INDRAGIRI HILIR, MANDAH - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H Muhammad Wardan menghadiri pembukaan Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) tingkat Desa Belaras Tahun 2017 di Pasar Belaras, Desa Belaras, Kecamatan Mandah, Senin (22/5/2017) sore. 

Kedatangan Bupati Wardan beserta rombongan kali ini pun disambut dengan kesenian khas Mandah 'Berdah' yang dilantunkan mengiringi setiap langkah Bupati Wardan dimulai dari dermaga hingga sampai ke lokasi penyelenggaraan STQ. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Kepala Desa Belaras, Raja Alfin dalam sambutannya mengatakan telah mengikuti arahan bupati terkait keikutsertaan putra daerah dalam even Musabaqah maupun Seleksi Tilawatil Qur'an. 

"Kami mengikutsertakan putra dan putri asli daerah dalam STQ ini sesuai dengan arahan Bupati. Kami tidak akan pernah mengizinkan orang lain mengikuti even keagamaan prestisius di Desa Belaras," katanya. 

Pada kesempatan ini, Raja Alfin juga sempat menyampaikan permintaan masyarakat terkait penambahan alokasi dana anggaran melalui pelaksanaan program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ). 

"Kami memohon agar ditingkatkan alokasi dananya (Dana DMIJ, red) karena manfaat positif yang telah terasa di kalangan masyarakat Desa Belaras hingga saat ini," tukasnya. Camat Mandah, Umar Hamdi pada pidatonya mengungkapkan kepuasan dan rasa syukurnya atas pembangunan yang tergolong berhasil dilakukan di Desa Belaras 

"Begitu banyak program pembangunan yang dilakukan di Desa Belaras, masyarakat setempat benar - benar telah merasakan manisnya 'buah' pembangunan selama ini," kata Umar Hamdi. 

Dampak positif yang signifikan di kalangan masyarakat Desa Belaras pasca pembangunan dilaksanakan di era kepemimpinan Bupati Wardan, dikatakan Umar Hamdi, dapat dirasakan dari sisi ekonomi. 

"Infrastruktur yang semakin tahun makin baik yang dibangun melalui program DMIJ, ada jalan, jembatan dan jerambah. Ini memberikan stimulus bagi perekonomian masyarakat Desa Belaras tentunya," ujarnya. 

Umar Hamdi berharap, semoga program pembangunan serupa dapat terus dilaksanakan secara konsisten. Bahkan, lanjutnya, kedepan akan disertai dengan inovasi program pembangunan yang digagas oleh Bupati Wardan untuk kemudian dilaksanakan di seluruh wilayah perdesaan di Kabupaten Inhil, khususnya di Desa Belaras. 

Sedangkan Bupati Wardan dalam arahannya mengakui hasil pembangunan yang selama ini dirasakan oleh mayoritas masyarakat Desa Belaras berasal dari pelaksanaan program DMIJ. 

"DMIJ merupakan program unggulan sejak tahun 2014, yang menitikberatkan pada pembangunan wilayah perdesaan. Setiap tahun, termasuk untuk Desa Belaras dialokasikan dana anggaran untuk pembangunan dalam pelaksanaan DMIJ begitu besar, hampir mencapai 10 persen dari APBD Kabupaten Inhil," pungkasnya. 

Masih menyangkut tentang pembangunan, Bupati Wardan meyakinkan penduduk Desa Belaras, bahwa Desa Belaras akan kembali menerima bantuan dana pembangunan senilai Rp 2,1 miliar pada semester kedua tahun 2017 ini. 

"Rp 2,1 miliar tersebut diperuntukkan bagi rehab berat sekolah, peningkatan jalan berupa semenisasi, pembangunan jembatan, pembangunan jerambah beton, peningkatan pembangunan sumur bor, pembangunan dermaga, pembangunan sarana penunjang gedung pabrik es dan pembangunan asrama," tutur Bupati Wardan. 

Kedepan, pada tahun 2018, Bupati Wardan berharap, seluruh pembangunan, khususnya jalan jerambah beton di Desa Belaras dapat terlaksana secara keseluruhan sehingga akses penduduk di lingkungan Desa Belaras dapat berjalan lancar.(hil05)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.