INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H Muhammad Wardan mengajak para pelaku bisnis dapat mengambil peran pada penyelenggaraan Festival Kelapa Internasional (FKI) 9 sampai 11 September mendatang. 

Para pelaku bisnis ini dapat partisipasi di pameran yang digelar sebagai salah satu bagian dari serangkaian kegiatan ini. 

Keikutsertaan para pelaku bisnis ini, diyakini akan mampu memberikan kontribusi, baik bagi daerah maupun masyarakat Kabupaten Inhil, seperti halnya menggerakkan roda perekonomian mikro hingga makro. 

"Pada stand-stabd yang disediakan falam pameran ini, para pelaku bisnis dapat menyajikan segala macam bentuk produk yang dimiliki. Muara dari hasil penjualan produk itu, tentunya akan berimbas positif, baik langsung maupun tidak langsung pada perekonomian," ungkap Bupati H Muhammad Wardan, Ahad (3/9/17). Disebutkan, ekonomi masyarakat akan semakin menggeliat, potensi peningkatan pendapatan akan semakin terbuka. Stimulus seperti itu yang diharapkan. 

Terhadap instansi yang terhimpun menjadi panitia penyelenggara pameran, Bupati berpesan agar dapat menjalin koordinasi yang intensif dalam kerangka sinergi lintas sektoral guna mengoptimalkan penyelenggaraan Festival Kelapa Internasional. 

"Perhelatan negara - negara produsen kelapa ini adalah momentum bagi kita untuk memperkenalkan kepada dunia tentang sektor yang menjadi unggulan kita, sektor yang menjadi sumber pendapatan terbesar bagi mayoritas masyarakat kita," pungkas Wardan. 

Terkait hal teknis, Kepala Bidang Promosi Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Indragiri Hilir, Raja Taruna yang merupakan salah satu panitia menuturkan, persiapan sarana dan prasarana penyelenggaraan pameran telah mulai dilakukan. 

"Sterilisasi dan pemasangan tenda di lokasi pameran, Taman Kota Gadjah Mada telah kita mulai. Setelah dilakukan sterilisasi dan pemasangan tenda, keesokan harinya para peserta pameran sudah bisa mempersiapkan dan mengisi tenda - tenda stand pameran," ujar Raja Taruna. 

Berdasarkan data yang dirilis oleh Panitia Penyelenggara Pameran, tercatat ada 43 pelaku bisnis yang akan berpartisipasi dalam pameran Festival Kelapa Internasional pada 9 sampai 11 September 2017 nanti, baik yang berasal dari daerah Kabupaten Inhil maupun yang berasal dari luar daerah. 

Yakni TGCI (The Green Coco Island) Kampar, Bank Riau-Kepri Syariah Cabang Inhil, Bank BNI Cabang Tembilahan, Bank BRI Cabang Tembilahan, PT Top Asia Global Jakarta, Bank Riau-Kepri Inhil, DPMPTSP Provinsi Riau, DPMPTSP Kabupaten Banyuasin, Diskop dan UKM Inhil, Disbun Inhil, DPMPTSP Inhil, Disparporabud, Inhil, Disperindag dan Dekranasda Inhil, SKI (Sahabat Kelapa Indonesia), Inhil, Perpekindo (Persatuan Petani Kelapa Indonesia) Banyuasin, IPKR (Ikatan Petani Kelapa Rakyat) Yogyakarta, Posmetro Indragiri Inhil, PT Pioneerindo Gourmet Int TBK (CFC) Inhil, Retic Pekanbaru, Rempah Rendang Cik Diah Lampung. 

Dan Balai Karantina Pertanian Inhil, Jaya Abadi Interior Inhil, PMI (Palang Merah Indonesia) Inhil, CV Sabut Mandiri Yogyakarta, CV Sebrutet Indonesia Cilacap, Creabush Art And Carf Medan, PT Agri Lestari Nusantara Lampung, PT Daya Argo Mitra Mandiri Ciputat, PT Origins Coconut Wood Company Klaten, PT RSUP Inhil, PT Pulau Sambu Inhil, PT PT ISK Inhil, PT Kokonako Inhil, PT NBTA Mandiri Inhil, PT Mohas Resty Kolaka Purwakarta, Kantin Kuliner Kelapa (Elflo House) Inhil, Darma Wanita Persatuan Inhil, Tim Penggerak PKK Inhil.(hil09)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.