INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di bidang kesehatan, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melakukan penandatangan kerjasama dengan dua universitas dan satu sekolah tinggi, Selasa (2/5/17). 

Kerjasama di bidang kesehatan dilakukan dengan Universitas Tuanku Tambusai, STIKes Hangtuah dan STIKes Payung Negeri Pekanbaru. 

Penandatangan MoU yang dilakukan di aula Kantor Bappeda Inhil ini dihadiri Asisten II Setda Inhil Rudiansyah di dampingi Kepala Dinas Kesehatan Inhil, Zainal Arifin, Direktur RSUD Puri Husada Irianto dan beberapa pejabat Pemkab Inhil lainnya. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Pada kesempatan tersebut turut dihadiri Rektor Universitas Tuanku Tambusai, Direktur STIKes Hangtuah dan Direktur STIKes Payung Negeri Pekanbaru. 

Bupati Inhil H Muhammad Wardan diwakili Asisten II Setda Inhil Rudiansyah mengatakan, permasalahan sumber daya manusia (SDM) yang ada di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, khususnya tenaga kesehatan yang belum meningkatkan pendidikannya ke jenjang D III, S.I dan keprofesian/ners. 

"Disamping itu di era sekarang ini tenaga kesehatan dituntut memberikan pelayanan yang terakreditasi, bermutu serta profesional agar tercapai standarisasi kompetensi tersebut, sehingga kualitas sumber daya manusia insan kesehatan dianggap perlu untuk ditingkatkan," ungkap Rudiansyah. 

Oleh karena itu, Dinas Kesehatan sebagai tampuk tertinggi dari jajaran kinerja tenaga kesehatan baik ASN, PTT maupun honorer, sepatutnya memprakarsai program pendidikan Diploma Kebidanan Sarjana Keperawatan, Sarjana Kesehatan Masyarakat dan profesi ners bekerjasama dengan intitusi pendidikan yang terakreditasi dengan nilai minimal B. 

Untuk atas nama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menyambut baik dan mengapresiasi dilakukannya MoU mengenai peningkatan kualitas SDM Bidang Kesehatan ini. 

"Karena pada dasarnya ini merupakan salah satu upaya untuk menyejahterakan masyarakat sesuai amanat tujuan nasional yang tertuang dalam Pembukaan Undang Undang Dasar 1945. Kesejahteraan masyarakat sangat dipengaruhi oleh aspek kesehatan dan pendidikan," ujarnya. 

Di bidang kesehatan ini, yang paling sederhana adalah memberikan pelayanan yang baik dan ramah kepada pasien. Dengan memberikan senyum saja itu sudah membuat mereka bahagia dan sehat jiwanya. Pasien sudah merasa sakit fisik, jangan ditambah lagi dengan sikap kasar atau pelayanan yang kurang baik. 

Karena dengan memberi pelayanan dengan tulus ikhlas dan menyenangkan hati orang lain, akan membuat diri kita bahagia dan Insya Allah akan mendapat imbalan pahala dari Allah SWT. 

"Saya berharap dengan dilakukannya penandatanganan MoU ini, akan bisa mempengaruhi kenaikan rangking indeks pembangunan manusia (IPM) Kabupaten Indragiri Hilir. Untuk diketahui, beberapa faktor yang mempengaruhi IPM adalah Pendidikan, Kesehatan dan Ekonomi," imbuh Rudi.(hil05)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Inhil H Muhammad Wardan memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2017 dan Hari Otonomi Daerah XXI, Selasa (2/5/17). Upacara yang digelar di Lapangan Upacara Jalan Gajah Mada Tembilahan ini dihadiri unsur Forkopimda, para pejabat, ASN dan guru. 

Dalam sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang dibacakan Bupati dinyatakan, Pendidikan harus dipandang sebagai ikhtiar kolektif seluruh bangsa. Karena itu, pendidikan tidak bisa dipandang sebagai sebuah program semata. Kita harus mengajak semua elemen masyarakat untuk terlibat. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
"Kita mendorong pendidikan menjadi gerakan semesta, yaitu gerakan yang melibatkan seluruh elemen bangsa: masyarakat merasa memiliki, pemerintah memfasilitasi, dunia bisnis peduli, dan ormas/LSM mengorganisasi," ungkapnya. 

Ditambahkan, berbeda dengan sekadar “program” yang "perasaan memiliki atas kegiatan" hanya terbatas pada para pelaksana program, sebuah “gerakan” justru ingin menumbuhkan rasa memiliki pada semua kalangan. 

"Mari kita ajak semua pihak untuk merasa peduli, untuk merasa memiliki atas problematika pendidikan agar semua bersedia menjadi bagian dari ikhtiar untuk menyelesaikan problematika itu," katanya. 

Gerakan pencerdasan dan penumbuhan generasi berkarakter pancasila adalah sebuah ikhtiar mengembalikan kesadaran tentang pentingnya karakter Pancasila dalam pendidikan kita. 

Sedangkan Menteri Dalam Negeri RI menyebutkan, melalui pelaksanaan program-program pembangunan daerah, yang dipadukan dengan pelaksanaan program-program pembangunan nasional diharapkan akan terwujud peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah. 

"Dalam hal ini, saya menghimbau setiap pemerintah daerah untuk memberikan kemudahan berusaha bagi kalangan dunia usaha, agar seluruh infrastruktur yang telah dibangun dapat memberi manfaat ekonomis dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat," ajak Mendagri. 

Ada lima arahan pokok bagi seluruh pemerintah daerah, yakni pertama dalam rangka mengefektifkan penyelenggaraan pemerintahan daerah, harus senantiasa terjalin hubungan yang harmonis antara kepala daerah dan dprd sebagai sesama unsur penyelenggara pemerintahan daerah, termasuk hubungan yang harmonis dengan seluruh unsur forum komunikasi pimpinan daerah. 

Kedua, tingkatkan kualitas tata kelola pemerintahan daerah untuk mewujudkan proses penyelenggaraan pemerintahan daerah yang baik dan profil pemerintahan daerah yang bersih, melalui reformasi birokrasi, serta peningkatan kapasitas dan integritas seluruh penyelenggara pemerintahan daerah, baik kepala daerah, dprd, maupun pegawai negeri sipil. 

Ketiga, prioritaskan program pembangunan daerah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, yang didukung dengan pengelolaan sumber-sumber keuangan daerah secara efektif, efisien, transparan dan akuntabel. Keempat, tingkatkan daya saing perekonomian daerah di tengah percaturan ekonomi global dan regional, termasuk era masyarakat ekonomi asean, melalui pengelolaan potensi ekonomi daerah yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat dan dunia usaha. 

Dan Kelima, tingkatkan keterbukaan informasi publik melalui pelayanan informasi dan dokumentasi publik di lingkungan pemerintahan daerah secara efektif, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan.(hil05)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN -Bupati Inhil H Muhammad Wardan bersyukur pelaksaan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) SMP dan MTs di Inhil berlangsung aman dan tanpa ada kendala berarti. 

Hal ini diketahui Bupati langsung saat melakukan peninjauan hari pertama UNKP di beberapa SMP dan MTs di Kota Tembilahan, Selasa (2/5/17). Seperti peninjauan ke MTs Negeri di Jalan Batang Tuaka Tembilahan. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Dalam peninjauan ini, Bupati didampingi Ketua DPRD Inhil H Dani M Nursalam, Asisten I Setda Inhil H Afrizal, Kepala Dinas Pendidikan Inhil H Syaifuddin Kepala Kemenag Inhil H Azhari dan Ketua UN SMP Inhil M Nasir. 

Dalam peninjauan ke MTsN tersebut, Kepala MTSN Tembilahan HM Rusli melaporkan, pihaknya masih menggunakan sistem UNKP yang diikuti 366 peserta (160 peserta laki-laki dan 2016 peserta perempuan) yang akan mengikuti UNKP selama empat hari, mulai dari tanggal 2,3,4 dan tanggal 8 Mei mendatang. 

Kadisdik Inhil H Syaifuddin MP mengatakan, jumlah SMP dan MTs di Inhil yang melaksanakan UNKP sebanyak 482 sekolah dan hanya 1 sekolah yang menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), yakni, SMP Negeri 1 Tembilahan. 

''Secara keseluruhan, jumlah peserta UNKP SMP dan MTs tahun ini di Inhil mencapai 11.074 orang. Sedangkan perserta UNBK hanya sebanyak 260 orang,'' beber Syaifuddin. 

Bagi H Muhammad Wardan tak menjadi persoalan meskipun baru satu sekolah di Inhil ini yang menerapkan pelaksanakan ujian dengan sistem UNBK. Namun, yang terpenting dari itu semua anak-anak didik bisa mengikuti UNKP dan penyelenggaraannya berjalan tertib dan lancar. 

"Karenanya diharapkan dalam pelaksanaan UNKP ini, Kepala Sekolah dan Majelis Guru untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban peserta ujian hingga pelaksanaannya sukses," pesannya.

