INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Indragiri Hilir HM Wardan membuka Pelatihan Da'iyah tajaan Muslimat Nahdhatul Ulama, Senin (30/10/17). 

Pembukaan kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ketua Nahdhatul Ulama (NU) Inhil, Ketua Muslimat NU Inhil, Ketua organisasi-organisasi wanita di Inhil, Pengurus Cabang (PC) kabupaten dan Pengurus Anak Cabang (PAC) Kecamatan Muslimat Nu se-Inhil. 


Pelatihan ini dalam upaya meningkatkan kemampuan anggota Muslimat NU dalam dakwah sesuai tuntutan perkembangan masyarakat. 4 orang narasumber didatangkan untuk memberikan materi teori dan praktek. Peserta pelatihan kali ini berjumlah 60 orang dari PC dan PAC Muslimat NU Inhil. 

Pembukaan kegiatan ini ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh Bupati Wardan selaku Dewan Pembina Muslimat NU Inhil. 

"Atas nama Pemkab Inhil saya menyambut baik dan menyampaikan penghargaan serta ucapan terimakasih dengan diselenggarakannya Pelatihan Da'iyah ini. Harusnya Pelatihan Da'i ada juga. Muslimat NU sepertinya lebih unggul dari pada NU, cepat pergerakannya", ungkap Wardan. 

Beliau menilai hal ini penting dilakukan untuk memberikan pembekalan, pengetahuan, dan wawasan bagi para dai dan daiyah agar dapat menjadi da'i dan da'iyah profesional yang dapat menyampaikan dakwah sesuai tujuannya. 

"Mudah-mudahan untuk ke depan para da'iyah dapat lebih aktif lagi menyebarkan agama Islam. Da'iyah dapat aktif menyebarkan informasi pembangunan di daerah ini," harapnya. 

Orang nomor satu di Inhil ini menyarankan sebaiknya narasumber ada juga yang didatangkan dari pemerintah melalui OPD terkait untuk memberi informasi dan pemahaman kepada para peserta agar mengetahui kebijakan-kebijakan yang dibuat dan akan dilakukan oleh pemerintah. 

Terlepas dari hal tersebut, Bupati mengapresiasi kegiatan Muslimat NU yang mengharuskan setiap anggotanya untuk bertadarus Al-Qur'an. 

"Mulia sekali program Muslimat NU ini, saya termotivasi untuk membuat program ini bagi para pejabat eselon dan para laki-laki yang ada di Inhil ini", sebutnya. 

Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Inhil Hj Zulaikhah Wardan mengutarakan bahwa tujuan Pelatihan Da'iyah ini adalah untuk memperluas wawasan dan cakrawala pengetahuan dakwah Islam bagi para Da'iyah. 

"Dengan diadakannya pelatihan ini diharapkan akan hadir kader-kader Da'iyah yang dapat menangkal segala bentuk doktrin dan paham radikal yang membahayakan Islam. Ini tugas Da'iyah yang mempunyai peran besar dalam mensyiarkan agama Islam sehingga masyarakat dapat memahami dan mengamalkan agama dengan baik dan benar", papar Ikha, sapaan akrabnya. Ikha juga menguraikan komitmen dakwah Muslimat NU ialah amar makruf nahi munkar. 

"Karena Islam bukan agama perusak, tapi agama pembawa kebaikan dan membawa rahmat bagi semua", tegasnya. 

Perempuan yang merupakan ketua berbagai organisasi wanita ini mengingatkan kepada para Da'iyah tentang tugas pokok dan fungsi daiyah terhadap masyarakat. 

"Yang perlu dipahami dari tugas utama para Da'iyah adalah memberi contoh yang baik dalam pengamalan Islam, sehingga dapat diteladani oleh masyarakat", pungkasnya.(hil10)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.