INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir berkomitmen meningkatkan kesejahteraan perawat, khususnya tenaga perawat ners melalui pemberian tunjangan profesi. 

Komitmen tersebut, dibuktikan dengan telah diterimanya usulan yang diajukan oleh Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Inhil kepada Pemkab Inhil. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
"Memang benar ada usulan yang diajukan oleh PPNI Inhil untuk pemberian tunjangan profesi perawat ners kepada Pemkab Inhil. Kemarin, usulan tersebut diterima oleh Pak Sekda (Sekretaris Daerah)," ungkap Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan, seperti keterangan tertulis yang diterima, Kamis (16/3/17). 

Wardan mengatakan, Pemkab Inhil akan berupaya maksimal agar usulan tersebut dapat direalisasikan sesegera mungkin. Sebab, profesi perawat, khususnya perawat ners memang merupakan sebuah profesi yang memiliki peran vital di Kabupaten Inhil. 

"Kami akan upayakan pemberian tunjangan bagi perawat ners agar secepatnya dapat terealisasikan." tukasnya. 

Kedepan, Wardan berharap kepada para perawat ners, untuk senantiasa bersabar dan terus memberikan pelayanan keperawatan terbaik bagi segenap masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir. 

"Teruslah berdedikasi. Teruslah menjaga konsistensi dalam bertugas, memberikan yang terbaik bagi masyarakat Inhil. Kami selaku Pemerintah Daerah senantiasa berupaya memperjuangkan kesejahteraan tenaga paramedis diantaranya adalah perawat," ucapnya. 

Menurut penuturan Ketua DPD PPNI Kabupaten Inhil, Ns. Matzen, SKep MSi, usulan pemberian tunjangan tersebut dilakukan, mengingat perawat ners merupakan sebuah profesi keperawatan yang tergolong langka. Kelangkaan ini tidak hanya terjadi di wilayah Kabupaten Inhil, melainkan juga mencakup skala nasional. Sehingga, diperlukan perhatian khusus bagi para perawat ners yang bertugas di Kabupaten Inhil. 

"Jika, memang usulan pemberian tunjangan profesi ini disetujui. Maka, ini merupakan 'kado terindah' bagi perawat, khususnya perawat ners dalam peringatan Hari Perawat Nasional Indonesia yang ke - 43 ini," ujar Matzen, seraya mengatakan HPNI diperingati setiap tanggal 17 Maret. 

Matzen mengungkapkan, besaran pemberian tunjangan ini nantinya akan dilakukan dengan pertimbangan lokasi penempatan tugas dari masing - masing perawat ners yang berada di Kabupaten Inhil. 

"Jadi, pertimbangan besaran tunjangan itu diberikan menurut penempatan kerja para perawat ners itu sendiri. Semakin jauh mereka bertugas, semakin terpencil lokasi penugasan, maka semakin besar tunjangan yang akan mereka peroleh," ungkapnya. 

Tak hanya terhenti pada pemberian tunjangan bagi perawat ners, Matzen mengatakan, DPD PPNI Kabupaten Inhil juga telah mengajukan usulan kenaikan upah bagi perawat non - aparatur sipil negara yang tersebar di Kabupaten Inhil, khususnya bagi para perawat yang bertugas di daerah pelosok. 

"Kenaikan upah yang kami upayakan ini diharapkan bisa sesuai dengan standar UMK (Upah Minimum Kabupaten / Kota). Usulan ini, kami ajukan kepada Pemkab Inhil. Meski, kami mengetahui adanya keterbatasan anggaran daerah saat ini," tukasnya. 

Terkait penyebaran tenaga paramedis perawat, diakui Matzen, memang belum berimbang. Terlebih, di kawasan yang berada jauh dari Ibu Kota Kabupaten. 

"Penyebaran tenaga perawat saat ini memang tidak berimbang, seperti bertumpuk di kawasan perkotaan. Sehingga, masih terdapat daerah atau kawasan yang minim tenaga perawat, bahkan tidak tersentuh sama sekali. Padahal, jika dilihat rasio antara jumlah perawat dengan jumlah masyarakat Inhil itu sudah sebanding," katanya sembari berkata terdapat 730 orang tenaga paramedis perawat yang bertugas di Kabupaten Inhil. 

Selanjutnya, bertepatan dengan peringatan HPNI Ke - 43 tahun 2017 ini, dikatakan Matzen, PPNI sedang dan akan menggelar beberapa rangkaian kegiatan yang berkenaan dengan persoalan kesehatan bagi masyarakat. 

"Sebagai contoh, hari ini (Kamis, 16/3/2017, red), kami mengadakan pengobatan massal, khitanan massal dan penyuluhan massal di Desa Teluk Jira, Kecamatan Tempuling. Selain itu, dalam rangka memperingati HPNI ini, kami telah mencanangkan penyelenggaraan kegiatan seminar kesehatan yang memang rutin digelar setiap tahunnya, serta pemeriksaan kadar gula darah," pungkas Matzen. 

Ihwal kesejahteraan yang memang menjadi prioritas Pemkab Inhil, salah seorang perawat yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada, Mario Lestari, SKM mengaku, telah merasakan perubahan positif pasca penerimaan remunerasi. Remunerasi, lanjutnya, diberlakukan sejak RSUD Puri Husada bertransformasi menjadi Badan Layanan Umum Daerah. 

"Remunerasi yang diterima, besarannya didasarkan pada besar - kecilnya beban kerja, penempatan kerja, kualifikasi pendidikan dan sebagainya. Jadi, proporsional besaran remunerasi yang diterima oleh masing - masing perawat di sini. Dibandingkan dulu, jika dilihat dari sudut pandang kesejahteraan, memang sudah lebih baik yang sekarang," katanya, Kamis (16/3/2017). 

Sejauh ini, Mario Lestari juga mengaku, belum pernah sama sekali mendengar keluhan dari rekan seprofesinya menyangkut persoalan kesejahteraan. 

"Kenyamanan yang diperoleh ini, lebih dikarenakan institusi Rumah Sakit yang telah berubah menjadi BLUD. Yang mana, sistem dalam BLUD tersebut, ditetapkan secara mandiri dan iatur sesuai dengan kebutuhan," kata Mario Lestari yang juga merupakan Kepala Bidang Pelayanan Keperawatan RSUD Puri Husada. 

Namun demikian, Mario Lestari tetap berharap, agar Pemkab Inhil dapat mengajukan usulan kepada Pemerintah Pusat untuk melakukan pengangkatan langsung terhadap tenaga paramedis perawat non - aparatur sipil negara. Terlebih, bagi para perawat dengan masa kerja yang tergolong lama.(hil03)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Indragiri Hilir H Muhammad Wardan menghadiri pelaksanaan Forum Komunikasi Publik Perencanaan Pembangunan Kabupaten Inhil Tahun 2018, Senin (13/3/17) di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). 

Adapun fungsi dan tujuan pelaksanaan Forum Komunikasi Publik Perencanaan Pembangunan Tahun 2018 Kabupaten Inhil adalah sebagai sebuah tahapan yang harus dilaksanakan dalam proses pembangunan yang berkesinambungan, Penyusunan program prioritas dalam pembangunan untuk tahun anggaran 2018, dan menjaring aspirasi terhadap program prioritas pembangunan. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Pada kegiatan yang dilaksanakan guna menentukan arah pembangunan Kabupaten Inhil di tahun 2018 ini, turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil Said Syarifuddin, Wakil Ketua DPRD Inhil H Mariyanto, Asisten II Rudiansyah, Kepala Bappeda Tengku Juhardi, Staf Ahli Bupati, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkab Inhil, Camat, Kepala Bagian Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, pelaku usaha, unsur organisasi, tokoh masyarakat dan alim ulama. 

Dalam arahannya yang sekaligus membuka forum secara resmi, Bupati Wardan mengatakan, forum yang memiliki fungsi menampung aspirasi masyarakat ini, semestinya harus didominasi kehadiran masyarakat ataupun unsur masyarakat yang mewakili. 

"Dengan kehadiran masyarakat di forum ini, tentunya dapat memberikan pertimbangan, masukan menyangkut progres pembangunan di Kabupaten Inhil. Karena forum ini memang diperuntukkan bagi publik. Inilah wadah, sarana bagi masyarakat, menyampaikan aspirasi, pokok pikiran, dan gagasan," ucapnya. 