Dalam kesempatan ini, Wardan sempat menanyakan ketersediaan kertas-kertas soal dengan segala peralatannya. Kepala MTSN Tembilahan saat itu menjawab, semuanya sudah cukup tersedia dan semua peserta didik dapat mengikuti ujian ini dengan baik. 

Beliau mendoakan, semoga peserta yang mengikuti ujian ini dapat hasil terbaik dan lulus semuanya.(hil05)

INDRAGIRI HILIR, KUALA INDRAGIRI - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H Muhammad Wardan bersama Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman mengikuti seluruh rangkaian prosesi Peringatan Haul Ke - 80 Syekh Abdurrahman Siddiq Bin Syekh M Afif Al - Banjari di Hidayat, Desa Teluk Dalam, Kecamatan Kuala Indragiri, Senin (1/5/17). 

Turut hadir, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), rombongan bupati dan gubernur serta sejumlah tokoh agama serta ribuan jama'ah lainnya, baik yang berasal dari Kabupaten Inhil maupun luar Kabupaten Inhil. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Bupati Inhil, H Muhammad Wardan dalam sambutannya mengatakan, penghargaan terhadap Syekh Abdurrahman Siddiq begitu besar namanya, tak hanya berasal dari Kabupaten Inhil, melainkan juga oleh pihak dari luar daerah Kabupaten Inhil. 

"Salah satu wujud dari penghargaan tersebut diberikan terhadap karya - karya Syekh Abdurrahman Siddiq yang dikemas dalam berbagai bentuk, baik buku, syair dan lain sebagainya. Diketahui, buku karya Syeikh Abdurrahman Siddiq saja yang tercatat ada sekitar 12 buah. Belum lagi buku lainnya yang tidak teridentifikasi," katanya. 

Bupati Wardan mengatakan, Syekh seorang ulama besar yang kharismatik dan cerdas yang telah banyak memberikan kontribusi kepada ummat, salah satunya melalui karya - karya yang diciptakan dan hingga saat ini masih diadopsi dan diterapkan oleh banyak ummat muslim. 

"Salah satu karya Syekh Abdurrahman Siddiq yang tersohor adalah syair 'ibarat kabar kiamat'. Dalam setiap even kegiatan Kabupaten, Pemerintah Kabupaten senantiasa memperlombakan syair tersebut. Sebab, dalam syair, banyak sekali pesan, mengingatkan kita sebagai umat untuk mempersiapkan diri akan kedatangan hari kiamat," pungkasnya. 

Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman mengatakan, Syekh Abdurrahman Siddiq telah menyebarkan agama Islam ke banyak daerah, tidak hanya dalam negeri, bahkan juga luar negeri. 

"Beliau telah memperlihatkan kepada kita persatuan dan kesatuan. Contohnya, silahturrahmi yang ditinggalkan oleh Beliau berupa peringatan Haul ini. Peringatan yang bertujuan untuk mengenang Syekh Abdurrahman Siddiq," tuturnya. 

Untuk itu, guna melestarikan tradisi religi ini, Gubernur Riau mengungkapkan, pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan memberikan bantuan berupa dana menggunakan APBD Provinsi Riau pada tahun anggaran 2018 mendatang. 

"Pemprov akan mendukung dengan cara menganggarkan bantuan dana untuk penyelenggaraan Haul Syekh Abdurrahman Siddiq ini pada tahun 2018. Semoga, bantuan ini memberikan manfaat positif dan dapat dilakukan secara berkesinambungan pada tahun - tahun yang akan datang," ujarnya. 

Ketua Panitia Haul Ke - 80 Syeikh Abdurrahman Siddiq, DR H M Ali Azhar, SSos MH mengungkapkan, dalam penyelenggaraan kegiatan haul ini, terdapat sejumlah kontribusi yang diberikan oleh berbagai pihak, baik dalam wujud materiil maupun non-materiil. 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah turut membantu mensukseskan penyelenggaraan Haul kali ini. Ini artinya, masih terdapat kepedulian yang besar terhadap Mufti Kerajaan Indragiri, Syekh Abdurrahman Siddiq," katanya. 

Ali Azhar, juga berharap mendapat bantuan dari pemerintah daerah guna pembangunan beberapa fasilitas untuk mengakomodir kehadiran para jema'ah yang hadir dalam Haul Syeikh Abdurrahman Siddiq setiap tahunnya. 

"Masih banyak sekali yang perlu dibenahi kedepannya. Seperti halnya, infrastruktur jalan dan dermaga yang setiap tahunnya senantiasa dipadati oleh para jema'ah yang berkunjung," tukasnya.(hil05)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Indragiri Hilir dipandang sebagai Dekranasda terbaik di Provinsi Riau. Karena berhasil mengembangkan dan memperkenalkan berbagai kerajinan khas daerah ini. 

Hal ini disampaikan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Riau Hj Sisilita Arsyadjuliandi Rachman saat mengunjungi Sekretariat Dekranasda Kabupaten Indragiri Hilir di Jalan M. Boya Tembilahan, Senin (1/5/17). Dalam kunjungannya, ia didampingi oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Inhil dan para pengurus Dekranasda Kabupaten Inhil. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Dekranasda Kabupaten Inhil saat ini telah memiliki jenis kerajinan yang unik dan memiliki nilai jual. Di antaranya kerajinan anyaman pandan dari Desa Lajau Kecamatan Kuindra, Desa Pulau Palas Kecamatan Tembilahan Hulu, Desa Sungai Ambat dan Desa Pengalihan Kecamatan Enok. Kerajinan anyaman pandan ini menghasilkan keranjang kain, tudung saji, tempat kue, tempat tisu, keranjang sampah, keranjang telur, bingkai foto, bingkai cermin, tikar, kipas, tempat handphone, guci, topi, dompet, sandal, dan lain-lain. 

Selain itu Dekranasda Inhil juga menghasilkan kerajinan perabot batang kelapa. Sentra industri kerajinan ini menyebar di hampir seluruh kecamatan yang ada di Inhil. Untuk saat ini khususnya di kecamatan Tembilahan kerajinan perabot tersebut dikelola oleh Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) di bawah naungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Inhil, dengan hasil produk seperti kosen pintu, meja teras, meja osin, kursi tamu, asbak, hiasan dinding, meja tulis, tempat pena, dan lain-lain. 

Selanjutnya Dekranasda Inhil juga memiliki kerajinan tenun songket khas Inhil dari Kecamatan Tanah Merah, Reteh, dan Tembilahan. Kapasitas produksi tenun songket ini mencapai 500 lembar/ tahun, dengan bermacam warna dan motif. 

Tak hanya itu, Dekranasda Inhil pun menghasilkan kerajinan batik Inhil, yang merupakan batik tulis dan batik printing. Batik Inhil memiliki berbagai macam corak dan motif yang melambangkan ciri khusus kabupaten Inhil, yaitu: motif mayang terurai, kelapa berpadu, kiambang berpadan, kiambang berkelok, kiambang merajut, daun bidada, kiambang raja, kiambang berlapis, dan sebagainya. Untuk batik tulis kapasitas produksi mencapai 960 lembar/ tahun, sedangkan batik printing mencapai 300 meter/ hari. 

Menurut Ketua Dekranasda Provinsi Riau, Hj. Sisilita Arsyadjuliandi Dekranasda Inhil merupakan salah satu Dekranasda terbaik yang ada di Provinsi Riau. Ia sangat mengagumi kerajinan anyaman pandan khas Inhil. 

"Terutama anyaman pandannya insya Allah kita tingkatkan lagi. Yang paling penting promosinya", tuturnya. 

Ia juga memberikan apresiasi dan support kepada Dekranasda Inhil untuk terus mengembangkan kerajinan-kerajinan yang dimiliki Inhil. "Yang penting terus semangat, kalau bisa pengrajinnya ditambah, dan dibuat juga bermagai macam souvenir khas Inhil untuk menarik perhatian para pendatang", sarannya. 

Sementara itu Ketua Dekranasda Kabupaten Inhil Hj Zulaikhah Wardan mengucapkan terimakasih kepada Ketua Dekranasda Provinsi Riau yang sudah berkenan mengunjungi Dekranasda Inhil. 

"Tadi ada arahan dari beliau bahwa Dekranasda Inhil masih butuh pembinaan terhadap pengrajin untuk meningkatkan kualitas produksinya baik itu tenun, anyaman, dan batik. Kita juga menyadari bahwa untuk tenun kita masih perlu pembinaan lebih lanjut karena dibandingkan dengan Siak dan Pekanbaru kita tertinggal jauh hasil tenunnya, tapi paling tidak kita punya identitas tersendiri yaitu tenun Indragiri Hilir", ungkap Zulaikhah. 

