INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN -  Bupati Inhil H Muhammad Wardan mengingatkan seluruh tenaga pendidik agar melakukan pengawasan dan mencegah anak didiknya dari bahaya narkoba dan ngelem.

"Karena generasi muda, khususnya anak-anak di Inhil dalam kondisi darurat ngelem. Maka, diperlukan pengawasan dari guru saat anak-anak di sekolah," pesan Bupati kepada para tenaga pendidik saat pelantikan pengurus PGRI Kecamatan Tembilahan, kemarin.

Diharapkan, para tenaga pendidik ini mengintensifkan sosialisasi bahaya ngelem dan zat berbahaya lainnya kepada anak didiknya saat mereka berada di lingkungan sekolah.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
"Saya harapkan, pada jam sekolah dilakukan pengawasan dan mengecek anak-anak kehadiran mereka di sekolah, jangan justru berada di luar saat jam sekolah," ingat Wardan.

Kalau mereka tidak ada di sekolah harus dicek posisi keberadaan mereka dan ditanyakan langsung kepada orangtua atau wali mereka. Sehingga dapat dihindari dan mencegahnya dari aktifitas yang membahayakan mereka.

Pihak sekolah juga diingatkan agar memantau penjualan bahan makan dan minuman yang terindikasi mengandung narkoba dan zat adiktif berbahaya lainnya bagi anak-anak.

"Karena sekarang kalau kita membaca di media massa adanya penjualan permen yang mengandung narkoba, maka ini juga harus diwaspadai oleh pihak sekolah kemungkinan akan dijual di lingkungan sekolah," ujarnya.

Untuk mencegah anak-anak aktifitas yang merugikan dan membahayakan mereka, maka pengaktifan Gerakan Maghrib Mengaji juga sangat bermanfaat agar anak-anak disibukkan dengan kegiatan yang bermanfaat.

"Maka, dianjurkan agar anak-anak aktif mengikuti Gerakan Maghrib Mengaji, sehingga dapat terhindar dari kegiatan negatif," imbuhnya.(hil02)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.