Selain itu, melalui pelaksanaan Forum Komunikasi Publik ini, Wardan mengharapkan, seluruh kepentingan masyarakat akan pembangunan dapat diakomodir di tahun 2018 mendatang. 

"Dalam forum ini, Bottom - Up System akan dapat diberlakukan, peran serta dari semua komponen masyarakat dalam pembangunan dapat terlihat. Aspirasi, gagasan dan pokok pikiran disampaikan langsung oleh masyarakat kepada pemerintah. Ini merupakan wadah kontribusi dari masyarakat terhadap pembangunan," ujarnya. 

Selain tujuan umum, seperti penyampaian aspirasi, dikatakan Wardan, forum ini juga berfungsi sebagai instrumen evaluasi kinerja pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil. Sehingga, lanjutnya, masyarakat bisa memanfaatkan momen ini untuk secara pro-aktif menyampaikan masukan dalam konteks evaluasi. 

"Kedepan, maunya forum-forum seperti ini dapat dilaksanakan di tempat yang lebih terbuka. Agar, tingkat partisipasi masyarakat dalam forum ini yang berdampak positif terhadap pembangunan nantinya akan meningkat," harapnya. 

Lanjutnya, sebahagian masyarakat telah dapat menikmati kinerja pembangunan oleh Pemkab Inhil, seperti pembangunan infrastruktur jalan maupun jembatan yang telah dilaksanakan selama ini. Meski, masih terdapat beberapa persoalan pembangunan yang terjadi. 

"Dalam kunjungan saya ke desa-desa, saya melihat ada masyarakat yang mulai menikmati 'buah' pembangunan ini. Hal ini tentunya menjadi salah satu indikator keberhasilan pembangunan yang dilaksanakan. Namun demikian, saya sadari masih ada juga pembangunan yang belum terlaksana. Masih banyak persoalan pembangunan infrastruktur, seperti jalan, khususnya jalan yang menjadi kewenangan Nasional maupun Provinsi Riau," katanya. 

Spesifik, dalam arahannya ini, Wardan juga menyorot pelaksanaan program Desa Maju Inhil Jaya yang tergolong sukses pada beberapa kawasan perdesaan di Kabupaten Inhil. 

Selanjutnya, Wardan mengungkapkan, telah banyak alokasi dana yang diperoleh dari berbagai sumber, mulai dari Provinsi hingga pusat, guna mengoptimalkan upaya pembangunan di Kabupaten Inhil. 

Kepala Bappeda Kabupaten Inhil, Tengku Juhardi dalam penyampaian progres pembangunan Kabupaten Inhil mengatakan, perkembangan APBD Inhil, sempat mengalami penurunan untuk tahun 2017 di luar dari Bantuan Keuangan Provinsi Riau yang diperoleh sebesar Rp 74 miliar. Hal ini disebabkan oleh asumsi dasar, yakni harga minyak dunia yang mengalami kenaikan per-barelnya. Sehingga, Pemerintah pusat berfokus untuk melakukan efisiensi dalam pengalokasian dana transfer daerah.(hil03)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menganggarkan bantuan Rp 23,4 miliar buat Pondok Pesantren dan Madrasah. 

Bupati Inhil H Muhammad Wardan menyampaikan, Pemkab Inhil telah berupaya menggaet dana buat pembangunan Pondok Pesantren dan Madrasah melalui Bantuan Keuangan Pemerintah Provinsi Riau, namun setelah dilakukan verifikasi dan klarifikasi hal ini tidak dapat diakomodir. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
“Walaupun kita tidak mendapatkan melalui Bantuan Keuangan Provinsi Riau untuk Madrasah dan Pondok Pesantren, namun kita tetap menganggarkan melalui APBD Kabupaten Indragiri Hilir sebesar Rp 23,4 miliar” ungkap Bupati Inhil H Muhammad Wardan, Senin (13/3/17). 

Beliau memastikan bantuan untuk Madrasah dan Ponpes pada tahun ini sudah tidak ada kendala dan sudah tertuang pada APBD Tahun Anggaran 2017. 

Diharapkan, masyarakat jangan terprovokasi dengan anggapan atau pandangan dari beberapa pihak yang hanya menilai dari selembar surat yang tidak utuh secara keseluruhan, sehingga membuat viralnya masalah tersebut di Medsos, baru-baru ini. 

Padahal, dinyatakan Pemkab Inhil sangat berkomitmen memberikan layanan terhadap kebutuhan masyarakat, terutama di dunia pendidikan baik sekolah negeri maupun madrasah dan ponpes karena semuanya bagi kebutuhan masyarakat di bidang pendidikan. 

"Wujud kepedulian kepada dunia pendidikan, khusus buat Madrasah dan Ponpes dibuktikan melalui Penghargaan Kementerian Agama kepada 11 Bupati/ Walikota se-Indonesia, termasuk Inhil," katanya. 

Menurut pandangan Dirjen Pendidikan Islam saat itu, bahwa penghargaan ini merupakan wujud perhatian Pemerintah Kabupaten dan salah satunya Pemkab Inhil yang sangat komit dalam pengembangan program kemitraan pendidikan. 

Kepala Dinas pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir H Syaifuddin membenarkan selama beberapa tahun ini Pemkab Inhil terus menganggarkan untuk Madrasah dan Ponpes melalui APBD Kabupaten, jadi memang keliru jika ada pihak-pihak yang mengatakan bahwa Bupati Indragiri Hilir menganak tirikan Madrasah dan Ponpes. 

"Madrasah dan Ponpes memang masih kewenangan Kementerian Agama yang pembiayaan operasionalnya melalui APBN, untuk itu kita tidak bisa mengakomodir secara keseluruhan kebutuhan Madrasah dan Pondok Pesantren, namun kita tetap memberikan perhatian dan dukungan sesuai kewenangan yang dapat diberikan oleh Pemerintah Kabupaten," jelasnya. 

Ditegaskan, tidak ada dikotomi antara sekolah umum maupun Madrasah dan Ponpes, karena setiap tahun Pemkab Inhil terus menganggarkan berbagai kebutuhan untuk Madrasah dan Ponpes sesuai kewenangan. 

"Pda APBD tahun ini saja kita sudah anggarkan untuk 36 sekolah Madrasah dan Ponpes," imbuhnya.(hil03)

INDRAGIRI HILIR, KERITANG -  Bupati Inhil mengunjungi lokasi kebakaran di Ponpes Anwarul Ulum Kecamatan Keritang pada Sabtu Sabtu (11/3/17). 

Dalam peninjauan ini ikut juga Ketua PMI Inhil Hj Zulaikhah Wardan, anggota DPRD Inhil, Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Inhil, Pengasuh Ponpes Anwarul Ulum Kecamatan Keritang dan para santri Ponpes Anwarul Ulum Kecamatan Keritang. 

Kedatangan ketua DPD Golkar Inhil beserta rombongan disambut oleh barisan santriwan dan santriwati ponpes Anwarul Ulum. Dalam kesempatan itu, Bupati yang juga Ketua DPD Golkar Inhil dan rombongan memberikan bantuan kepada keluarga besar Ponpes Anwarul Ulum untuk meringankan beban para santri di ponpes tersebut. 

Bupati H Muhammad Wardan mengatakan, bahwa anggota DPD Golkar memiliki rasa simpatik dan kepedulian terhadap musibah kebakaran yang terjadi di Ponpes Anwarul Ulum. 

Wardan juga berharap agar proses belajar mengajar di Ponpes Anwarul Ulum tetap dilaksanakan dengan baik walaupun belum bisa mencapai keefektifan dan keefisienannya untuk saat ini. 

Disebutkan, tentunya karena yang kena ini adalah lembaga pendidikan, kita berharap jangan sampai karena terjadinya musibah ini proses belajar mengajar menjadi terganggu, kalau terhambat jelas jadi terhambat, biasanya lokalnya tersedia sekarang tidak ada. Bisa jadi seperti menjadi ber sip. 

"Semoga dengan bantuan ini dapat meringankan beban para santri ponpes Anwarul Ulum ini. Saya ingin adanya laporan terlebih dahulu dari pihak yayasan dan direkomendasikan melalui camat mengenai musibah ini, setelah itu barulah kita akan berupaya mencarikan dana untuk bantuan pembangunan ruang belajar yang baru," sebutnya. 