Zulaikhah mengakui bahwa kunjungan Ketua Dekranasda Provinsi Riai itu menjadi motivasi tersendiri bagi Dekranasda Inhil untuk lebih meningkatkan kerja sama dengan Dekranasda Provinsi Riau dalam rangka pelatihan pengrajin, pembinaan yang lain-lain. Berkaitan dengan promosi pariwisata, Zulaikhah menyebut Sisilita sudah menyampaikan bahwa Dekranasda Inhil membutuhkan banyak cendera mata. Ia berharap agar kerjasama dengan pihak provinsi ke depan perlu ditingkatkan dalam rangka mempromosikan dan mengembangkan produk unggulan di Inhil. 

"Kita akan kembangkan juga dari segi souvenir, nanti terus mohon bimbingan, pembinaan, arahan, dan kerjasama dengan Dekranasda Provonsi Riau di bawah kepimpinan Ibu Sisilita ini. Kemudian kita juga berharap ada pelatihan dari provinsi, karena kalau dari kabupaten terbatas anggaran kita. Jadi nanti kita persiapkan pesertanya untuk mengikuti pelatihan tersebut", tutupnya.(hil05)

INDRAGIRI  HILIR, TEMBILAHAN - Tahun 2017 ini, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir telah menganggarkan bantuan berupa 20 unit sampan motor pompong dan alat tangkap ikan bagi masyarakat di Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS). 

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Inhil, H Muhammad Wardan dalam sambutannya saat menghadiri kegiatan yang dipusatkan di Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan GAS, belum lama ini. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Dikatakan Bupati Wardan, Pemkab Inhil akan terus berupaya membantu masyarakatnya dalam rangka membangun dan memajukan daerah, serta meningkatkan perekonomian dan derajat hidup masyarakat. 

"Seperti di tahun ini, kita sudah menganggarkan bantuan 20 unit pompong dan alat tangkap bagi masyarakat, khususnya nelayan di Kelurahan Teluk Pinang dan Sungai Iliran," ujar Bupati Wardan. 

Dijelaskan Wardan, dengan bantuan ini bertujuan untuk mencegah dan menyadarkan masyarakat agar tidak menangkap ikan dengan menggunakan berbagai bahan dan peralatan yang tidak dibenarkan serta dilarang oleh pemerintah. 

"Jadi, nanti jangan ada lagi masyarakat yang menangkap ikan menggunakan bom, racun, aliran listrik (setrum, rem) dan lain sebagainya, yang bertentangan dengan peraturan dan hukum yang berlaku," tambah Bupati Wardan. 

Untuk itu, ke depan juga akan ada sosialisasi yang diberikan oleh instansi terkait kepada masyarakat di Negeri Seribu Parit. 

"Ini dimaksudkan supaya tidak ada lagi masyarakat, khususnya nelayan yang bermasalah dengan hukum," imbuhnya.(hil04)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Inhil H Muhammad Wardan mengharapkan ramainya jamaah shalat, khususnya shalat Subuh seperti shalat Jum'at. 

Pernyataan ini disampaikan beliau usai pelaksanaan shalat Subuh berjamaah di Mesjid Yayasan Amal Bakti Muslim Pancasila (YAMP) lingkungan Kantor Bupati Inhil, Jum'at (31/3/17). 

"Saya menginginkan jamaah shalat Subuh ramainya seperti shalat Jum'at. Kalau sholat Subuh sudah ramai seperti sholat Jum'at, maka In Syaa Allah, nikmat dan rahmah Allah SWT akan dicurahkan kepada kita semua," harapnya. 

Dengan masyarakat muslim yang selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT, maka mudah-mudahan negeri kita menjadi makmur dan menjadi negeri Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
"Untuk itu, dalam upaya memotivasi dan menggerakkan semangat shalat berjamaah, khususnya shalat Subuh di Mesjid atau Mushalla, saya mengeluarkan Surat Edaran himbauan shalat berjamaah, khususnya bagi pejabat dan pegawai Pemkab Inhil dan kepada masyarakat Inhil secara umum," jelasnya. 

Disebutkan, penegakan syari'at Islam di tengah-tengah masyarakat muslim memerlukan upaya yang maksimal dan sungguh-sungguh dari seluruh umat Islam, salah satu syari'at Islam yang diyakini mengandung fadhilah dan kemaslahatan yang tinggi, baik bagi pribadi muslim maupun bagi daerah, bangsa dan negara, yakni sholat berjama'ah di Mesjid, terutama sholat Subuh 

Bupati menghimbau seluruh lapisan masyarakat muslim di Inhil untuk senantiasa memakmurkan mesjid dengan melaksanakan sholat berjama'ah terutama di waktu sholat Subuh. 

Pelaksanaan shalat Subuh berjamaah di Mesjid YAMP ini diimami oleh Ustad H Ahmad Mahili Lc MA dan tausiyah oleh KH Ahmad Fahmi Zam-Zam MA (pimpinan pusat Ponpes Yasin Banjarbaru, Kalimantan Selatan). 

Setelah pelaksanaan shalat Subuh berjamaah ini, Bupati bersama jamaah lainnya sarapan bersama.(hil04)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (mematangkan seluruh persiapan pelaksanaan Hari Kelapa Dunia yang akan dilaksanakan 9 September 2017 mendatang. 

Dengan demikian, puncak acara tersebut diharapkan benar-benar terlaksana dengan baik. Untuk kesekian kalinya, Pemkab Inhil menggelar pertemuan dengan sahabat kelapa, sebagaimana yang dilaksanakan di Tembilahan beberapa waktu lalu. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Sebagai tindak lanjutnya, Pemkab Inhil kembali menggelar pertemuan bersama sahabat kelapa di Jakarta, Rabu (29/3/17). Saat itu pertemuan dipimpin langsung Sekda Inhil H Said Syarifuddin, dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 

Diantaranya, Asisten II H Rudiansyah, Kepala BPKAD H Pahrolrozi, Kadisbun H Tantawi Jauhari, Kadisperindag H Ediwan Shasby, Kadispora Junaidi Ismail, Kadis Kelautan H Muktar T dan Kepala Badan Perizinan, H Encik Kamal Syahindra serta Kadis Diskominfo dan Kabag Ekonomi Mansur. 

"Kita ingin berkoordinasi dengan sahabat kelapa dalam rangka persiapan hari kelapa dunia mendatang," ungkap Sekda Inhil H Said Syarifuddin. 

Berbagai kegiatan akan disertakan pada saat peringatan hari kepala dunia yang dirangkai dengan festival kelapa dunia. Termasuk minum serentak 10 ribu air kelapa muda dan menyajikan 500 jenis makanan yang dibuat dari kelapa oleh PKK Kabupaten Inhil. 

Selain itu, dalam rencana kegiatan hari kelapa juga dibahas, rombongan akan melaksanakan Field Trip dari Tembilahan menuju kebun kelapa rakyat di Desa Tanjung Pidada, Kecamatan Tempuling. Konsep-konsep ini dijelaskan Sekda, sebagai gambaran kepada sahabat kelapa, agar pelaksanaan nanti dapat berjalan dengan baik.(hil03)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H Muhammad Wardan menggelar audiensi bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau, Kamis (30/3/17) di Kantor Bupati Inhil. 

Audiensi yang digelar dalam rangka menerima masukan sebagai bahan evaluasi terkait percepatan tingkat partisipasi penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau 2018 tersebut dihadiri oleh Komisioner dan beberapa Kepala Divisi KPU Provinsi Riau, Komisioner KPU Kabupaten Inhil serta beberapa Kepala atau perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Pada audiensi tersebut, Wardan memberikan gambaran hasil pelaksanaan inventarisasi jumlah pemilih untuk kemudian dijadikan acuan pada penetapan pemilih tetap dalam Daftar Pemilih Tetap Pilkada tahun 2018 mendatang. 

"Jika dibandingkan, data estimasi jumlah pemilih tetap tahun 2018 mendatang dengan Pilpres tahun 2014 lalu, terlihat adanya kenaikan meski tidak signifikan. Pada tahun 2014 dalam DPT ada sekitar 510.299 orang jumlah pemilih tetap, sedangkan untuk Pilkada tahun 2018 mendatang diperkirakan ada 520.030 orang pemilih tetap yang akan berpartisipasi," jelasnya. 

Kenaikan jumlah pemilih tetap pada Pilkada tahun 2018 mendatang, diklaim Wardan secara linier disebabkan oleh peningkatan jumlah penduduk di Kabupaten Inhil. 

Dari hasil koordinasi dengan pihak KPU Kabupaten Inhil, peningkatan jumlah pemilih tetap yang terjadi, diungkapkan Wardan, akan beriringan dengan bertambahnya jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar pada setiap wilayah di Kabupaten Inhil. Yang mana, pada Pilpres yang diselenggarakan tahun 2014 lalu terdapat sebanyak 1589 TPS, sementara pada Pilkada tahun 2018 mendatang diprediksi akan bertambah menjadi 1610 TPS. 

Sedangkan Nurhamin, Kepala Divisi Sosialisasi KPU Provinsi Riau mengatakan, Kabupaten Inhil merupakan Kabupaten/Kota keempat yang dikunjungi oleh KPU Provinsi Riau untuk melaksanakan audiensi. 

