para pejabat Pemkab Inhil. 

http://www.inhil.riaucitizen.com/
Perhelatan Tahun ke-2 NPC Provinsi Riau yang dipusatkan di Kota Pekanbaru ini akan berlangsung dari tanggal 10 sampai 15 Desember mendatang. Inhil mengirim sebanyak 20 orang yang terdiri 16 orang atlet dan 4 orang official yang akan mengikuti 4 cabang olah raga, yakni Bowling, Renang, Atletik dan Catur. 

Bupati Inhil HM Wardan dalam sambutannya yang dibacakan Asisten III H Encik Kamal Syahindra mengatakan, pelaksanaan Pekan Paralympic Provinsi (PEPARPROV) ini merupakan sebuah bukti bahwa setiap orang yang mempunyai kekurangan fisik, tetap memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk meraih prestasi di berbagai bidang, termasuk dalam bidang olahraga. 

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Inhil saya menyambut baik, mendukung dan sangat mengapresiasi atas keikut-sertaan para atlet yang tergabung dalam National Paralympic Committee (NPC) ini," ujar Bupati. 

Ia juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada NPC Inhil yang telah membina dan mengirimkan atlet untuk mewakili daerah ini dalam Pekan Paralympic Provinsi Riau. 

"Saya berharap agar para atlet dapat mengikuti Peparprov Riau di Pekanbaru nanti dengan ber-sungguh-sungguh, menunjukkan bakat dan kemampuan yang dimiliki dengan penuh semangat, motivasi dan optimisme yang tinggi, serta pantang menyerah," harapnya. 

Semoga kontingen dari Indragiri Hilir dapat meraih prestasi terbaik pada Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) Riau ke-2 tahun 2017 ini.(hil12)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau anugrahi Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman sebagai pelopor integritas dan transparansi informasi publik di Provinsi Riau. 

Namun karena Gubernur Riau yang biasa disapa Andi Rachman berhalangan hadir, anugerah dari KI ini diserahkan kepada Wakil Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim. 

"Sejatinya langsung diterima pak Gubernur. Namun karena ada acar mendadak ke Bengkalis, maka diwakilkan melalui pak Wagub," kata Ketua KI Provinsi Riau, Jupra Irwan, Kamis (7/12/17). 

http://www.inhil.riaucitizen.com/
Selain Gubernur Riau, kepala daerah lannya yang mendapatkan anugrah dari KI Award 2017 ini, yakni Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan. Bupati negeri seribu parit ini dianugerahi sebagai pelopor keterbukaan informasi publik pemerintah desa. 

Namun sama karena berhalangan hadir, Bupati Inhil ini diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Inhil Said Syarifuddin. Kegiatan Anugerah KI Riau Award 2017 ini juga memberikan penghargaan kepada sejumlah badan usaha lainnya, termasuk partai politik. 

"Transparansi dan keterbukaan informasi akan mencegah terjadinya korupsi di badan-badan publik atau pun di lembaga lainnya," ujar Zufra saat memberikan sambutannya. 

Kemudian menurutnya, transparansi informasi juga akan menyelamatkan aparatur dan badan publik dari kesalahan dan penyelewengan. Karena itu, badan publik yang melakukan keterbukaan informasi akan membuat kepercayaan masyarakat meningkat kepada badan publik tersebut. 

"Bagi badan publik seperti BUMD, perangkat pemerintahan, atau kementerian yang melakukan keterbukaan informasi, tingkat kepercayaan masyarakat akan ikut naik kepada mereka," harapnya. 

Ada pun saat pemberian anugerah KI Award ini diberikan secara bergiliran, dimulai dari komisioner KI Pusat, Cecep Suryadi, Ketua KI Riau Zufra Irwan berserta anggota Komisioner Tatang Yudiansyah dan Alnofrizal. 

‎Berikut para juara keterbukaan informasi publik dalam ajang KI Riau Award 2017 sesuai kategori dan urutan pemenang. Untuk kategori kabupaten/kota: Yakni, juara pertama Indragiri Hulu, kedua Bengkalis Serta ketiga Pekanbaru. 

Kemudian ‎kategori Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Riau Pemenang pertama RSUD Arifin AchmaD, kedua Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta ketiga Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik). 

Ada pun untuk Kategori BUMD: Pertama adalah PT Bumi Siak Pusaka (BSP), kedua PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida), Ketiga Permodalan Ekonomi Rakyat (PER). 

Untuk kategori Perguruan Tinggi: Pertama diberikan kepada Universitas Riau (UR), kedua adalah Universitas Lancang Kuning (Unilak). Sementara untuk kategori Partai Politik, juara pertama PKB, kedua Nasdem Serta ketiga PPP. 

Untuk Kategori Khusus, Pertama, Gubernur Riau, H Ars‎yadjuliandi Rachman sebagai pelopor integritas dan transparansi informasi publik provinsi Riau. Kedua Bupati Indragiri Hilir sebagai pelopor keterbukaan informasi publik pemerintah desa. Ketiga, Perkumpulan FITRA sebagai penggerak transparansi informasi publik provinsi Riau.(hil12)
Diberdayakan oleh Blogger.