Beliau menghimbau kepada masyarakat daerah ini merupakan daerah rawan kebakaran, baik itu kebakaran dari segi bangunan mau pun lahan yang mana lahan kita ini merupakan tanah gambut, oleh sebab itu kepada seluruh masyarakat untuk berjaga-jaga dan berhati-hati untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran ini. 

"Hendaknya ketika ingin meninggalkan rumah, dilihat, perhatikan, dan matikan listrik, kompor, maupun sumber api lainnya. Penyuluhan dan sosialisasi tentang musibah ini kita lakukan, yang penting kewaspadaan dan kehati-hatian masyarakat.” pesannya. 

Sementara itu Ketua PMI, Hj Zulaikhah Wardan mengucapkan rasa keprihatinannya terhadap musibah yang terjadi di Ponpes Anwarul Ulum. 

Katanya, ia bersama Bupati yang juga selaku Ketua DPD Golkar Inhil telah melakukan peninjauan musibah kebakaran yang terjadi di Ponpes Anwarul Ulum Kecamatan Keritang ini. 

"Kami merasa prihatin dengan adanya musibah ini karena hampir seluruhnya ruang kelas habis ludes. Untuk itu kami selaku Ketua PMI ikut prihatin dan mengucapkan bela sungkawa dengan memberikan bantuan untuk meringankan beban korban," katanya. 

Semoga ada bantuan dan cepat didirikan kembali sekolah ini sehingga para santri dapat mengikuti pembelajaran sebagaimana mestinya. Dengan kondisi yang sangat terbatas ini tentu mereka membutuhkan bantuan dari kita semua. 

"Jadi kita harapkan baik itu dari pemerintah maupun swasta bisa membantu untuk segera membangun kembali bangunan sekolah sehingga anak-anak di sini dapat belajar sebagaimana mestinya," imbuhnya. 

Selain meninjau dan memberi bantuan di Ponpes Anwarul Ulum, Bupati dan rombongan juga meninjau dan memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Jalan Sapta Marga Tembilahan dan korban kebakaran di Desa Sungai Gantang sekitar SPBU Rumbai Jaya Kecamatan Kempas baru-baru ini.(hil03)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Inhil H Muhammad Wardan bersilaturahmi ke Panti Asuhan Muhammadiyah Tembilahan, Ahad (12/3/17). Dalam kegiatan silaturahmi ini, Bupati didampingi Ketua K3S Inhil Hj Zulaikhah Wardan, Asisten II Setda Inhil Rudiansyah, Kadis Sosial Hj Nurlia dan beberapa pejabat lainnya. 

Dalam kesempatan ini juga dilakukan pemberian bantuan pakaian sekolah dan sembako buat penghuni panti asuhan yag berpenghuni sebanyak 15 orang yatim piatu. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Bupati dan rombongan juga berkesempatan meninjau langsung Panti Asuhan yang masih dalam proses pembangunan dan berdialog langsung dengan Pengurus Cabang Muhammadiyah, Pengasuh dan Anak Panti Asuhan Muhammadiyah Tembilahan. 

Bupati H Muhammad Wardan mengatakan, pada hari ini berkesempatan bersilaturahmi langsung dengan Pengurus Muhammadiyah Cabang Inhil, Lembaga Pendidikan dan Panti Asuhan Muhammadiyah Tembilahan dengan melihat langsung kondisi dan suasana Panti Asuhan dengan berdialog langsung dengan pengasuh dan anak panti asuhan mengenai proses kegiatan-kegaitan di Panti Asuhan Muhammadiyah ini. 

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Inhil siap membantu proses pengembangan dari Pengurus Muhammadiyah dan kegiatan-kegiatan sehari-hari di Panti Asuhan ini," tegas Bupati. 

Terakhir beliau mengucapkan terimakasih kepada Pengurus Muhammadiyah, khususnya di lingkungan Panti Asuhan ini yang sudah memiliki lembaga pendidikan mulai dari PAUD sampai SMA dan memerlukan dukungan baik dari pemerintah maupun pihak swasta.(hil03)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bertempat di lantai 5 kantor Bupati Pemerintah Kabupaten Inhil menerima kunjungan OMBUDSMAN Republik Indonesia perwakilan Provinsi Riau dalam rangka Hasil Penilaian Kepatuhan terhadap Standar Pelayanan Publik Sesuai dengan UU No.25 TH 2009 tentang pelayanan Publik.

Kegiatan tersebut turut di hadiri Asisten I Drs Afrizal yang di dampingi Asisten II Drs Rudiansyah Setda Inhil serta Kepala Dinas, Badan, Kabag dan Camat Se-Kabupaten Inhil, Kamis (9/3/2017).

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Rombongan OMBUDSMAN Republik Indonesia Perwakilan Perwakilan Provinsi Riau yang terdiri Dasuki Bidang (Bidang Pencegahan OMBUDSMAN Republik Indonesia Perwakilan Perwakilan Provinsi Riau), Bambang Pratama (Bidang Penyelesaian laporan OMBUDSMAN Republik Indonesia Perwakilan Perwakilan Provinsi Riau).

Adapun Masud dari kunjungan tersebut untuk mendorong kepatuhan terhadap standar pelayanan publik dalam ranga mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik.

Penilaian Kepatuhan terhadap Standar Pelayanan Publik Sesuai dengan UU No.25 TH 2009 tentang pelayanan Publik untuk pengumpulan data Kabupaten Inhil di laksanakan pada bulan Mei  Agustus 2016 yang lalu yang sudah memasuki tahun ke-2.

Untuk di ketahui ada 3 zona kepatuhan pelayanan publik yaitu Hijua, Kuning dan Merah. Adapun hasil dari penilaian kepatuhan Pelayanan Publik untuk Pemerintah Kabupaten Inhil berada Zona kuning di posisi 41 dari 85 Kabupaten/kota seluruh Indonesia yang termasuk dalam penilaian Kepatuhan Pelayanan Publik .

Ada 9 variabel penilaian dari OMBUDSMAN RI terdiri dari: Standar Pelayanan, Sistem Informasi Pelayana, Publik, Sarana dan Prasarana, Pelayanan Khusus, Pengelolaan Pengaduan, Penilaia Kerja, Visi Misi dan Motto Pelayanan terakhir atribut.

Untuk itu di harapkan pada TH 2018 Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menjadi zona hijua. Untuk mencapai zona hijau diharapkan kepada PEMKAB Inhil untuk menyediakan beberapa Variabel yang termasuk dalam penilaian tersebut, demikian dikatakan Bambang Pratama salah seorang OMBUDSMAN Republik Indonesia Perwakilan Perwakilan Provinsi Riau.

Sementara itu Asisten I Setda Inhil Drs.Afrizal yang dimintai keterangan usai mengikuti pertemuan OMBUDSMAN Republik Indonesia Perwakilan Perwakilan Provinsi Riau, mengatakan, karena ini memasuki tahun ke-2 dari penilaian Kepatuhan terhadap Standar Pelayanan Publik dan hasilnya dari tahun ke tahun terus meningkat dari segi rangking maupun nilai.

"Walaupun pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Inhil masih berada di zona kuning, untuk itu kita beraharap pada TH 2017 ini ada peningkatan walaupun masih banyak pekerjaan atau PR kita yang harus di lakukan dalam rangka kesiapan kita dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat dibidang adminstrasi, mudah-mudahan pada tahun ini kita bisa meningkat," ucap Bupati Wardan yang diwakili oleh Asisten I Setda Inhil Drs.Afrizal.(hil03)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus berupaya menekan angka kebakaran di daerah ini, yakni dengan melengkapi sarana prasarana pemadam dan perluasan jangkauan operasional. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyatakan, untuk itu diperlukan penambahan armada dan peralatan pemadam kebakaran, baik di darat dan di perairan. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
"Bagi memaksimalkan penanggulangan kebakaran yang terjadi di wilayah Kabupaten Inhil, maka kami akan terus berupaya melengkapi dan menambah armada dan sarana pendukung pemadam kebakaran, terutama di wilayah pesisir atau perairan," ungkap Bupati Inhil H Muhammad Wardan seperti disampaikan Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Kabupaten Inhil Sirajuddin, Jum'at (10/3/17). 

Disebutkan, saat ini jangkauan operasional Dinas PKP Kabupaten Inhil hanya efektif di Kecamatan Tembilahan, Tembilahan Hulu dan Tempuling. 

"Dengan jumlah armada 2 unit mobil Damkar, 3 unit motor Viar dan 1 unit mobil Rescue. Sedangkan, untuk Kecamatan pesisir diperlukan armada berupa kendaraan laut pemadam kebakaran," jelasnya. 

