INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tumpah ruah memadati jembatan Getek untuk menyaksikan pembukaan event tahunan wisata pacu Sampan Leper yang dipusatkan di Kuala Getek, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Inhil, Riau, Minggu (24/7).

Dimana pembukaan diwakilkan kepada Asisten II Setda Inhil, Drs. Rudiansyah membuka langsung event yang ditaja Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Inhil tersebut, mewakili Bupati Inhil HM.Wardan.

Selain itu juga turut hadir Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau yang di wakili Kabid Promosi Pariwisata Okta Fulsiamitra, Unsur Forkopimda Inhil, beberapa Pejabat Esellon dan Camat Se-Kabupaten Inhil.

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Asisten II Setda Inhil Drs.Rudiansyah mengatakan, disamping sebagai sarana hiburan bagi masyarakat dan wisatawan, event yang setiap tahun dilaksanakan ini, juga untuk melesatarikan budaya.

“Wisatawan akan melihat kondisi masyarakat Inhil pada zaman dahulu, dimana masyarakat menciptakan kendaraan air yang juga bisa bergerak diatas lumpur berupa sampan yang datar di bawahnya dan dinamakan sampan leper,” ungkap Mantan Kadisporabudpar Inhil ini.

Meskipun saat ini sudah di hubungkan dengan jembatan, namun menurutnya, masih ada masyarakat sekitar Sungai Getek yang  menggunakan sampan ini sebagai alat transportasi.

Digelarnya pacu sampan leper tiap tahunnya di Inhil, merupakan upaya untuk melestarikan tradisi dan budaya yang ada di Masyarakat Inhil, antara lain yaitu, mewujudkan Visi Misi Kabupaten Inhil 2013-2018 dimana sektor pariwisata  menjadi sektor yang di kembangkan guna mencapai Visi Misi Inhil dan spirit baru menuju Kabupaten yang bermarwah dan bermartabat, menciptakan pertumbuhan ekonomi masyarakat Inhil serta  mengangkat penciptaan inovasi sampan leper dimana masyarakat Inhil yang selalu berkembang tidak mudah menyerah menghadapi kondisi alam dan hambatan lainnya.

Sementara itu untuk Kegiatan pacu sampan leper akan dilaksanakan dari tanggal 24-25 Juli 2016 dengan kategori perseorangan sebanyak 45 orang dan beregu sebanyak 23 regu.   Pesertanya sendiri berasal dari perwakilan masyarakat, Kantor Dinas, Organisasi Kepemudaan dan Universitas yang ada di Kabupaten Inhil.(hum07)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.