INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati H Muhammad Wardan mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN), khususnya pejabat di jajaran Pemerintah Kabupaten Indragiri agar menghindari tindakan yang terindikasi pungutan liar (pungli).

Beliau menyampaikan, beberapa waktu lalu, sudah dibentuk Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) dan tim ini akan segera bekerja di lapangan. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
"Kita telah membentuk Satgas Saber Pungli, sebagai tindaklanjut dari Peraturan Presiden bagi terciptanya pemerintahan yang bersih dan bebas pungutan liar," ungkap Bupati Wardan, saat pengukuhan dan pelantikan pejabat administrator dan pengawas, Senin (23/1/2017). 

Beliau mengingatkan kepada seluruh pejabat dan staf di jajaran Pemkab Inhil agar menjaga diri dari tindakan yang dapat dijerat sebagai pungutan liar dan terjaring Satgas Saber Pungli. 

"Saya ingatkan, agar saudara-saudara bekerjalah dengan baik dan sesuai ketentuan peraturan yang berlaku, jangan sampai terjaring Satgas Saber Pungli," pesannya. 

Ditambahkan, jangan sampai dengan pungutan yang tidak seberapa jumlahnya, harus terjaring tim Saber Pungli dan berhadapan dengan hukum. 

"Maka, bekerjalah dengan selalu mengikuti ketentuan dan aturan hukum yang berlaku," tegasnya.

Untuk diketahui, adapun tugas Satgas Saber Pungli adalah melaksanakan pemberantasan pungutan liar secara efektif dan efisien dengan mengoptimalkan pemanfaatan personel, satuan kerja dan sarana prasarana, baik yang berada di kementrian atau lembaga maupun Pemerintah Daerah. 

Satgas ini mempunyai beberapa fungsi seperti Intelijen, pencegahan, penindakan dan yustisi, dengan sasaran tugas pada sentra pelayanan publik di kementrian atau lembaga dan Pemda.(hil01)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.