Maka, PKP akan mengusahakan dilakukan penambahan kendaraan operasional Pemadam Kebakaran yang dapat menjangkau setiap Kecamatan di Kabupaten Inhil. 

Untuk itu, pihaknya akan ajukan usulan penambahan tersebut kepada pihak Pemerintah Provinsi dan Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Pemerintahan Umum. 

"Bagi penanggulangan kebakaran di wilayah pesisir, maka kita akan ajukan usulan kendaraan operasional seperti speedboat," imbuhnya.(hil03)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Dalam beberapa tahun belakangan, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir memberikan perhatian besar bagi perbaikan lahan perkebunan masyarakat dari kerusakan dan peningkatan harga jual kelapa di pasaran. 

Bagi perbaikan kerusakan tanggul perkebunan kelapa masyarakat, sampainya saat ini 16 unit alat berat sudah diserahkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil kepada 16 Kecamatan. Alat berat atau ekskavator tersebut akan dipergunakan untuk pembuatan tanggul, normalisasi parit dan aktivitas lain dalam rangka penyelamatan kebun kelapa. 

"Kita terus berupaya maksimal dalam menyelamatkan luas perkebunan kelapa yang ada," ungkap Bupati Inhil HM Wardan, kemarin. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Selain perbaikan lahan perkebunan yang rusak, upaya penyelamatan komoditi ini menurut Bupati juga melalui peremajaan tanaman kelapa dan sebagainya. 

Berdasarkan data yang ada setidaknya tercatat 464.271 hektar lahan perkebunan kelapa masyarakat Inhil. Artinya, sekitar 80 persen masyarakat disana menggantungkan hidup pada sektor tanaman perkebunan tersebut. Walaupun diantara itu ada juga sekitar 100 ribuan hektar lahan perkebunan kelapa masyarakat yang rusak. 

Disamping memiliki lahan perkebunan kelapa terluas di Indonesia, Kabupaten Inhil juga memiliki varietas kelapa yang sudah di setujui pemerintah pusat. Jenis varietasnya Kelapa Dalam Pasang Surut Sri Gemilang. Varietas tanaman tersebut pertama di Indonesia. 

"Dengan semikian siapa saja yang ingin mencari jenis varietas tersebut silahkan datang ke Kabupaten Inhil,"sambung mantan Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru itu. 

Seluas 464.271 hektar lahan perkebunan itu tersebar di seluruh Kecamatan. Perhatian pemerintah untuk mempertahankan sektor tanaman kelapa sudah dilakukan sejak lama dengan berbagai upaya, diantaranya seperti yang sudah disebutkan diatas tadi. 

Kedepan jumlah itu akan lebih ditingkatkan lagi, agar sektor tanaman kelapa dalam tetap dapat dipertahankan. Untuk menjamin harga jual kelapa supaya tetap stabil, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil, akan menerapkan Sistem Resi Gudang (SRG). 

"Kita telah berjuang keras dengan beberapa kali mendatangi Kementerian Perdagangan di Jakarta, agar SRG dapat diterapkan di Inhil," imbuhnya.(hil03)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Indragiri Hilir H Muhammad Wardan beserta istri Hj Zulaikhah Wardan sampai dengan selamat di tanah air, setelah melaksanakan ibadah Umroh, Senin (6/3/14). 

Kedatangan Bupati dan Istri disambut segenap pejabat OPD Indragiri Hilir di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru sekitar pukul 14.30 WIB. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Terlihat wajah berseri dari Bupati dan istri saat berjalan keluar bandara. Beliau juga tampak sehat dan bugar sepulang dari melaksanakan ibadah umroh di tanah suci. 

Sebelumnya, Bupati tiba di Jakarta pada hari ini sekira pukul 12.30 WIB dan langsung terbang menuju Pekanbaru. Setibanya di kediaman pribadi Bupati yang terletak di Jalan Rawa Bening Pekanbaru diadakan pembacaan do'a selamat yang dipimpin langsung oleh Bupati Inhil. 

Sementara itu Kabag Humas dan Protokol Setda Inhil mengucapkan rasa syukur atas kembalinya Bupati dan istri ke kampung halaman dengan selamat. 

"Alhamdulillah, kita sangat bersyukur Pak Bupati dan Ibu tiba di sini dengan sehat dan selamat. Semoga setelah melaksanakan Umroh ini Bupati dapat melaksanakan tugas dan memimpin Inhil dengan semangat baru agar Inhil akan semakin berjaya di bawah kepemimpinan Bupati kita," ungkapnya. 

Di kediaman tersebut, banyak tamu yang datang mengunjungi Bupati. Dalam waktu dekat Bupati Wardan akan kembali bertugas dengan berbagai agendanya sebagai Bupati Indragiri Hilir.(hil0

INDRAGIRI HILIR, KERITANG - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial (Dinsos) bergerak cepat membantu korban kebakaran di Ponpes Anwarul Ulum Kilometer 10 Dusun Mugo Mulyo Desa Lintas Utara, Kecamatan Keritang, Ahad (5/3/17). 

Penyerahan bantuan berupa logistik, tikar dan sembako ini dilakukan Bupati Inhil yang diwakili Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Inhil H Yuspik SH. Kedepan juga akan diberikan bantuan buat buat mendukung proses belajar mengajar di Ponpes ini. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Yuspik mengatakan, bantuan yang diserahkan ini merupakan bagian dari kepedulian dan empati Pemkab Inhil bagi para santri yang menuntut ilmu dan para ustadz yang mengajar di Ponpes ini. 

"Mudah-mudahan bantuan yang diserahkan dapat membantu meringankan beban para korban kebakaran ini, sehingga mereka dapat tetap menjalankan aktifitasnya," ujarnya. 

Warga Ponpes ini diharapkan dapat sabar menghadapi musibah yang dapat terjadi kapan dan dimana saja, tapi tetap dengan mengedepankan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran ini. 

"Kita harus mewaspadai bahaya kebakaran seperti ini, hindari hal-hal yang berpotensi menjad pemicunya," ingatnya. 

Ia juga tetap menghimbau kepada masyarakat Inhil untuk tetap berhati-hati dan waspada agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. 

Dalam kesempatan ini, selain memberikan memberikan bantuan, Tim BPBD Inhil juga melakukan pembersihan terhadap lokasi pasca kebakaran Ponpes Anwarul Ulum di Kilometer 10 di Dusun Mugo Mulyo Desa Lintas Utara Kecamatan Keritang.(hil03)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menerima penghargaan dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian, Jum'at (3/3/17). 

Penghargaan dalam rangka pembangunan rumah kantor Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) ini diserahkan pada kegiatan Lauching Aplikasi Pelayanan Publik Berbasis Teknologi Informasi oleh Kapolda Riau bertempat di Auditorium Co Ex Mall SKA Pekanbaru. 

Wakil Bupati Inhil H Rosman Malomo bersama tiga daerah kabupaten lain di Riau, yakni Kabupaten Siak, Bengkalis dan Rohil menerima langsung penghargaan ini dari Kapolri. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Dalam kegiatan ini, Wabup didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Yulizal, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Inhil Marlis Syarif. 

Kabag Humas dan Protokol Marlis Syarif mengatakan, penghargaan ini merupakan apresiasi Kapolri kepada Pemerintah Kabupaten Inhil yang turut membantu kinerja polisi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya di Kabupaten Inhil. 

"Pemerintah Kabupaten Inhil telah membangun Rumah Kantor Pos Keamananan Terpadu Bhabinkamtibmas sebanyak 60 buah sebagai sarana dan prasarana penunjang tugas kepolisian di jajaran Polres Inhil. 

Untuk diketahui, kegiatan Launching Aplikasi Pelayanan Publik Berbasis Teknologi Informasi tersebut, Kapolri Tito Karnavian didampingi beberapa petinggi Polri, Kemenpan-RB RI yang di Wakili Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Muhammad Yusuf Ateh. Turut dihadiri Gubernur Riau Arsyadjuliandy Rachman, Ketua DPRD Septina Primawati Rusli, Kapolda, unsur Forkopimda Provinsi Riau, tokoh masyarakat dan agama, serta serta seluruh Bhabinkamtibmas se Provinsi Riau. 

