INDRAGIRI HILIR, GAUNG ANAK SERKA - Ruas jalan Sungai Piring - Teluk Pinang yang belum mendapatkan perbaikan sepanjang 5 kilometer di Parit 17, Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), tahun 2017 ini mendapatkan perbaikan dari Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sebagai wujud komitmen penuntasan pembangunan infrastruktur jalan. 

http://www.harianvokal.com/
Bupati Inhil HM Wardan mengatakan, penimbunan terhadap ruas jalan tersebut, bertujuan untuk mempermudah akses menuju ibukota Kecamatan GAS, yakni Kelurahan Teluk Pinang. Meski sebagian besar ruas jalan telah memperoleh pembangunan berupa rigid pavement, namun ada sedikit dari ruas jalan itu yang belum tersentuh perbaikan. 

"Alhamdulillah, saat ini kita telah mampu memenuhi kebutuhan infrastruktur jalan masyarakat. Dengan adanya penimbunan ini, akses masyarakat menjadi semakin terbuka. Ini adalah sebuab kemajuan bagi masyarakat yang mendapatkan 'kue' pembangunan," kata Bupati, Jum'at (1/12/17).  

Bupati berharap, pembangunan jalan, khususnya ruas jalan Parit 17, Kelurahan Teluk Pinang yang telah diperbaiki tersebut , seyogyanya dapat dijaga dengan baik oleh masyarakat. Sebab, upaya untuk memperoleh dana pembangunan tersebut bukanlah suatu hal yang mudah. 

"Kepada pihak rekanan, juga diharapkan untuk menyelesaikan penimbunan ini dengan tepat waktu dan tetap berfokus pada kualitas bukan hanya sekadar siap, tapi tak berapa lama ruas jalan tersebut kembali mengalami kerusakan. Ini, tentu bukan yang kita inginkan," imbau Bupati. 

Pekerjaan yang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan pagu Rp 26.556.412.000 dengan kontrak awal Rp 24.660.552.324, Namun karena ada PMK 112/2017 terjadi perubahan, sehingga kontrak yang ada diaddendum untuk penanganan 1,5 kilometer menjadi sebesar Rp 7.651.000.000 untuk penimbunan dan lapis beton. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Inhil, Illyanto mengungkapkan, berdasarkan addendum yang ada, telah berjalan berjalan capaian kurang lebih 75 persen. 

"Dari hasil evaluasi sementara tim kelapangan, saat ini sudah terlihat progres yang cukup signifikan, lebih dari 1,1 kilometer atau sekitar 75 persen ," ungkap Illyanto. 

Dengan begitu, dikatakan Illyanto, dalam waktu dekat pekerjaan jalan sepanjang 1,5 kilometer dapat diselesaikan dalam waktu yang telah ditetapkan dalam kontrak bersama rekanan. 

"Kita yakin menjelang akhir tahun 2017 ini pekerjaan fisik 1,5 kilometer tersebut dapat diselesaikan 100 persen," tukas Illyanto seraya mengatakan, pihak rekanan yang melaksanakan pekerjaan tersebut ialah PT Gunung Guntur.(hil12)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.