"Sebelumnya, di Kabupaten Rohil, Pelalawan dan Inhu. Kami ucapkan terimakasih atas terpenuhinya fasilitasi penyelenggaraan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Riau tahun 2018 mendatang," ucapnya. 

Dari hasil evaluasi, dikatakan Nurhamin, KPU Provinsi Riau mendapat kesimpulan, secara geografis Kabupaten Inhil termasuk dalam kategori daerah rawan jarak. 

Untuk mengatasi hal tersebut, KPU Provinsi Riau menyarankan, agar Pemerintah Kabupaten Inhil menggagas pembentukan Kampung Pemilu atau Desa Sadar Pemilu. 

"Dengan itu, diharapkan ada peningkatan partisipasi pemilih dalam Pilkada 2018 mendatang. Sebab, dalam Kampung Pemilu atau Desa Sadar Pemilu tersebut, masyarakatnya akan difokuskan pada peningkatan pengetahuan tentang Pemilu, bersikap dalam menyambut Pemilu dan persiapan administratif dalam menyambut Pemilu yang akan menjadi indikator persiapan dalam menghadapi Pilkada secara keseluruhan," jelasnya. 

Dijelaskan, yang dimaksud dengan perilaku sadar pemilu oleh masyarakat dalam Pemilu dapat terlihat dari pemilih yang datang ke TPS, meski tidak memperoleh undangan dari pihak penyelenggara. 

Dari sisi sosial, tingkat kerawanan penyelenggaraan Pilkada di Inhil diprediksi rendah. Hal ini dikarenakan rasa solidaritas sesama masyarakat Inhil yang begitu kuat 

"Apalagi di Inhil, tokoh masyarakatnya masih bisa diajak bermusyawarah," tandas Nurhamin. 

Usai penyampaian, acara dilanjutkan dengan pemaparan rancangan draft tahapan Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2018 oleh Kepala Divisi Perencanaan KPU Provinsi Riau, Syapril Abdullah.(hil03)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN HULU - Bupati Inhil H Muhammad Wardan mengeluarkan surat edaran ajakan Shalat Berjamaah bagi kaum muslimin, hal ini untuk meramaikan dan memakmurkan mesjid. 

"Saya sudah mengeluarkan surat edaran ajakan Shalat Berjamaah bagi kaum muslimin untuk memakmurkan mesjid," ungkap Bupati Wardan dalam sambutannya dalam Pengajian Akbar Kitab Anwarul Bahiyyah (kisah Isra' wal Mi'raj) di Mesjid Al-Islah Jalan Sederhana Tembilahan Hulu, Rabu (29/3/17). 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Kegiatan religi ini menghadirkan KH Ahmad Fahmi Zamzami Al Banjari, pimpinan Pondok Pesantren Yasin Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Hadir juga KH Hafiz Lubis Lc dari Malaysia, Ketua Komisi IV DPRD Inhil H Adriyanto SH dan jemaah mesjid Al Ishlah Jalan Sederhana. Diterangkan, secara fisik mesjid dan surau di Kabupaten Indragiri sudah semakin bagus dan menarik, namun belum dibarengi dengan ramainya jamaah yang datang saat pelaksanaan shalat berjamaah. 

"Mesjid yang dibangun indah, namun jamaahnya yang harus ditingkatkan. Saya sudah mulai di mesjid Yayasan Amal Bakti Muslim Pancasila (YAMP) mengajak pejabat dan pegawai Shalat Subuh berjamaah di Mesjid YAMP," katanya. Setelah shalat Subuh diisi tausiyah dan disediakan sarapan pagi. 

Beliau mengajak kaum muslimin memakmurkan mesjid dengan meramaikannya saat pelaksanaan shalat berjamaah dan kegiatan keagamaan lainnya. 

"Semoga Pengajian Akbar ini memberikan curahan berkah dan rahmah bagi kita semua, terutama untuk negeri kita tercinta, Indragiri Hilir,' sebutnya mengenai pelaksanaan Pengajian Akbar di Mesjid Al Ishlah Jalan Sederhana Tembilahan Hulu ini. 

Diharapkan, para jamaah yang hadir dapat mengikuti pengajian ini dengan sungguh-sungguh, sehingga pengajian yang disampaikan dapat dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. 

KH Ahmad Fahmi Zamzami Al Banjari menyebutkan, kegiatan pengajian akbar seperti ini merupakan upaya menghidupkan sistem pengajian lama dalam hal mempelajari suatu kitab. 

"Kitab Al Anwarul Bahiyyah ini merupakan kitab yang terlengkap yang mengisahkan perjalanan Isra' Mi'raj dari awal sampai akhir," jelasnya. 

Dalam kesempatan ini, Bupati Inhil H Muhammad Wardan diberi langsung Kitab 40 hadist akhir zaman oleh KH Ahmad Fahmi Zamzami Al Banjari, pimpinan Ponpes Yasin Banjarbaru, Kalimantan Selatan.(hil03)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir telah memperoleh lahan seluas 5 hektar bagi membangun gedung SMA Negeri 1 Tembilahan. 

Wardan menjelaskan, dengan telah didapat lahan seluas 5 hektar tersebut, maka kontroversi tentang berdirinya bangunan SMA Negeri 1 Tembilahan di atas lahan yang bukan milik Pemda, kini telah mendapatkan titik terang. 

"Pemkab Inhil telah memperoleh lahan seluas 5 Hektare yang akan digunakan untuk membangun gedung sekolah SMA Negeri 1 Tembilahan. Nantinya, pembangunan gedung sekolah tersebut, akan menggunakan APBD Provinsi Riau," ungkapnya, Senin (27/3/17). Karena kewenangan penganggarannya berada di Pemerintah Provinsi Riau. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil

Direncanakan, dalam pembangunan bangunan SMA Negeri 1 Tembilahan ini akan dilengkapi dengan dibangunnya asrama siswa. Sertifikat tanahnya dalam 1 bulan akan terbit. 

Dikatakan, dengan telah dialihkannya kewenangan pengelolaan tersebut. Maka, secara otomatis, kepada Pemprov Riau, diberikan keleluasaan untuk mengambil kebijakan dalam rangka pengembangan SMA/SMK di Kabupaten Inhil. 

Peralihan kewenangan pengelolaan ini akan memberi dampak positif berupa perkembangan bagi SMA/SMK di Kabupaten Inhil. Sebelum tahun 2002, khususnya SMA/SMK memang merupakan kewenangan dari pihak Pemprov yang ditangani oleh sebuah Kantor Wilayah. 

Namun sejak tahun 2002, kewenangan itu beralih ke Kabupaten/Kota. Kini, terjadi lagi peralihan kewenangan. 

"Saya meyakini, peralihan kali ini, akan memberi efek positif terhadap upaya pengembangan SMA/SMK, khususnya di Kabupaten Inhil," kata Wardan. 

Peralihan kewenangan saat ini, diungkapkan Wardan, sudah diproses sejak November tahun 2016 lalu. Dan, direalisasikan pada tahun 2017. Yang mana, pengelolaan dan hal-hal administratif akan diserahkan kewenangannya kepada provinsi. Berdasarkan peraturan perundang-undangan. 

"Dengan keterbatasan anggaran yang dialami Kabupaten Inhil. Penyerahan kewenangan ini diharapkan, dapat meningkatkan pelaksanaan upaya pembinaan dan pengawasan serta lainnya. Sebab, jika dibandingkan dengan Kabupaten, dari sisi pendanaan, APBD Provinsi Riau jauh lebih besar," jelasnya. 

Namun demikian, ditegaskan Wardan, dengan peralihan yang dilakukan, tidak serta-merta membuat Pemerintah Kabupaten Inhil melepas tanggung jawab terhadap SMA / SMK di Kabupaten Inhil. 

"Masih ada tanggung jawab dari Pemkab Inhil yang harus dilaksanakan, salah satunya seperti, pengembangan lembaga pendidikan," ucap Wardan.(hil03)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir berkomitmen meningkatkan kesejahteraan perawat, khususnya tenaga perawat ners melalui pemberian tunjangan profesi. 

Komitmen tersebut, dibuktikan dengan telah diterimanya usulan yang diajukan oleh Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Inhil kepada Pemkab Inhil. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
"Memang benar ada usulan yang diajukan oleh PPNI Inhil untuk pemberian tunjangan profesi perawat ners kepada Pemkab Inhil. Kemarin, usulan tersebut diterima oleh Pak Sekda (Sekretaris Daerah)," ungkap Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan, seperti keterangan tertulis yang diterima, Kamis (16/3/17). 

Wardan mengatakan, Pemkab Inhil akan berupaya maksimal agar usulan tersebut dapat direalisasikan sesegera mungkin. Sebab, profesi perawat, khususnya perawat ners memang merupakan sebuah profesi yang memiliki peran vital di Kabupaten Inhil. 

