INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati H Muhammad Wardan berkeinginan mewujudkan Pemusatan Tahfiz Al-Qur'an di Kabupaten Inhil. 

Pernyataan ini disampaikan beliau saat menghadiri peringatan Nuzulul Qur'an 17 Ramadhan 1438 Hijriyah, Ahad malam (11/6/17) di Masjid Agung Al-Huda Tembilahan. 

Kegiatan religi yang ditaja Pemkab Inhil bekerjasama dengan Pengurus Masjid Agung Al-Huda Tembilahan ini menghadirkan penceramah Dr H Ahmad Abdullah, Pengasuh Ponpes Tahfiz Al-Qur'an Al-Hidayah, Siak Sri Indrapura. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Dalam sambutannya, Bupati Wardan menyampaikan bahwa Pemkab Inhil selama kepemimpinannya telah berupaya mencetak para generasi yang mendalami dan memahami Al-Qur'an. 

"Alhamdulillah, Program Maghrib Mengaji ini sudah sampai ke Kecamatan dan Desa, diharapkan hal ini dapat meningkatkan semangat mendalami Al-Qur'an," ungkapnya. 

Beliau menginginkan, melalui Program Maghrib Mengaji ini akan mampu mencetak para hafiz Al-Qur'an. 

Untuk itu, dalam upaya mewujudkan usaha mencetak para tahfiz, Wardan berazam membuat Pemusatan Tahfiz Al-Qur'an di Inhil. Disinilah, nantinya para penghapal Al-Qur'an akan dididik oleh para guru-guru tahfiz. 

"Kalau permasalahan Gedung Islamic Center sudah selesai, akan dijadikan lokasi Pemusatan Tahfiz Al-Qur'an sebagai pusat pendidikan para tahfiz dan belajar ilmu Al-Qur'an lainnya," ujarnya. 

Dalam tausiyahnya, Dr H Ahmad Abdullah menyampaikan berbagai keutamaan dan keistimewaan bagi mereka yang belajar dan mendalami kandungan Al-Qur'an. 

Ia mengajak "Maka dukunglah Bupati Wardan yang berkeinginan membuat Pemusatan Tahfiz Al-Qur'an, mari masukkan anak-anak kita (belajar) kesana," imbuhnya.(hil06)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.