INDRAGIRI HILIR, KUALA ENOK - Kekurangan kebutuhan listrik di Kabupetan Indragiri Hilir, membuat sebagian wilayah di Inhil masih gelap. Bupati Indragiri Hulir HM Wadan, mengatakan dari 25 megawat kebutuhan listrik di wilayah itu, baru terpenuhi sebesar 15 megawat. Artinya kabupaten itu butuh 30 megawaat untuk menutupi kebutuhan listrik.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
"Baru 60 persen yang sudah terpenuhi. 30 megawat itu juga untuk menutupi kebutuhan listrik untuk industri," katanya, saat ditemui di Hotel Pangeran, Jalan Jendral Sudirman, Pekanbaru, Kamis (07/04/2016).

Sementara tawaran dari pihak PLN sendiri dengan memberlakukan sistem sewa, hal itu tetap akan dilakukan. Tujuannya bagaimana kebutuhan listrik di wilayah itu terpenuhi. Sebab sejauh ini kebutuhan masyarakan masih menunggu.

"Yang masuk dalam daftar tunggu untuk rumah saja sudah banyak. Jikapun nanti diberlakukan dengan sistem sewa tetap akan dilakukan. Yang penting ketersediaan listrik terpenuhi," sambungnya.

Sejauh ini kebutuhan daya terhadap listrik masyarakat di derah itu masih sangat kurang. Rencananya pemerintah kabupaten itu akan memanfaatkan listrik tenaga gas. Hasil pembahasan Wardan dengan pihak PLN sebanyak 30 megawat akan segera direalisasikan dalam tahun ini.

Suplai Gas sendiri, dia menebutkan akan dipasok dari Provinsi Kuala Tungkal. Pipa gas akan disambungnkan ke Kuala Enok Kabupaten Inhil untuk mengantisipasi kebutuhan listrik untuk kebutuhan industri.

Saat ini proses pembangunanya sedang berlangsung. Itupun belum memenuhi untuk kebutuhan listrik rumah tangga. Dari Kuala Enok, akan disambung pipa gas lebih kurang 32 kilometer pipa gas melalui jalur laut. Beberap investor sudah melirik itu.

"Ada 3 kecamatan nanti yang akan dihubungkan. Yakni kecamatan tanah merah, Kuindra dan Kecamatan Tembilahan sendiri. Tepatnya parit 23. Kami harap itu bisa menunjang PLTU yang saat ini sedang dalam proses pembangunan," sambungnya.

Pemerintah Kabupaten Inhil sudah lakukan penandatangan MoU dengan pihak terkait. Dia mendesak masing-masing pihak ini untuk segera melakukan penyelesaian tahapan kerja. Disamping betul-bentul berharap kapasitas tenaga listrik yang saat ini dibutuhkan masyarakat. Wardan menyatakan upaya penyelesaian itu akan dibantu oleh pemerintah.(ini04)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.