Peluncuran atau launching Aplikasi Pelayanan Publik Berbasis Teknologi Informasi ini ditandai dengan Scanning oleh Kapolri yang didampingi Kapolda Riau Irjen Zulkarnain Adinegara.(hil03)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Keluarga Besar Humas dan Protokol Inhil melepas mahasiswa magang dan seorang staf yang telah mengabdi selama beberapa waktu, Kamis (2/3/17). 

Kegiatan yang dilaksanakan di ruang rapat bagian Humas dan Protokol tersebut dhadiri Kepala Bagian Humas dan Protokol Inhil, Kasubbag Dokumentasi dan Publikasi, Kasubbag Humas, Kasubbag Protokoler, Staf Humas dan Protokol, serta mahasiswa magang dan siswa-siswi Prakerin. 

Mahasiswi magang, Yeni Firdawati menyampaikan kesan dan pesannya terhadap keluarga besar Humas Setda Inhil dengan penuh haru. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
"Saya mengucapkan terimakasih kepada Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang ada di Humas ini karena telah membimbing dan mengajari saya tentang dunia kerja. Pengalaman ini sangat berharga bagi saya karena melalui ini saya dapat mengenali suasana kantor dan menambah wawasan saya. Saya mohon maaf apabila selama saya di sini, sikap saya ada yang tidak berkenan di hati Bapak-bapak dan Ibu-ibu semuanya," ujarnya. 

Sementara itu Desmarini Daud, salah seorang ASN Humas dan Protokol yang berpindah tugas ke salah satu Dinas yang ada di Inhil merasa berat hati untuk meninggalkan keluarga besar Humas dan Protokol Inhil. 

"Saya senang berada di Humas ini, namun karena tugas saya harus bekerja di tempat lain. Saya ucapkan terimakasih kepada rekan-rekan Humas dan Protokol ini atas kerjasamanya selama ini. Saya juga memohon maaf apabila selama ini ada sikap saya yang membuat tidak nyaman terhadap rekan-rekan semuanya," kata Rini. 

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Inhil, Marlis Syarif dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Yeni dan Rini yang selama ini telah membantu dan menyukseskan segala kegiatan di Humas dan Protokol Setda Inhil. 

"Saya ucapkan terimakasih banyak kepada ananda Yeni yang selama lebih kurang 1 bulan ini telah membantu pekerjaan dan kegiatan di bagian humas dan protokol ini. Saya juga atas nama keluarga besar Humas dan Protokol memohon maaf apabila dalam keseharian terdapat kesalahan, kekurangan, maupun kekhilafan dalam mendidik ananda di sini. Semoga ilmu yang didapat di sini bermanfaat bagi ananda," ujar Marlis. 

Kepada Rini, saya juga mengucapkan ribuan terimakasih serta apresiasi atas pengabdian selama lebih kurang 13 tahun di Humas dan Protokol ini. Dia mendoakan semoga karir Rini semakin gemilang dan sukses untuk ke depannya. 

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyambutan kepada 2 orang staf humas dan protokol (Nina dan Rio), yang penempatan tugasnya di Sub Bagian Protokoler. Marlis mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung di tim Humas dan Protokol Setda Inhil. Keduanya diminta dapat segera menyesuaikan diri dan melakukan kerjasama yang baik kepada sesama tim Humas dan Protokol Setda Inhil.(hil03)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H Rosman Malomo menghadiri Rapat Paripurna ke-5, Masa Persidangan 1 Tahun Sidang 2017 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Inhil, Rabu (1/3/17). 

Rapat yang dipimpin langsung Ketua DPRD Inhil Dani M Nursalam didampingi para wakil ketua, Sekwan DPRD H Fauzan Hamid dan anggota dewan lainnya serta beberapa pejabat eselon di lingkungan Pemda Inhil itu, dalam rangka penyampaian laporan hasil pembahasan badan anggaran terhadap rancangan anggaran pendapatan belanja daerah tahun 2017. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Dalam sambutannya Rosman Malomo mengungkapkan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras anggota dewan yang telah menjalankan tugas dan fungsinya dalam pembahasan Anggaran Daerah. 

“Terima kasih kepada Badan Anggaran (Banggar) DPRD Inhil yang telah selesai melakukan pembahasan RAPBD ini, meskipun terjadi sedikit perubahan waktu dari yang ditetapkan. Sekali lagi terima kasih kepada Banggar,” ucap Wabup, Rabu (1/3). 

Sementara itu berdasarkan laporan yang disampaikan juru bicara Banggar M Sabit Bahar pada paripurna tersebut, pada APBD 2017 belanja daerah diproyeksikan sebesar Rp 2.110.494.023.731 triliun. Apabila di bandingkan dengan APBD Perubahan tahun 2016 yakni sebesar Rp.2.387.628.112.674 triliun, maka ada penurunan Belanja Daerah pada Rancangan APBD 2017 ini sebesar Rp 277.134.088.943 milyar atau turun sekitar 13,13 persen. 

“Untuk belanja tidak langsung pada Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun ini diproyeksikan sebesar Rp1.111.068.852.623 triliun. Sedangkanbelanja langsung sebesar Rp.999.425.171.108 milyar,” ujar Sabit yang juga merupakan politisi Partai Demokrat Inhil ini.(hil03)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Rapat Paripurna Tanggapan Bupati Indragiri Hilir Atas Pandangan Umum Fraksi Tentang RAPBD untuk Tahun 2017 Kabupaten Inhil, Jumat (24/2/17). 

Rapat Paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD DR H Mariyanto dan dihadiri oleh Bupati HM Wardan, Sekda H Said Syarifudin, unsur Pimpinan DPRD diantaranya Ketua DPRD H Dani M Nursalam, Wakil Ketua DPRD Feryandi, Wakil Ketua DPRD DR Ir, Syahruddin dan Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Inhil serta Anggota DPRD Inhil lainnya. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Dalam tanggapannya, HM Wardan menyampaikan bahwa pemerintah daerah sangat merespons dan menanggapi berbagai kritikan serta masukan yang disampaikan masing-masing fraksi pada Rapat Paripurna yang dilaksanakan malam sebelumnya. 

Secara umum, Bupati atas nama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menyampaikan ucapan terima kasih atas peran aktif anggota DPRD di dalam memberikan masukan dan kritikan selama pembahasan. 

Menurut Bupati, segala bentuk kritik dan masukan yang disampaikan oleh DPRD Kabupaten Inhil melalui fraksi-fraksi yang ada akan menjadi salah satu dasar pertimbangan saat mengambil kebijakan ke depannya. 

"Kami menyadari bahwa tanggapan yang saya sampaikan ini belum dapat memuaskan semua pihak, dan untuk itu tentunya perlu ada koordinasi lebih lanjut akar pembangunaan di Kabupaten yang kita cintai ini dapat berjalan berkesinambungan dan bersinergi. Sehingga dapat memberikan manfaat untuk masyarakat khususnya di Kaupaten Inhil," ujar Bupati menutup sambutannya.(hil02)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian dan Statistik (Diskominfo Persantik) berupaya mewujudkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang menjangkau sampai ke pedesaan. 

Untuk itu, Diskominfo dan Persantik Inhil akan bekerja keras untuk mempersiapkan segala sarana dan prasarana dalam rangka mewujudkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Kabupaten Indragiri Hilir. Karena menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
"Tentunya dengan perkembangan dan akses informasi dan komunikasi yang mudah akan memiliki dampak perkembangan yang sangat cepat, baik pada perorangan, bisnis, maupun bagi Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ungkap Kepala Diskominfo dan Persantik Inhil HM Thaher. 

Diterangkan, walaupun keberadaan Diskominfo masih sangat belia, pihaknua optimis akan mampu mempersiapkan dan melaksanakan pembangunan, baik infrastruktur TIK berbasis aplikasi, maupun pelayanan dan pengelolaan informasi di wilayah Kabupaten Inhil. 

Program-program Kominfo akan disejalankan dengan Rencana Program Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan visi Spirit Baru Indragiri Hilir yang Lebih Maju, Bermarwah dan Bermartabat. 

"Adapun upaya yang menjadi prioritas saat ini, yakni penataan tower telekomuniasi dengan revisi Perda, pelayanan informasi publik dengan sistem e-Government, membentuk Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kecamatan dan Desa serta meningkatkan kemitraan dengan media massa di kabupaten Indragiri Hilir sebagai akses informasi bagi masyarakat," sebut mantan Kadis Perhubungan ini. 

