INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir HM Wardan memberikan reward bagi atlit peraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau Ke - IX Tahun 2017, Kamis (16/11/17). 

Reward yang diberikan kepada para atlit dan juga pelatih cukup bervariasi, mulai dari Rp 2,5 juta hingga yang terbesar Rp 20 juta. Besaran bonus yang diberikan bergantung pada perolehan medali yang berhasil diraih, emas, perak dan perunggu. 

Untuk diketahui, terdapat 80 medali yang berhasil diraih oleh kontingen Kabupaten Inhil pada ajang Porprov Ke - IX tahun 2017, terdiri dari 15 medali emas, 20 perunggu dan 45 perak. Medali - medali tersebut berasal dari 15 Cabang Olahraga (Cabor) kontingen Inhil yang diturunkan dalam Porprov kali ini. Sedangkan, untuk medali emas, dipersembahkan oleh 9 Cabor, diantaranya adalah Cabor Atletik, Angkat Besi, Bulu Tangkis, Dayung, Karate, Futsal, Tarung Derajat, Tenis Meja dan Tinju, yang masing - masing meraih sebanyak, 1, 2, 1, 4, 1, 1, 2, 1 dan 2 medali emas. 

http://www.riau.news/
Bupati Kabupaten Inhil HM Wardan merasa begitu bangga atas prestasi yang ditorehkan oleh kontingen Inhil di ajang Porprov Riau Ke - IX Kabupaten Kampar. Pasalnya, prestasi tersebut dipersembahkan oleh putra - putri terbaik 'Bumi Sri Gemilang'. 

"Bagi saya ini adalah suatu hal yang luar biasa, menjadi kebanggan tersendiri bagi kita. Sepulang bertanding mengharumkan nama daerah, para atlit jati diri negeri disambut dengan kegembiraan orang tua. Tidak begitu, apabila kemenangan diraih oleh atlit yang bukan berasal dari daerah sendiri," papar Bupati. 

Kemenangan yang digapai oleh atlit lokal, dinilai Bupati, merupakan kemenangan yang bermartabat. Begitupun dengan kekalahan yang diderita, menurut Bupati, bukanlah sesuatu yang tidak bisa ditolerir. 

Selanjutnya, pasca perhelatan akbar olahraga regional Provinsi Riau di Kabupaten Kampar belum lama ini, Bupati memandang perlu dilakukan langkah evaluasi oleh KONI Inhil bersama instansi terkait, Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata. 

Dalam evaluasi yang dilakukan, Bupati menuturkan, pihak terkait, seperti KONI Inhil dan Disporabudpar akan dapat mengidentifikasi kendala - kendala yang dihadapi Kabupaten Inhil pada ajang - ajang Porprov sebelumnya untuk kemudian menjadi lebih baik lagi diajang Porprov tahun berikutnya. 

"Untuk mencapai kesuksesan itu tidak bisa instan, perlu persiapan, perlu perjuangan. Oleh karenanya, kepada KONI dan instansi terkait persiapkan semaksimal mungkin anak jati diri negeri. Jangan sampai latihan mereka diporsir karena desakan waktu penyelenggaraan Porprov yang telah dekat," pungkas Bupati. 

Persiapan dalam mengahadapi ajang olahraga prestius di Provinsi Riau tersebut, dikatakan Bupati, harus dilakukan sejak dini. Melalui kematangan persiapan, maka peluang untuk menjadi juara umum dalam ajang Porprov akan semakin terbuka lebar. 

Selain dari segi waktu, Bupati mengatakan, persiapan untuk mengikuti ajang Porprov juga mesti dilakukan dari sisi fasilitas. Penyediaan sarana dan prasarana olahraga diperlukan dalam menunjang kiprah para atlit yang akan bertanding. 

"Kita sudah ada Cabor andalan yang memiliki fasilitas penunjang berupa gedung, yakni untuk cabor Futsal. Venue futsal yang dimiliki itu, silahkan dimaksimalkan penggunaannya setelah ini," pungkas Bupati.(hil11)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.