"Kami akan upayakan pemberian tunjangan bagi perawat ners agar secepatnya dapat terealisasikan." tukasnya. 

Kedepan, Wardan berharap kepada para perawat ners, untuk senantiasa bersabar dan terus memberikan pelayanan keperawatan terbaik bagi segenap masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir. 

"Teruslah berdedikasi. Teruslah menjaga konsistensi dalam bertugas, memberikan yang terbaik bagi masyarakat Inhil. Kami selaku Pemerintah Daerah senantiasa berupaya memperjuangkan kesejahteraan tenaga paramedis diantaranya adalah perawat," ucapnya. 

Menurut penuturan Ketua DPD PPNI Kabupaten Inhil, Ns. Matzen, SKep MSi, usulan pemberian tunjangan tersebut dilakukan, mengingat perawat ners merupakan sebuah profesi keperawatan yang tergolong langka. Kelangkaan ini tidak hanya terjadi di wilayah Kabupaten Inhil, melainkan juga mencakup skala nasional. Sehingga, diperlukan perhatian khusus bagi para perawat ners yang bertugas di Kabupaten Inhil. 

"Jika, memang usulan pemberian tunjangan profesi ini disetujui. Maka, ini merupakan 'kado terindah' bagi perawat, khususnya perawat ners dalam peringatan Hari Perawat Nasional Indonesia yang ke - 43 ini," ujar Matzen, seraya mengatakan HPNI diperingati setiap tanggal 17 Maret. 

Matzen mengungkapkan, besaran pemberian tunjangan ini nantinya akan dilakukan dengan pertimbangan lokasi penempatan tugas dari masing - masing perawat ners yang berada di Kabupaten Inhil. 

"Jadi, pertimbangan besaran tunjangan itu diberikan menurut penempatan kerja para perawat ners itu sendiri. Semakin jauh mereka bertugas, semakin terpencil lokasi penugasan, maka semakin besar tunjangan yang akan mereka peroleh," ungkapnya. 

Tak hanya terhenti pada pemberian tunjangan bagi perawat ners, Matzen mengatakan, DPD PPNI Kabupaten Inhil juga telah mengajukan usulan kenaikan upah bagi perawat non - aparatur sipil negara yang tersebar di Kabupaten Inhil, khususnya bagi para perawat yang bertugas di daerah pelosok. 

"Kenaikan upah yang kami upayakan ini diharapkan bisa sesuai dengan standar UMK (Upah Minimum Kabupaten / Kota). Usulan ini, kami ajukan kepada Pemkab Inhil. Meski, kami mengetahui adanya keterbatasan anggaran daerah saat ini," tukasnya. 

Terkait penyebaran tenaga paramedis perawat, diakui Matzen, memang belum berimbang. Terlebih, di kawasan yang berada jauh dari Ibu Kota Kabupaten. 

"Penyebaran tenaga perawat saat ini memang tidak berimbang, seperti bertumpuk di kawasan perkotaan. Sehingga, masih terdapat daerah atau kawasan yang minim tenaga perawat, bahkan tidak tersentuh sama sekali. Padahal, jika dilihat rasio antara jumlah perawat dengan jumlah masyarakat Inhil itu sudah sebanding," katanya sembari berkata terdapat 730 orang tenaga paramedis perawat yang bertugas di Kabupaten Inhil. 

Selanjutnya, bertepatan dengan peringatan HPNI Ke - 43 tahun 2017 ini, dikatakan Matzen, PPNI sedang dan akan menggelar beberapa rangkaian kegiatan yang berkenaan dengan persoalan kesehatan bagi masyarakat. 

"Sebagai contoh, hari ini (Kamis, 16/3/2017, red), kami mengadakan pengobatan massal, khitanan massal dan penyuluhan massal di Desa Teluk Jira, Kecamatan Tempuling. Selain itu, dalam rangka memperingati HPNI ini, kami telah mencanangkan penyelenggaraan kegiatan seminar kesehatan yang memang rutin digelar setiap tahunnya, serta pemeriksaan kadar gula darah," pungkas Matzen. 

Ihwal kesejahteraan yang memang menjadi prioritas Pemkab Inhil, salah seorang perawat yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada, Mario Lestari, SKM mengaku, telah merasakan perubahan positif pasca penerimaan remunerasi. Remunerasi, lanjutnya, diberlakukan sejak RSUD Puri Husada bertransformasi menjadi Badan Layanan Umum Daerah. 

"Remunerasi yang diterima, besarannya didasarkan pada besar - kecilnya beban kerja, penempatan kerja, kualifikasi pendidikan dan sebagainya. Jadi, proporsional besaran remunerasi yang diterima oleh masing - masing perawat di sini. Dibandingkan dulu, jika dilihat dari sudut pandang kesejahteraan, memang sudah lebih baik yang sekarang," katanya, Kamis (16/3/2017). 

Sejauh ini, Mario Lestari juga mengaku, belum pernah sama sekali mendengar keluhan dari rekan seprofesinya menyangkut persoalan kesejahteraan. 

"Kenyamanan yang diperoleh ini, lebih dikarenakan institusi Rumah Sakit yang telah berubah menjadi BLUD. Yang mana, sistem dalam BLUD tersebut, ditetapkan secara mandiri dan iatur sesuai dengan kebutuhan," kata Mario Lestari yang juga merupakan Kepala Bidang Pelayanan Keperawatan RSUD Puri Husada. 

Namun demikian, Mario Lestari tetap berharap, agar Pemkab Inhil dapat mengajukan usulan kepada Pemerintah Pusat untuk melakukan pengangkatan langsung terhadap tenaga paramedis perawat non - aparatur sipil negara. Terlebih, bagi para perawat dengan masa kerja yang tergolong lama.(hil03)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Indragiri Hilir H Muhammad Wardan menghadiri pelaksanaan Forum Komunikasi Publik Perencanaan Pembangunan Kabupaten Inhil Tahun 2018, Senin (13/3/17) di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). 

Adapun fungsi dan tujuan pelaksanaan Forum Komunikasi Publik Perencanaan Pembangunan Tahun 2018 Kabupaten Inhil adalah sebagai sebuah tahapan yang harus dilaksanakan dalam proses pembangunan yang berkesinambungan, Penyusunan program prioritas dalam pembangunan untuk tahun anggaran 2018, dan menjaring aspirasi terhadap program prioritas pembangunan. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Pada kegiatan yang dilaksanakan guna menentukan arah pembangunan Kabupaten Inhil di tahun 2018 ini, turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil Said Syarifuddin, Wakil Ketua DPRD Inhil H Mariyanto, Asisten II Rudiansyah, Kepala Bappeda Tengku Juhardi, Staf Ahli Bupati, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkab Inhil, Camat, Kepala Bagian Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, pelaku usaha, unsur organisasi, tokoh masyarakat dan alim ulama. 

Dalam arahannya yang sekaligus membuka forum secara resmi, Bupati Wardan mengatakan, forum yang memiliki fungsi menampung aspirasi masyarakat ini, semestinya harus didominasi kehadiran masyarakat ataupun unsur masyarakat yang mewakili. 

"Dengan kehadiran masyarakat di forum ini, tentunya dapat memberikan pertimbangan, masukan menyangkut progres pembangunan di Kabupaten Inhil. Karena forum ini memang diperuntukkan bagi publik. Inilah wadah, sarana bagi masyarakat, menyampaikan aspirasi, pokok pikiran, dan gagasan," ucapnya. 

Selain itu, melalui pelaksanaan Forum Komunikasi Publik ini, Wardan mengharapkan, seluruh kepentingan masyarakat akan pembangunan dapat diakomodir di tahun 2018 mendatang. 

"Dalam forum ini, Bottom - Up System akan dapat diberlakukan, peran serta dari semua komponen masyarakat dalam pembangunan dapat terlihat. Aspirasi, gagasan dan pokok pikiran disampaikan langsung oleh masyarakat kepada pemerintah. Ini merupakan wadah kontribusi dari masyarakat terhadap pembangunan," ujarnya. 

Selain tujuan umum, seperti penyampaian aspirasi, dikatakan Wardan, forum ini juga berfungsi sebagai instrumen evaluasi kinerja pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil. Sehingga, lanjutnya, masyarakat bisa memanfaatkan momen ini untuk secara pro-aktif menyampaikan masukan dalam konteks evaluasi. 

"Kedepan, maunya forum-forum seperti ini dapat dilaksanakan di tempat yang lebih terbuka. Agar, tingkat partisipasi masyarakat dalam forum ini yang berdampak positif terhadap pembangunan nantinya akan meningkat," harapnya. 

Lanjutnya, sebahagian masyarakat telah dapat menikmati kinerja pembangunan oleh Pemkab Inhil, seperti pembangunan infrastruktur jalan maupun jembatan yang telah dilaksanakan selama ini. Meski, masih terdapat beberapa persoalan pembangunan yang terjadi. 