Pelaksanaan program akan terus digesa walaupun tidak mudah, namun Diskominfo akan terus berusaha mengatasi berbagai kekurangan dan permasalahan pada pelaksanaannya di lapangan. 

Selain itu untuk jangkauan penyediaan jasa layanan informasi melalui berbagai media (cetak, online dan elektronik) yang dikelola oleh Diskominfo akan terus digesa. Saat ini untuk website Inhilkab.go.id sudah tidak ada masalah, setelah sempat mengalami gangguan, beberapa waktu lalu. 

Sedangkan untuk Radio Gemilang Fm (Gfm) terus mengudara dan akan diupayakan ditingkatkan luas jangkauannya hingga ke pelosok Kabupaten Indragiri Hilir, sedangkan Gemilang TV (GTV) saat ini dalam upaya menjalin kerjasama dengan pihak Indosat, agar tayangan dapat berbasis satelit, sehingga dapat menjangkau keseluruhan wilayah terpencil di daerah-daerah, khususnya di perbatasan. 

"Dengan berbagai cara yang kita upayakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dapat memberikan informasi kepada masyarakat secara luas, setiap saat agar dapat menjadikan sarana peningkatan ekonomi, sosial, politik, budaya, ideologi dan sebagainya," imbuh Thaher.(hil02)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN HULU - Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman dan Bupati Inhil H Muhammad Wardan menghadiri peringatan Haul Akbar Syekh Abdul Qadir Al Jailani dan Haul Jama', Kamis (23/2/17) di Tembilahan. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Kegiatan religi yang digelar di Lapangan Jalan Gajahmada Tembilahan dan disejalankan dengan Milad Ponpes Al Baqiyatus Sa'adiyah ke-16 dan Milad Majelis Al Hidayah ke-20 Cabang Tembilahan ini dihadiri juga Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi, Ketua DPRD Inhil H Dani M Nursalam, Ketua TP PKK Inhil Hj Zulaikhah Wardan dan pejabat lainnya serta ribuan kaum muslimin. 

Kegiatan hari ini merupakan lanjutan dari beberapa rangkaian acara sejak Rabu malam (22/2/17) di Majelis Taklim Mifathus Sa'adah Jalan H Arief Tembilahan Hulu. 

Dalam tausiyahnya, KH Syarif Rahmat RA yang selalu tampil pada acara Damai Indonesiaku di salah satu televisi swasta nasional ini mengangkat tema zikir dan doa. 

Dikatakannya, zikir dan doa adalah salah satu senjata umat muslimin untuk menjalani kehidupan di dunia ini. 

"Dengan zikir dan doa inilah menjadi ladang amal kita di dunia serta tameng dalam menjalani kehidupan di dunia yang memang penuh dengan ujian ini," kata sang kiyai. 

Menanggapi acara yang digelar ini, H Muhammad Wardan selaku Bupati Indragiri Hilir, sangat menyambut baik kegiatan seperti ini. 

Dengan peringatan haul ini merupakan upaya umat muslimin, khususnya masyarakat Indragiri Hilir untuk bersama sama mengingat para pendahulu kita, seperti Syekh Abdul Qadir Jailani dengan memanjatkan do'a dan zikir buat kita dan para pendahulu.(hil*02)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Inhil H Muhammad Wardan menyambut kedatangan Tim Badan Restorasi Gambut (BRG) RI, Selasa malam (21/2/17) di kediamannya. BRG akan melakukan pemetaan dengan melihat tata ekologi gambut yang ada di Inhil. 

Kedatangan Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) Republik Indonesia Nazir Foead di dampingi Deputi IV BRG Dr Haris Gunawan, Kelompok Ahli BRG Prof Ashaluddin Jalil, Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Riau, 3 personel Gakkum KLHK dan anggota BRG lainnya ini dalam rangka melihat langsung kondisi lahan gambut di Kabupaten Inhil dengan melakukan pemetaan. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Sedangkan Bupati H Muhammad Wardan didampingi Sekda H Said Syarifuddin, Asisten I Setda Inhil Afrizal, Ketua Komisi I DPRD Inhil Yusuf Said dan beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Inhil. 

Bupati H Muhammad Wardan mengatakan, merasa bangga atas kunjungan Kepala Badan Restorasi Gambut Republik Indonesia yang secara langsung melihat lansung kondisi gambut di Kabupaten Inhil dan bagaimana mempertahankan dan pengembangan kondisi gambut yang ada di Inhil karena lebih 97 persen areal dan lahan di Inhil terdiri dari gambut. 

"Maka dari itu, dalam waktu dekat ini dengan program Tim dari BRG akan melakukan pemetaan lahan-lahan gambut yang bisa di kembangkan dan mana lahan yang di persiapkan untuk penyerapan air," katanya. 

Ditambahkan, yang selama ini sudah sudah berkembang berupa kearifan lokal yang dimiliki masyarakat sejak lama berupa perkelapaan yang sangat cocok dengan kondisi gambut di Inhil. Serta nenas, kopi dan kakao yang merupakan tanaman sela yang bisa di kembangkan. 

Kedepan BRG akan menurunkan Tenaga Ahli untuk membantu masyarakat Kabupaten Inhil dengan melakukan pemetaan, diharapkan dengan adanya pemetaan ini dapat diketahui kawasan gambut yang bisa dikembangkan. 

Pemkab Inhil juga sudah melakukan kerjasama dengan Universitas Riau dengan melakukan pemetaan terhadap kawasan yang sudah tertanam dan pada tahun ini akan selesai yang akan memiliki data yang benar sehingga dalam perencanaan pembangunan sesuai dengan data. 

Sementara itu, Kepala BRG Nazir Foead menyebutkan, Inhil merupakan kabupaten yang istimewa karena kawasan gambutnya mencapai 97 persen dari luas kabupaten. 

"Tentu dengan lahan gambut yang luas ini harus dijaga dan juga lahan gambut yang bisa dibudidayakan dengan dukungan kearifan lokal masyarakat Inhil dengan dukungan Pemkab Inhil yang telah melakukan budidaya gambut dengan sangat baik," ujarnya. 

BRG akan bertanya langsung dengan masyarakat terhadap dibudidayakan yang sudah ada sejak lama ini bisa dikembangkan lebih produktif lagi dan sekaligus menjaga ekologi gambut. Ditambahkan, langkah-langkah yang akan diambil untuk menjaga lahan gambut dengan segera akan melakukan pemetaan dengan melihat tata ekologi gambut yang ada di Inhil.(hil02)

INDRAGIRI HILIR, ENOK - Bupati Indragiri Hilir H Muhammad Wardan mengimbau seluruh perusahaan yang ada di Inhil untuk memperhatikan aturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam melaksanakan kegiatan operasionalnya. 

Pernyataan ini disampaikan beliau usai memimpin upacara Peringatan Hari K3 di Lapangan PT Bumi Palma Lestari Persada (BPLP), Desa Bagan Jaya, Kecamatan Enok, Rabu (22/2/17). 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
"Hal ini penting untuk menjamin keselamatan dan kesehatan kerja para pekerja kita. Dengan begitu tentunya sesuai yang diharapkan pemerintah sejak diluncurkannya program ini 3 tahun lalu, yaitu menurunnya tingkat kecelakaan kerja," ungkap Wardan. 

Bukan hanya pihak perusahaan, para pekerja juga diimbau untuk taat akan aturan K3. Hal ini penting, sinergitas dalam menjaga K3 tentu makin maksimal. 

"Oleh sebab itulah perusahaan dituntut pro aktif dalam pengsosialisasian program serta aturan K3 ini. Sehingga para pekerja pun dapat mengerti dan mempedomaninya," tegas Wardan. 

Sebelumnya, pada upacara Peringatan Hari K3 sekaligus dimulainya bulan K3 yang diadakan di Inhil dipimpin langsung oleh Bupati Wardan. Pada kesempatan yang dihadiri pula oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Riau Rasyidin Siregar serta rombongan pejabat Inhil itu, Wardan berkesempatan membacakan langsung sambutan dari Menteri Tenaga Kerja RI Hanif Dhakiri. 

Pada sambutan itu, dipaparkan penurunan kecelakaan kerja dari 110 ribuan kasus di 16.082 perusahaan yang ada se-Indonesia pada tahun lalu, turun menjadi 101 ribuan di 17.032 perusahaan yang ada. 

