INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Sebagai wujud keprihatinan dan kepedulian terhadap sesama umat islam, Bupati Inhil H Muhammad Wardan mengajak mendoakan bagi perlindungan dan keselamatan kaum muslim Rohingya di Myanmar. 

Menurut Bupati Wardan, penderitaan yang menimpa saudara kita Myanmar juga menjadi derita yang juga dirasakan kaum muslim di Indonesia, khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir. 

"Maka, kita tentu saja merasa prihatin dan harus peduli dengan nasib yang menimpa saudara-saudara kita disana," ungkap H Muhammad Wardan seperti disampaikan Kabag Kesra Setda Inhil HM Arifin, Selasa (5/9/17). 

Untuk itu, Bupati Inhil atas nama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir mengeluarkan himbauan resmi yang ditujukan kepada para Alim Ulama, Tokoh Masyarakat, Pengurus Mesjid/ Majelis Ta'lim dan Ormas Islam lainnya. 

Kepada para Alim Ulama/ Ustad, Pengurus dan Imam Mesjid, Pimpinan Majelis Ta'lim agar dalam setiap kesempatan memimpin do'a bersama untuk kekuatan, keteguhan iman dan keselamatan serta perlindungan kepada umat Islam serta saudara-saudara kita yang sedang menderita, tertindas dan teraniaya karena krisis kemanusiaan tersebut. 

"Pada hari Jumat (8/9/17) mendatang diharapkan secara bersama-sama kepada Imam/ Khatib yang memimpin shalat Jum'at berjamaah di Mesjid se Kabupaten Indragiri Hilir, agar menambahkan doa dengan membaca doa Qunut Nazilah," ujarnya. 

Mudah-mudahan doa yang disampaikan secara khusyuk dan ikhlas nantinya diijabah Allah SWT dan saudara-saudara kita dimana saja yang sedang dizalimi, khususnya kaum muslim Rohingya di Myanmar diberikan perlindungan dan keselamatan serta ketabahan dalam menghadapi ujian ini. 

"Marilah kita semua berdoa dengan ikhlas bagi keselamatan dan perlindungan serta Allah SWT memberikan kesabaran kepada saudara-saudara kita yang teraniaya ini," imbuhnya.(hil09)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.