"Dalam kunjungan saya ke desa-desa, saya melihat ada masyarakat yang mulai menikmati 'buah' pembangunan ini. Hal ini tentunya menjadi salah satu indikator keberhasilan pembangunan yang dilaksanakan. Namun demikian, saya sadari masih ada juga pembangunan yang belum terlaksana. Masih banyak persoalan pembangunan infrastruktur, seperti jalan, khususnya jalan yang menjadi kewenangan Nasional maupun Provinsi Riau," katanya. 

Spesifik, dalam arahannya ini, Wardan juga menyorot pelaksanaan program Desa Maju Inhil Jaya yang tergolong sukses pada beberapa kawasan perdesaan di Kabupaten Inhil. 

Selanjutnya, Wardan mengungkapkan, telah banyak alokasi dana yang diperoleh dari berbagai sumber, mulai dari Provinsi hingga pusat, guna mengoptimalkan upaya pembangunan di Kabupaten Inhil. 

Kepala Bappeda Kabupaten Inhil, Tengku Juhardi dalam penyampaian progres pembangunan Kabupaten Inhil mengatakan, perkembangan APBD Inhil, sempat mengalami penurunan untuk tahun 2017 di luar dari Bantuan Keuangan Provinsi Riau yang diperoleh sebesar Rp 74 miliar. Hal ini disebabkan oleh asumsi dasar, yakni harga minyak dunia yang mengalami kenaikan per-barelnya. Sehingga, Pemerintah pusat berfokus untuk melakukan efisiensi dalam pengalokasian dana transfer daerah.(hil03)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menganggarkan bantuan Rp 23,4 miliar buat Pondok Pesantren dan Madrasah. 

Bupati Inhil H Muhammad Wardan menyampaikan, Pemkab Inhil telah berupaya menggaet dana buat pembangunan Pondok Pesantren dan Madrasah melalui Bantuan Keuangan Pemerintah Provinsi Riau, namun setelah dilakukan verifikasi dan klarifikasi hal ini tidak dapat diakomodir. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
“Walaupun kita tidak mendapatkan melalui Bantuan Keuangan Provinsi Riau untuk Madrasah dan Pondok Pesantren, namun kita tetap menganggarkan melalui APBD Kabupaten Indragiri Hilir sebesar Rp 23,4 miliar” ungkap Bupati Inhil H Muhammad Wardan, Senin (13/3/17). 

Beliau memastikan bantuan untuk Madrasah dan Ponpes pada tahun ini sudah tidak ada kendala dan sudah tertuang pada APBD Tahun Anggaran 2017. 

Diharapkan, masyarakat jangan terprovokasi dengan anggapan atau pandangan dari beberapa pihak yang hanya menilai dari selembar surat yang tidak utuh secara keseluruhan, sehingga membuat viralnya masalah tersebut di Medsos, baru-baru ini. 

Padahal, dinyatakan Pemkab Inhil sangat berkomitmen memberikan layanan terhadap kebutuhan masyarakat, terutama di dunia pendidikan baik sekolah negeri maupun madrasah dan ponpes karena semuanya bagi kebutuhan masyarakat di bidang pendidikan. 

"Wujud kepedulian kepada dunia pendidikan, khusus buat Madrasah dan Ponpes dibuktikan melalui Penghargaan Kementerian Agama kepada 11 Bupati/ Walikota se-Indonesia, termasuk Inhil," katanya. 

Menurut pandangan Dirjen Pendidikan Islam saat itu, bahwa penghargaan ini merupakan wujud perhatian Pemerintah Kabupaten dan salah satunya Pemkab Inhil yang sangat komit dalam pengembangan program kemitraan pendidikan. 

Kepala Dinas pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir H Syaifuddin membenarkan selama beberapa tahun ini Pemkab Inhil terus menganggarkan untuk Madrasah dan Ponpes melalui APBD Kabupaten, jadi memang keliru jika ada pihak-pihak yang mengatakan bahwa Bupati Indragiri Hilir menganak tirikan Madrasah dan Ponpes. 

"Madrasah dan Ponpes memang masih kewenangan Kementerian Agama yang pembiayaan operasionalnya melalui APBN, untuk itu kita tidak bisa mengakomodir secara keseluruhan kebutuhan Madrasah dan Pondok Pesantren, namun kita tetap memberikan perhatian dan dukungan sesuai kewenangan yang dapat diberikan oleh Pemerintah Kabupaten," jelasnya. 

Ditegaskan, tidak ada dikotomi antara sekolah umum maupun Madrasah dan Ponpes, karena setiap tahun Pemkab Inhil terus menganggarkan berbagai kebutuhan untuk Madrasah dan Ponpes sesuai kewenangan. 

"Pda APBD tahun ini saja kita sudah anggarkan untuk 36 sekolah Madrasah dan Ponpes," imbuhnya.(hil03)

INDRAGIRI HILIR, KERITANG -  Bupati Inhil mengunjungi lokasi kebakaran di Ponpes Anwarul Ulum Kecamatan Keritang pada Sabtu Sabtu (11/3/17). 

Dalam peninjauan ini ikut juga Ketua PMI Inhil Hj Zulaikhah Wardan, anggota DPRD Inhil, Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Inhil, Pengasuh Ponpes Anwarul Ulum Kecamatan Keritang dan para santri Ponpes Anwarul Ulum Kecamatan Keritang. 

Kedatangan ketua DPD Golkar Inhil beserta rombongan disambut oleh barisan santriwan dan santriwati ponpes Anwarul Ulum. Dalam kesempatan itu, Bupati yang juga Ketua DPD Golkar Inhil dan rombongan memberikan bantuan kepada keluarga besar Ponpes Anwarul Ulum untuk meringankan beban para santri di ponpes tersebut. 

Bupati H Muhammad Wardan mengatakan, bahwa anggota DPD Golkar memiliki rasa simpatik dan kepedulian terhadap musibah kebakaran yang terjadi di Ponpes Anwarul Ulum. 

Wardan juga berharap agar proses belajar mengajar di Ponpes Anwarul Ulum tetap dilaksanakan dengan baik walaupun belum bisa mencapai keefektifan dan keefisienannya untuk saat ini. 

Disebutkan, tentunya karena yang kena ini adalah lembaga pendidikan, kita berharap jangan sampai karena terjadinya musibah ini proses belajar mengajar menjadi terganggu, kalau terhambat jelas jadi terhambat, biasanya lokalnya tersedia sekarang tidak ada. Bisa jadi seperti menjadi ber sip. 

"Semoga dengan bantuan ini dapat meringankan beban para santri ponpes Anwarul Ulum ini. Saya ingin adanya laporan terlebih dahulu dari pihak yayasan dan direkomendasikan melalui camat mengenai musibah ini, setelah itu barulah kita akan berupaya mencarikan dana untuk bantuan pembangunan ruang belajar yang baru," sebutnya. 

Beliau menghimbau kepada masyarakat daerah ini merupakan daerah rawan kebakaran, baik itu kebakaran dari segi bangunan mau pun lahan yang mana lahan kita ini merupakan tanah gambut, oleh sebab itu kepada seluruh masyarakat untuk berjaga-jaga dan berhati-hati untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran ini. 

"Hendaknya ketika ingin meninggalkan rumah, dilihat, perhatikan, dan matikan listrik, kompor, maupun sumber api lainnya. Penyuluhan dan sosialisasi tentang musibah ini kita lakukan, yang penting kewaspadaan dan kehati-hatian masyarakat.” pesannya. 

Sementara itu Ketua PMI, Hj Zulaikhah Wardan mengucapkan rasa keprihatinannya terhadap musibah yang terjadi di Ponpes Anwarul Ulum. 

Katanya, ia bersama Bupati yang juga selaku Ketua DPD Golkar Inhil telah melakukan peninjauan musibah kebakaran yang terjadi di Ponpes Anwarul Ulum Kecamatan Keritang ini. 

"Kami merasa prihatin dengan adanya musibah ini karena hampir seluruhnya ruang kelas habis ludes. Untuk itu kami selaku Ketua PMI ikut prihatin dan mengucapkan bela sungkawa dengan memberikan bantuan untuk meringankan beban korban," katanya. 

Semoga ada bantuan dan cepat didirikan kembali sekolah ini sehingga para santri dapat mengikuti pembelajaran sebagaimana mestinya. Dengan kondisi yang sangat terbatas ini tentu mereka membutuhkan bantuan dari kita semua. 

"Jadi kita harapkan baik itu dari pemerintah maupun swasta bisa membantu untuk segera membangun kembali bangunan sekolah sehingga anak-anak di sini dapat belajar sebagaimana mestinya," imbuhnya. 

Selain meninjau dan memberi bantuan di Ponpes Anwarul Ulum, Bupati dan rombongan juga meninjau dan memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Jalan Sapta Marga Tembilahan dan korban kebakaran di Desa Sungai Gantang sekitar SPBU Rumbai Jaya Kecamatan Kempas baru-baru ini.(hil03)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Inhil H Muhammad Wardan bersilaturahmi ke Panti Asuhan Muhammadiyah Tembilahan, Ahad (12/3/17). Dalam kegiatan silaturahmi ini, Bupati didampingi Ketua K3S Inhil Hj Zulaikhah Wardan, Asisten II Setda Inhil Rudiansyah, Kadis Sosial Hj Nurlia dan beberapa pejabat lainnya. 