"Penurunan ini tentu menjadi pelajaran untuk Kementerian Tenaga Kerja dapat berbuat lebih dalam menjamin keselamatan dan kesehatan kerja," ucap Wardan membacakan sambutan itu. 

Pada kesempatan itu, selain menjadi pembina upacara, Bupati Wardan yang datang bersama istri, Hj Zulaikha Wardan, juga membuka bazar minyak goreng murah hasil produk perusahaan setempat.

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Ribuan kaum muslimin menghadiri Peringatan Haul Akbar Syekh Abdul Qadir Al Jailani dan Haul Jama', Rabu malam (22/2/17). 

Kegiatan yang ditaja Majelis Taklim Miftahus Sa'adah Tembilahan Hulu ini disejalankan dengan Milad Ponpes Al Baqiyatus Sa'adiyah ke-16 dan Milad Majelis Al Hidayah ke-20 Cabang Tembilahan. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Tampak hadir Bupati Inhil H Muhammad Wardan dan isteri Hj Zulaikhah Wardan, selain itu ribuan kaum muslimin yang tidak tertampung dalam tenda besar yang disediakan panitia di sekeliling Majelis Taklim ini. 

Kegiatan religi yang diawali dengan shalat Maghrib dan shalat Isya' berjamaah ini diisi dengan pembacaan Awrad Tahunan Thariqah Mu'tabarah Qadiriah Wa Naqsabandiyah dan pembacan Manakib Syekh Abdul Qadir Al Jailani. 

Dilanjutkan dengan Mau'izhotul Hasanah oleh Ustadz DR H Zulhendri Rais Lc MA (Pakar Hadits Riau). 

Kemudian setelah itu, sekira pukul 02.30 WIB dilaksanakan shalat Tahajjud, shalat Hajat dan shalat Witir berjamaah. Kemudian diisi taushiyah menjelang shalat Shubuh dan shalat Shubuh berjama'ah. 

Kamis pagi (23/2/17) di Lapangan Upacara Jalan Gajah Mada Tembilahan dilaksanakan pembacaan Surah Al Ikhlas oleh Santri Ponpes Al Baqiyatusa'adiyah, pembacaan Maulid Al Habsyi dan diisi Mau'izhotul Hasanah oleh KH Syarif Rahmat RA, SQ MA (penceramah Damai lndonesiaku, Jakarta).(hil02)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Indragiri Hilir H Muhammad Wardan yang diwakili Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil bersilahturahmi dengan Ilham Rahmadilla (13), pengamen cilik, Selasa (21/2/17). 

Ilham diketahui sering mengamen di cafe-cafe, rumah makan dan kedai di Ibukota Tembilahan dan memikat hati para pengunjung dengan iringan gitar dan harmonikanya. 

Uniknya, dari hasil mengamennya diberikan kepada orang tuanya untuk modal membuat makanan untuk diberikan kepada masyarakat miskin dan para tukang becak. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Aksi pengamen cilik ini mendapatkan perhatian khusus dari Bupati, yang diwakili khususnya Humas Setda serta bagian protokol Pemda. Seperti disampaikan oleh Kabag Humas, Marlis Syarif, mulai hari ini Ilham adalah anak angkatnya. 

Marlis mengatakan, bahwa Ilham merupakan anak angkat yang kesembilan, mengingat Kabag Humas dan Protokol ini menargetkan memiliki 100 anak angkat. 

Beliau berpesan kepada Ilham agar lebih giat belajar dan meningkatkan prestasi belajar di sekolah. Ilham juga diminta agar mengikuti program magrib mengaji sebelum turun mengamen. 

Kabag Humas dan Protokol ini juga berpesan agar Ilham sudah pulang ke rumah paling lambat pukul 21.30 WIB. Kabag Humas dan Protokol ini akan membiayai segala keperluan sekolah Ilham hingga perguruan tinggi. 

Kemudian keperluan bulanannya juga akan dibantu. Pada awalnya Marlis cukup terkejut bertemu dengan orangtua Ilham, karena beliau memiliki ikatan keluarga. Marlis berharap agar Ilham dapat mencapai cita-citanya dan membuat bangga kedua orangtua, keluarga, saudara, serta bangsa dan negara. 

Sementara itu, sang pengamen cilik ini saat ini terdaftar sebagai siswa Kelas VII di SMPN I Tembilahan Hulu. Ilham yang tinggal di Jalan Budiman Gang Silaturahim 3 merasa senang dan tidak menyangka dapat bertemu dengan Kabag Humas Setda Inhil. 

Ilham mengaku, aksinya itu dimulai mengamen sejak Desember 2016 dan mengaku termotivasi mengamen untuk melatih mental. Belajar musik dari kelas 4 SD yang diajari olah ayahnya, Yudi Yolando (38). 

"Harapan saya ingin menjadi anak yang dapat membuat bangga orangtua. Untuk ke depan akan lebih giat belajar dan ikut mensukseskan program Bupati Inhil, yaitu Maghrib Mengaji," ungkap Ilham. 

Paridah (42), ibu Ilham mengatakan, sangat mendukung hobi anaknya ini. 

Ilham merupakan anak pertama yang terlahir kembar, sang kembaran lebih hobi ke bidang olahraga khususnya badminton, namanya Qodri Rahmadhani. 

Diakuinya, hasil dari mengamennya ini digunakannya untuk berbagi kepada orang-orang yang membutuhkan. Ia berpesan kepada Ilham agar tidak memikirkan uangnya, namun bermanfaat untuk membuat senang orang-orang yang tidak mampu. 

"Semoga ini bisa menjadi amal jariyahnya. Semoga dia tidak berhenti untuk berbuat baik seperti itu. Saya sebenarnya khawatir melepaskannya mengamen. Namun karena dia anak laki-laki maka saya beri kebebasan untuk menemukan jati diri dan belajar langsung di jalanan agar dia dapat melihat dan menilai sendiri mana hal yang baik dan mana hal yang buruk," imbuhnya.(hil02)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Permasalahan kelistrikan di pedesaan juga menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir. 

Bupati Inhil H Muhammad Wardan menyampaikan, bagi terwujudnya listrik masuk ke wilayah pedesaan, maka Pemkab Inhil telah membicarakan permasalahan ini dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN). 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
"Kita juga akan fokus masalah listrik di pedesaan, diharapkan seluruh desa dapat dimasuki jaringan listrik," ungkap Wardan di Kecamatan Pelangiran, belum lama ini. 

Disebutkan, saat ini beberapa desa di Kabupaten Inhil sudah diterangi listrik dari PLN, seperti di Kecamatan Kempas dan Batang Tuaka. 

"Bagi listrik di pedesaan ini, saya sudah bicarakan dengan manajemen PLN agar bagi desa yang dekat dengan jaringan listrik dapat dilayani kebutuhan listriknya," katanya. 

Sedangkan bagi desa-desa yang tidak terjangkau jaringan listrik PLN, maka dapat diupayakan kebutuhan listriknya dari PLTD yang dikelola bersama Pemerintah Desa bersama pihak lainnya. 

Pihak Pemerintah Desa dapat mengelola listrik desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa), sehingga kebutuhan listrik di desa dapat terpenuhi. 

"Karena kebutuhan listrik ini sangat penting bagi masyarakat, seperti untuk pendidikan dan industri lainnya yang memerlukan pasokan listrik, terutama di malam hari.(hil*02)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Inhil H Muhammad Wardan menerima pesepeda keliling Indonesia Raden Andik Jaya Prawira, Jum'at malam (17/2/17) di kediaman dinasnya. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Kedatangan alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas (SKMA) Bogor ini didampingi Ketua DPRD Inhil H Dani M Nursalam, Kepala Disporabudpar dan para pengurus serta anggota Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Inhil. 

Tampak kedatangan Andik dengan sepedanya disambut langsung Bupati di halaman rumah dinasnya dan langsung dijamu makan malam. 

Setelah makan malam, dilanjutkan dengan bincang-bincang, kemudian Bupati dan Ketua DPRD Inhil menandatangani album yang memang sengaja dibawa oleh Raden Andik untuk mengumpulkan tanda tangan bupati, walikota serta gubernur, sebagai buktinya berkeliling Indonesia. 

"Alhamdulillah, dengan ditandatanganinya album saya ini oleh Bupati Inhil, menandakan saya sudah menempuh jarak 36.000 kilometer berkeliling Indonesia dengan mengayuh sepeda ini," ucap Raden Andik.(hil*02)

Kedatangannya ke Inhil adalah dalam rangka meramaikan helat Pra Tour de Solop yang ditaja Disporabudpar dan ISSI Inhil dan diikuti juga Club Sepeda Spartan Pekanbaru, Ahad (19/2/17). Setelah dari Inhil, ia merencanakan akan melanjutkan perjalanan bersepeda ke Australia.

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Momentum Hari Kesadaran Nasional hendaknya dijadikan upaya bersama aparatur sipil negara (ASN) untuk menghilangkan pungutan liar. 

Penegasan ini disampaikan Bupati Wardan saat pelaksanaan upacara Hari Kesadaran Nasional, Jum'at (17/2/17) di halaman Kantor Bupati Inhil. Dihadiri unsur Forkopimda, Kepala OPD, TNI/Polri dan ASN di lingkungan Pemkab Inhil. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
"Melalui momentum peringatan Hari Kesadaran Nasional ini, saya mengingatkan kepada segenap aparatur sipil negara pada setiap jenjang, untuk menghapuskan berbagai pungutan liar," tegas Wardan.

Diterangkan, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir beberapa waktu lalu telah mengukuhkan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli). Satgas Saber Pungli ini dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016. 

"Pungli selain sangat merugikan masyarakat, juga bisa menghambat kinerja dan fungsi pemerintah. Untuk itu diperlukan komitmen dan keterpaduan langkah bersama memberantas pungli ini," katanya. 

Ditambahkan, masih ada beberapa hal penting yang patut menjadi perhatian kita bersama, yakni mewaspadai masuknya paham komunisme di Kabupaten Indragiri Hilir. Karena, paham komunisme sangat berbahaya bagi ideologi negeri kita yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa. Hentikan pembakaran hutan dan lahan dengan alasan apapun. Karena dampak dari kebakaran hutan dan hutan, bukan saja berbahaya bagi kesehatan akan tetapi juga berdampak bagi keselamatan masyarakat. 

"Termasuk dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan lem dan narkoba , pemerintah sangat membutuhkan dukungan penuh dari segenap lapisan dan komponen masyarakat, terutama bagi generasi muda Indragiri Hilir," imbuhnya.(hil*02)

INDRAGIRI HILIR, CONCONG - Keberadan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) PT Wikaya Concong Laut diharapkan memudahkan ketersediaan BBM buat kebutuhan melaut para nelayan. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Pernyataan ini disampaikan Bupati Inhil H Muhammad Wardan saat meresmikan SPBN yang berada di Kecamatan Concong ini, Jum'at (17/2/17). 

"Dengan keberadaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan ini diharapkan masyarakat, terutama para nelayan tidak kesulitan lagi memperoleh BBM saat akan melaut," ungkap Bupati. 

Diterangkan, karena memang keberadaan SPBN ini sebagai upaya memudahkan dan tersedianya stok BBM buat masyarakat para nelayan yang akan melaut. 

Keberadaan SPBU Nelayan ini sangat disambut gembira masyarakat nelayan, karena mereka tidak kesulitan lagi mendapatkan BBM.(hil*02)

INDRAGIRI HILIR, PELANGIRAN - Lihat Hasil Pembangunan DMIJ di Dua Kecamatan, Bupati Inhil Tempuh Jarak Puluhan Kilometer dengan Sepeda Motor Riauterkini-PELANGIRAN-Untuk melihat langsung hasil kegiatan pembangunan dari Program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) di Kecamatan Pelangiran dan Teluk Belengkong, Bupati Inhil H Muhammad Wardan menempuh jarak puluhan kilometer menempuh jalan darat, Rabu (15/2/17). 

Setibanya di Desa Simpang Kateman, Kecamatan Pelangiran, sekira pukul 10.00 WIB, Bupati dan rombongan dengan menggunakan sepeda motor menuju 6 desa berikutnya dengan jarak puluhan kilometer. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Desa yang dikunjungi pertama yakni Desa Bagan Jaya, kemudian Desa Pinang Jaya, Desa Tagagiri Tamajaya, Desa Wonosari, Desa Baung Rejo, Desa Griya Mukti (Kecamatan Teluk Belengkong) dan terakhir Desa Catur Karya. 

Dibawah terik sinar matahari dan guyuran debu, sempat diguyur hujan gerimis, Bupati tetap semangat melakukan peninjauan ke beberapa titik hasil kegiatan pembangunan DMIJ di desa-desa yang dikunjunginya tersebut. 

Bupati Inhil H Muhammad Wardan menyatakan, kunjungannya ke desa-desa tersebut memang untuk melihat secara langsung hasil kegiatan pembangunan dari Program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ). 

Beliau bersyukur, Program DMIJ ini telah membawa dampak positif bagi pembangunan infrastruktur di pedesaan, terutama akses pembangunan jalan dan jembatan yang menghubungkan antar desa ke desa dan ke ibukota kecamatan. Pelangiran. 

"Alhamdulillah, seluruh desa di Kecamatan Pelangiran ini sudah terhubung semua akses jalan daratnya, ini semua hasil pembangunan Program DMIJ," ungkap Wardan. 

Dalam peninjauan ini, seluruh Kepala Desa dan warga menyampaikan, bahwa hasil kegiatan pembangunan dari Program DMIJ ini telah membawa perubahan signifikan di desa mereka. Mereka sangat mengharapkan, agar program ini dapat dilanjutkan pada tahun-tahun berikut. 

"Kami sangat merasakan manfaat dari hasil kegiatan pembangunan dari Program DMIJ, maka kami sangat mengharapkan terus dapat dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya," ujar Kepala Desa Pinang Jaya Abdullah dihadapan Bupati. 

Dilanjutkan, dari dana Program DMIJ, masyarakat dapat membangun akses jalan dan jembatan yang menghubungkan antar desa ke desa dan ke ibukota kecamatan. 

"Termasuk pembangunan sarana pendidikan, ekonomi, keagamaan dan fasilitas publik lainnya," sebutnya. 

Seluruh Kepala Desa dan masyarakat yang dikunjungi Bupati menyampaikan dampak positif dari Program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) yang telah dijalankan selama kepemimpinan Bupati H Muhammad Wardan. 

Bupati dan rombongan baru selesai melakukan peninjauan dan melihat langsung hasil kegiatan pembangunan serta temu ramah dengan masyarakat di 8 desa di Kecamatan Pelangiran tersebut, sekira pukul 20.30 WIB.(hil*02)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Indragiri Hilir H Muhammad Wardan membuka Turnamen Sepak Bola KNPI Cup tajaan DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Inhil, Senin (25/7/16). Diharapkan, kegiatan ini menghasilkan bibit-bibit pesepakbola handal yang dapat membanggakan daerah. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Kegiatan yang digelar di Stadion Beringin Tembilahan ini, dihadiri Ketua KNPI Inhil, Hidayat Hamid, Sekda H Said Syarifuddin, Kepala Kejari Tembilahan, Lulus Mustafa, Ketua DPRD yang juga Ketua MPI Inhil, Dani M Nursalam, unsur Forkopimda dan pejabat Pemkab Inhil, perwakilan KONI, pengurus DPD KNPI Inhil dan para pecinta olahraga sepakbola. 

"Pemkab Inhil sangat menyambut baik kegiatan Turnamen Sepak Bola KNPI Cup ini. Iven ini sangat baik, diharapkan dapat mengasah talenta-talenta pesepakbola berbakat di Inhil," ungkapnya. 

Diharapkan juga turnamen-turnamen seperti ini bisa terus dilaksanakan setiap tahunnya, agar bakat-bakat muda Inhil semakin baik dan memiliki persiapan untuk mengikuti turnamen yang lebih besar. 

Sedangkan Ketua DPD KNPI Inhil Hidayat Hamid menyebutkan, jika Turnamen Sepak Bola KNPI Cup merupakan program andalan DPD KNPI Inhil. 

"Kegiatan turnamen ini akan menjadi agenda tahunan KNPI Inhil. Saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang mendukung terlaksananya kegiatan ini, khusus pak Bupati yang berkesempatan membuka langsung turnamen ini," ucapnya. 

Kerjasama seluruh pihak dalam pelaksanaan turnamen ini sangat menentukan berjalannya iven ini dengan sukses dan aman hingga akhir. 

Pembukaan turnamen ini ditandai dengan tendangan bola pertama kali oleh Bupati H Muhammad Wardan.(hum07)
Diberdayakan oleh Blogger.