Dalam kesempatan ini juga dilakukan pemberian bantuan pakaian sekolah dan sembako buat penghuni panti asuhan yag berpenghuni sebanyak 15 orang yatim piatu. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Bupati dan rombongan juga berkesempatan meninjau langsung Panti Asuhan yang masih dalam proses pembangunan dan berdialog langsung dengan Pengurus Cabang Muhammadiyah, Pengasuh dan Anak Panti Asuhan Muhammadiyah Tembilahan. 

Bupati H Muhammad Wardan mengatakan, pada hari ini berkesempatan bersilaturahmi langsung dengan Pengurus Muhammadiyah Cabang Inhil, Lembaga Pendidikan dan Panti Asuhan Muhammadiyah Tembilahan dengan melihat langsung kondisi dan suasana Panti Asuhan dengan berdialog langsung dengan pengasuh dan anak panti asuhan mengenai proses kegiatan-kegaitan di Panti Asuhan Muhammadiyah ini. 

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Inhil siap membantu proses pengembangan dari Pengurus Muhammadiyah dan kegiatan-kegiatan sehari-hari di Panti Asuhan ini," tegas Bupati. 

Terakhir beliau mengucapkan terimakasih kepada Pengurus Muhammadiyah, khususnya di lingkungan Panti Asuhan ini yang sudah memiliki lembaga pendidikan mulai dari PAUD sampai SMA dan memerlukan dukungan baik dari pemerintah maupun pihak swasta.(hil03)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bertempat di lantai 5 kantor Bupati Pemerintah Kabupaten Inhil menerima kunjungan OMBUDSMAN Republik Indonesia perwakilan Provinsi Riau dalam rangka Hasil Penilaian Kepatuhan terhadap Standar Pelayanan Publik Sesuai dengan UU No.25 TH 2009 tentang pelayanan Publik.

Kegiatan tersebut turut di hadiri Asisten I Drs Afrizal yang di dampingi Asisten II Drs Rudiansyah Setda Inhil serta Kepala Dinas, Badan, Kabag dan Camat Se-Kabupaten Inhil, Kamis (9/3/2017).

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Rombongan OMBUDSMAN Republik Indonesia Perwakilan Perwakilan Provinsi Riau yang terdiri Dasuki Bidang (Bidang Pencegahan OMBUDSMAN Republik Indonesia Perwakilan Perwakilan Provinsi Riau), Bambang Pratama (Bidang Penyelesaian laporan OMBUDSMAN Republik Indonesia Perwakilan Perwakilan Provinsi Riau).

Adapun Masud dari kunjungan tersebut untuk mendorong kepatuhan terhadap standar pelayanan publik dalam ranga mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik.

Penilaian Kepatuhan terhadap Standar Pelayanan Publik Sesuai dengan UU No.25 TH 2009 tentang pelayanan Publik untuk pengumpulan data Kabupaten Inhil di laksanakan pada bulan Mei  Agustus 2016 yang lalu yang sudah memasuki tahun ke-2.

Untuk di ketahui ada 3 zona kepatuhan pelayanan publik yaitu Hijua, Kuning dan Merah. Adapun hasil dari penilaian kepatuhan Pelayanan Publik untuk Pemerintah Kabupaten Inhil berada Zona kuning di posisi 41 dari 85 Kabupaten/kota seluruh Indonesia yang termasuk dalam penilaian Kepatuhan Pelayanan Publik .

Ada 9 variabel penilaian dari OMBUDSMAN RI terdiri dari: Standar Pelayanan, Sistem Informasi Pelayana, Publik, Sarana dan Prasarana, Pelayanan Khusus, Pengelolaan Pengaduan, Penilaia Kerja, Visi Misi dan Motto Pelayanan terakhir atribut.

Untuk itu di harapkan pada TH 2018 Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menjadi zona hijua. Untuk mencapai zona hijau diharapkan kepada PEMKAB Inhil untuk menyediakan beberapa Variabel yang termasuk dalam penilaian tersebut, demikian dikatakan Bambang Pratama salah seorang OMBUDSMAN Republik Indonesia Perwakilan Perwakilan Provinsi Riau.

Sementara itu Asisten I Setda Inhil Drs.Afrizal yang dimintai keterangan usai mengikuti pertemuan OMBUDSMAN Republik Indonesia Perwakilan Perwakilan Provinsi Riau, mengatakan, karena ini memasuki tahun ke-2 dari penilaian Kepatuhan terhadap Standar Pelayanan Publik dan hasilnya dari tahun ke tahun terus meningkat dari segi rangking maupun nilai.

"Walaupun pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Inhil masih berada di zona kuning, untuk itu kita beraharap pada TH 2017 ini ada peningkatan walaupun masih banyak pekerjaan atau PR kita yang harus di lakukan dalam rangka kesiapan kita dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat dibidang adminstrasi, mudah-mudahan pada tahun ini kita bisa meningkat," ucap Bupati Wardan yang diwakili oleh Asisten I Setda Inhil Drs.Afrizal.(hil03)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus berupaya menekan angka kebakaran di daerah ini, yakni dengan melengkapi sarana prasarana pemadam dan perluasan jangkauan operasional. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyatakan, untuk itu diperlukan penambahan armada dan peralatan pemadam kebakaran, baik di darat dan di perairan. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
"Bagi memaksimalkan penanggulangan kebakaran yang terjadi di wilayah Kabupaten Inhil, maka kami akan terus berupaya melengkapi dan menambah armada dan sarana pendukung pemadam kebakaran, terutama di wilayah pesisir atau perairan," ungkap Bupati Inhil H Muhammad Wardan seperti disampaikan Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Kabupaten Inhil Sirajuddin, Jum'at (10/3/17). 

Disebutkan, saat ini jangkauan operasional Dinas PKP Kabupaten Inhil hanya efektif di Kecamatan Tembilahan, Tembilahan Hulu dan Tempuling. 

"Dengan jumlah armada 2 unit mobil Damkar, 3 unit motor Viar dan 1 unit mobil Rescue. Sedangkan, untuk Kecamatan pesisir diperlukan armada berupa kendaraan laut pemadam kebakaran," jelasnya. 

Maka, PKP akan mengusahakan dilakukan penambahan kendaraan operasional Pemadam Kebakaran yang dapat menjangkau setiap Kecamatan di Kabupaten Inhil. 

Untuk itu, pihaknya akan ajukan usulan penambahan tersebut kepada pihak Pemerintah Provinsi dan Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Pemerintahan Umum. 

"Bagi penanggulangan kebakaran di wilayah pesisir, maka kita akan ajukan usulan kendaraan operasional seperti speedboat," imbuhnya.(hil03)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Dalam beberapa tahun belakangan, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir memberikan perhatian besar bagi perbaikan lahan perkebunan masyarakat dari kerusakan dan peningkatan harga jual kelapa di pasaran. 

Bagi perbaikan kerusakan tanggul perkebunan kelapa masyarakat, sampainya saat ini 16 unit alat berat sudah diserahkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil kepada 16 Kecamatan. Alat berat atau ekskavator tersebut akan dipergunakan untuk pembuatan tanggul, normalisasi parit dan aktivitas lain dalam rangka penyelamatan kebun kelapa. 

"Kita terus berupaya maksimal dalam menyelamatkan luas perkebunan kelapa yang ada," ungkap Bupati Inhil HM Wardan, kemarin. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Selain perbaikan lahan perkebunan yang rusak, upaya penyelamatan komoditi ini menurut Bupati juga melalui peremajaan tanaman kelapa dan sebagainya. 

Berdasarkan data yang ada setidaknya tercatat 464.271 hektar lahan perkebunan kelapa masyarakat Inhil. Artinya, sekitar 80 persen masyarakat disana menggantungkan hidup pada sektor tanaman perkebunan tersebut. Walaupun diantara itu ada juga sekitar 100 ribuan hektar lahan perkebunan kelapa masyarakat yang rusak. 

Disamping memiliki lahan perkebunan kelapa terluas di Indonesia, Kabupaten Inhil juga memiliki varietas kelapa yang sudah di setujui pemerintah pusat. Jenis varietasnya Kelapa Dalam Pasang Surut Sri Gemilang. Varietas tanaman tersebut pertama di Indonesia. 

"Dengan semikian siapa saja yang ingin mencari jenis varietas tersebut silahkan datang ke Kabupaten Inhil,"sambung mantan Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru itu. 

Seluas 464.271 hektar lahan perkebunan itu tersebar di seluruh Kecamatan. Perhatian pemerintah untuk mempertahankan sektor tanaman kelapa sudah dilakukan sejak lama dengan berbagai upaya, diantaranya seperti yang sudah disebutkan diatas tadi. 

Kedepan jumlah itu akan lebih ditingkatkan lagi, agar sektor tanaman kelapa dalam tetap dapat dipertahankan. Untuk menjamin harga jual kelapa supaya tetap stabil, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil, akan menerapkan Sistem Resi Gudang (SRG). 

"Kita telah berjuang keras dengan beberapa kali mendatangi Kementerian Perdagangan di Jakarta, agar SRG dapat diterapkan di Inhil," imbuhnya.(hil03)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Indragiri Hilir H Muhammad Wardan beserta istri Hj Zulaikhah Wardan sampai dengan selamat di tanah air, setelah melaksanakan ibadah Umroh, Senin (6/3/14). 

Kedatangan Bupati dan Istri disambut segenap pejabat OPD Indragiri Hilir di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru sekitar pukul 14.30 WIB. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Terlihat wajah berseri dari Bupati dan istri saat berjalan keluar bandara. Beliau juga tampak sehat dan bugar sepulang dari melaksanakan ibadah umroh di tanah suci. 

Sebelumnya, Bupati tiba di Jakarta pada hari ini sekira pukul 12.30 WIB dan langsung terbang menuju Pekanbaru. Setibanya di kediaman pribadi Bupati yang terletak di Jalan Rawa Bening Pekanbaru diadakan pembacaan do'a selamat yang dipimpin langsung oleh Bupati Inhil. 

Sementara itu Kabag Humas dan Protokol Setda Inhil mengucapkan rasa syukur atas kembalinya Bupati dan istri ke kampung halaman dengan selamat. 

"Alhamdulillah, kita sangat bersyukur Pak Bupati dan Ibu tiba di sini dengan sehat dan selamat. Semoga setelah melaksanakan Umroh ini Bupati dapat melaksanakan tugas dan memimpin Inhil dengan semangat baru agar Inhil akan semakin berjaya di bawah kepemimpinan Bupati kita," ungkapnya. 

Di kediaman tersebut, banyak tamu yang datang mengunjungi Bupati. Dalam waktu dekat Bupati Wardan akan kembali bertugas dengan berbagai agendanya sebagai Bupati Indragiri Hilir.(hil0

INDRAGIRI HILIR, KERITANG - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial (Dinsos) bergerak cepat membantu korban kebakaran di Ponpes Anwarul Ulum Kilometer 10 Dusun Mugo Mulyo Desa Lintas Utara, Kecamatan Keritang, Ahad (5/3/17). 

Penyerahan bantuan berupa logistik, tikar dan sembako ini dilakukan Bupati Inhil yang diwakili Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Inhil H Yuspik SH. Kedepan juga akan diberikan bantuan buat buat mendukung proses belajar mengajar di Ponpes ini. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Yuspik mengatakan, bantuan yang diserahkan ini merupakan bagian dari kepedulian dan empati Pemkab Inhil bagi para santri yang menuntut ilmu dan para ustadz yang mengajar di Ponpes ini. 

"Mudah-mudahan bantuan yang diserahkan dapat membantu meringankan beban para korban kebakaran ini, sehingga mereka dapat tetap menjalankan aktifitasnya," ujarnya. 

Warga Ponpes ini diharapkan dapat sabar menghadapi musibah yang dapat terjadi kapan dan dimana saja, tapi tetap dengan mengedepankan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran ini. 

"Kita harus mewaspadai bahaya kebakaran seperti ini, hindari hal-hal yang berpotensi menjad pemicunya," ingatnya. 

Ia juga tetap menghimbau kepada masyarakat Inhil untuk tetap berhati-hati dan waspada agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. 

Dalam kesempatan ini, selain memberikan memberikan bantuan, Tim BPBD Inhil juga melakukan pembersihan terhadap lokasi pasca kebakaran Ponpes Anwarul Ulum di Kilometer 10 di Dusun Mugo Mulyo Desa Lintas Utara Kecamatan Keritang.(hil03)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menerima penghargaan dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian, Jum'at (3/3/17). 

Penghargaan dalam rangka pembangunan rumah kantor Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) ini diserahkan pada kegiatan Lauching Aplikasi Pelayanan Publik Berbasis Teknologi Informasi oleh Kapolda Riau bertempat di Auditorium Co Ex Mall SKA Pekanbaru. 

Wakil Bupati Inhil H Rosman Malomo bersama tiga daerah kabupaten lain di Riau, yakni Kabupaten Siak, Bengkalis dan Rohil menerima langsung penghargaan ini dari Kapolri. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Dalam kegiatan ini, Wabup didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Yulizal, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Inhil Marlis Syarif. 

Kabag Humas dan Protokol Marlis Syarif mengatakan, penghargaan ini merupakan apresiasi Kapolri kepada Pemerintah Kabupaten Inhil yang turut membantu kinerja polisi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya di Kabupaten Inhil. 

"Pemerintah Kabupaten Inhil telah membangun Rumah Kantor Pos Keamananan Terpadu Bhabinkamtibmas sebanyak 60 buah sebagai sarana dan prasarana penunjang tugas kepolisian di jajaran Polres Inhil. 

Untuk diketahui, kegiatan Launching Aplikasi Pelayanan Publik Berbasis Teknologi Informasi tersebut, Kapolri Tito Karnavian didampingi beberapa petinggi Polri, Kemenpan-RB RI yang di Wakili Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Muhammad Yusuf Ateh. Turut dihadiri Gubernur Riau Arsyadjuliandy Rachman, Ketua DPRD Septina Primawati Rusli, Kapolda, unsur Forkopimda Provinsi Riau, tokoh masyarakat dan agama, serta serta seluruh Bhabinkamtibmas se Provinsi Riau. 

Peluncuran atau launching Aplikasi Pelayanan Publik Berbasis Teknologi Informasi ini ditandai dengan Scanning oleh Kapolri yang didampingi Kapolda Riau Irjen Zulkarnain Adinegara.(hil03)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Keluarga Besar Humas dan Protokol Inhil melepas mahasiswa magang dan seorang staf yang telah mengabdi selama beberapa waktu, Kamis (2/3/17). 

Kegiatan yang dilaksanakan di ruang rapat bagian Humas dan Protokol tersebut dhadiri Kepala Bagian Humas dan Protokol Inhil, Kasubbag Dokumentasi dan Publikasi, Kasubbag Humas, Kasubbag Protokoler, Staf Humas dan Protokol, serta mahasiswa magang dan siswa-siswi Prakerin. 

Mahasiswi magang, Yeni Firdawati menyampaikan kesan dan pesannya terhadap keluarga besar Humas Setda Inhil dengan penuh haru. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
"Saya mengucapkan terimakasih kepada Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang ada di Humas ini karena telah membimbing dan mengajari saya tentang dunia kerja. Pengalaman ini sangat berharga bagi saya karena melalui ini saya dapat mengenali suasana kantor dan menambah wawasan saya. Saya mohon maaf apabila selama saya di sini, sikap saya ada yang tidak berkenan di hati Bapak-bapak dan Ibu-ibu semuanya," ujarnya. 

Sementara itu Desmarini Daud, salah seorang ASN Humas dan Protokol yang berpindah tugas ke salah satu Dinas yang ada di Inhil merasa berat hati untuk meninggalkan keluarga besar Humas dan Protokol Inhil. 

"Saya senang berada di Humas ini, namun karena tugas saya harus bekerja di tempat lain. Saya ucapkan terimakasih kepada rekan-rekan Humas dan Protokol ini atas kerjasamanya selama ini. Saya juga memohon maaf apabila selama ini ada sikap saya yang membuat tidak nyaman terhadap rekan-rekan semuanya," kata Rini. 

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Inhil, Marlis Syarif dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Yeni dan Rini yang selama ini telah membantu dan menyukseskan segala kegiatan di Humas dan Protokol Setda Inhil. 

"Saya ucapkan terimakasih banyak kepada ananda Yeni yang selama lebih kurang 1 bulan ini telah membantu pekerjaan dan kegiatan di bagian humas dan protokol ini. Saya juga atas nama keluarga besar Humas dan Protokol memohon maaf apabila dalam keseharian terdapat kesalahan, kekurangan, maupun kekhilafan dalam mendidik ananda di sini. Semoga ilmu yang didapat di sini bermanfaat bagi ananda," ujar Marlis. 

Kepada Rini, saya juga mengucapkan ribuan terimakasih serta apresiasi atas pengabdian selama lebih kurang 13 tahun di Humas dan Protokol ini. Dia mendoakan semoga karir Rini semakin gemilang dan sukses untuk ke depannya. 

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyambutan kepada 2 orang staf humas dan protokol (Nina dan Rio), yang penempatan tugasnya di Sub Bagian Protokoler. Marlis mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung di tim Humas dan Protokol Setda Inhil. Keduanya diminta dapat segera menyesuaikan diri dan melakukan kerjasama yang baik kepada sesama tim Humas dan Protokol Setda Inhil.(hil03)
Diberdayakan oleh Blogger.